Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Selatan Hadiri Musrenbang di Kantor Kelurahan Aek Nauli Tahun 2026
Musrenbang tersebut dipimpin langsung Camat Siantar Selatan serta turut dihadiri Dinas Bappeda Kota Pematangsiantar, Dinas Tenaga kerja Kota Pematangsiantar, Dinas Sosial Kota Pematangsiantar, Dinas PUPR Kota Pematangsiantar, Dinas BPBD Kota Pematangsiantar, Dinas Koperasi Kota Pematangsiantar, Kapus UPTD Aek Nauli, Lurah Aek Nauli, RT/RW dan Kepling Kelurahan Aek Nuali, Tokoh Agama Kelurahan Aek Nauli, Karang Taruna, serta Babinsa Kelurahan Aek Nauli.
Kapolsek Siantar Selata IPTU Priston Simbolon Menyampaikan Musrenbang tersebut anggaran pembangunan untuk tahun 2026 dan 2027 nantinya,ucap Priston.
Dalam kegiatan tersebut Bhabinkamtibmas menyampaikan bahwa Polri khususnya Polres Pematangsiantar dan Polsek Siantar Selatan mendukung penuh program pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Kemudian Polsek Siantar Selatan siap bekerja sama dengan berbagai pihak untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif, sehingga program pembangunan dapat berjalan lancar dan berdampak positif bagi masyarakat luas terutama di Kelurahan Aek Nauli.
“Selama kegiatan Musrenbang tersebut semuanya berjalan dengan lancar, aman dan kondusif,” Pungkas IPTU Priston.(Rudi)
Dukung Ketapang, Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Marihat Sambangi Warga Binaan
Kapolsek Siantar Marihat AKP Doni Simanjuntak SH menyampaikan kegiatan sambang tersebut dilaksanakan terhadap Bapak Bastian Silitonga sedang menjaga dan merawat Jagung miliknya.
Lahan jagung dimilik Bapak Bastian Silitonga seluas ± 6 rante (2400m²) siap panen yang rencananya hari Kamis 29 Januari 2026. Begitupun Bapak Bastian Silitonga bersedia mengundur panen jagungnya pada tanggal 02 sampai dengan 05 Februari 2026 sehingga bisa dilakukan panen bersama sebagaimana permintaan Bhabinkamtibmas.
Pada kesempatan itu Bhabinkamtibmas menyatakan kendala atau keluhan Petani Jagung di Simarimbun, dan Bapak Bastian Silitonga menjawab kendala atau keluhan yakni musim Kemarau ±1 Bulan serta sulit mendapat air untuk perawatan (Sprayer).
Kapolsek menambahkan tujuan kegiatan sambang tersebut untuk mendukung Program Ketahanan Pangan, meningkatkan silaturahmi Bhabinkamtibmas dengan masyarakat, mencegah terjadinya Tindak Pidana serta meningkatkan kehadiran Polri ditengah tengah masyarakat.Pungkas AKP Doni.(*/Rudi)
Cegah Curanmor, Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Timur Sampaikan Himbauan Kepada Juru Parkir
RMN, Siantar – Polsek Siantar Timur Polres Pematangsiantar melalui Bhabinkamtibmas Kelurahan Pardomuan Aipda Hardi N. Silalahi sambangi juru parkir disamping Suzuya Merdeka Mall Jalan Pattimura Kelurahan Pardomuan Kecamatan Siantar Timur Kota Pematangsiantar, pada hari Selasa 27 Januari 2026 pagi pukul : 10.30 Wib.
Kapolsek Siantar Timur IPTU Edy J.J. Manalu SH. MH dalam laporannya bahwa dalam kegiatan sambang tersebut Bhabinkamtibmas sampaikan himbauan dan pesan pesan kamtibmas diantaranya agar antisipasi pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), merapikan kendaraan pengunjung agar tidak terjadi kemacetan.
Kemudian apabila ada gangguan kamtibmas agar segera menghubungi Kepolisian terdekat atau Langsung ke Call Center Polri 110 (Bebas Pulsa) sehingga langsung ditindaklanjuti.
Kita tetap menjaga ketertiban umum dan khusus di wilayah hukum Polsek Siantar Timur,ucap yah.
Lebih lanjut Kapolsek menambahkan kegiatan sambang tersebut bertujuan meningkatkan kepercayaan masyarakat pada Polri, memperkuat hubungan (menjalin silaturahmi) dengan seluruh elemen masyarakat dan Pemerintahan, mendekatkan Polri di tengah-tengah masyarakat, mencegah terjadinya tindak pidana dan meningkatan kehadiran Polri di tengah tengah masyarakat,” pungkas IPTU Edy.(*/Rudi)
Ngaku Terpilih Jadi Ketua di Musda IPA Medan ke XXIII, SC Bantah Klaim Latif Hasibuan
Musda IPA Kota Medan yang digelar di Convention Hall LABSCHOOL UMN Al Washliyah, 26 – 27 Januari 2026, dinilai berlangsung dalam kondisi tidak memenuhi standar konstitusional organisasi dan klaimnya patut dipertanyakan dan tidak dapat serta-merta dianggap sah.
Muhammad Irsan selaku SC menyebut terdapat sejumlah fakta prosedural yang berpotensi mencacati legitimasi forum karena merujuk secara eksplisit pada AD/ART IPA Pasal 16 Ayat 3 yang menyatakan: “Musda dipandang sah apabila dihadiri oleh lebih dari 2/3 (Dua Pertiga) jumlah peserta musda yang berhak hadir.”
Berdasarkan hasil pencermatan dan data yang didapati oleh SC, korum sebagaimana dipersyaratkan tidak terpenuhi. Kondisi ini, menurut SC, secara langsung berdampak pada keabsahan seluruh keputusan yang dihasilkan forum, termasuk klaim penetapan ketua.
Selain tidak korum, SC juga menemukan indikasi keterlibatan pemilih yang tidak memiliki legitimasi suara. Sejumlah peserta yang ikut dalam proses pemungutan suara diduga tidak terdaftar sebagai pemilik hak suara sah.
Bahkan, menurutnya fakta yang terjadi sebenarnya sebagian diantaranya mereka tidak mampu menunjukkan surat mandat atau mandataris resmi dari cabang yang diwakilinya.
Pihaknya menilai keberadaan suara-suara tersebut sebagai indikasi pemilih liar dan suara tidak sah yang berpotensi mengubah konfigurasi hasil Musda. Praktik ini dinilai bertentangan dengan prinsip dasar demokrasi organisasi dan berisiko menyesatkan proses pengambilan keputusan.
“Dalam kondisi forum yang secara prosedural bermasalah, klaim kemenangan sepihak tidak dapat dijadikan rujukan organisasi,” demikian penegasan SC dalam pernyataan sikapnya.
Irsan juga mengingatkan bahwa penyampaian klaim kemenangan ke ruang publik tanpa penetapan sah dan mekanisme konstitusional berpotensi menciptakan kebingungan kader serta memperdalam konflik internal organisasi.
Menutup pernyataannya, pihaknya menyerukan agar seluruh pihak menghentikan narasi klaim sepihak, untuk mematuhi AD/ART yang ada sebagai hukum tertinggi organisasi, serta menyerahkan penyelesaian persoalan Musda melalui mekanisme organisasi yang sah, transparan, dan bermartabat.
Pengurus PW IPA Sumut itu juga menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas proses Musda dan marwah Ikatan Pelajar Al Washliyah, serta memastikan setiap keputusan organisasi berdiri di atas dasar konstitusional yang jelas.(*/A.Halim)
Polres Binjai Siapkan Pasukan Dalmas Guna Antisipasi Kamtibmas
Sebelum dimulainya kegiatan latihan dalmas, terlebih dahulu Kapolres Binjai menyampaikan sbb,
” Hadirnya anggota polri di tengah-tengah masyarakat pada saat akan menyampaikan aspirasinya.
” Pleton dalmas merupakan pasukan yang paling terdepan dalam melakukan pengamanan dan apabila terjadi adanya unjuk rasa, anggota polri dapat menjamin keamanan dan kenyamanan peserta aksi.
” Perlunya kesiapsiagan personil khususnya pleton dalmas untuk mengantisipasi apabila adanya gejolak terhadap gangguan kamtibmas di wilkum polres Binjai.
” Bagi personil yang terlibat dalam kegiatan pleton dalmas harus mampu mengendalikan diri serta selalu mengedepankan sikap humanis saat melaksanakan pengamanan unjuk rasa sesuai dengan SOP yang sudah ditentukan.
Kegiatan latihan dalmas ini, langsung disaksikan oleh Kapolres Binjai AKBP Mirzal Maulana, S.I.K., S.H., M.M., M.H., Waka Polres KOMPOL Sofyan H., NST., S.H., M.H., serta Pejabat Utama Polres Binjai., ucap AKP Junaidi, selalu Kasi Humas.(*/S.Simanjuntak)
Sigap Dan Tanggap, Mobil Armoured Water Cannon (AWC) Brimob Polda Sumut Dikerahkan Padamkan Kebakaran Hebat di PT Garuda Mas Perkasa
Dalam kejadian tersebut, Mobil Armoured Water Cannon (AWC) milik Satuan Brimob Polda Sumut yang selama ini dikenal sebagai kendaraan taktis pengendali massa, turut dikerahkan untuk membantu proses pemadaman api yang sulit dikendalikan. Selain itu, sebanyak 20 personel Satuan Brimob Polda Sumut juga diterjunkan ke lokasi untuk melaksanakan pengamanan dan pengendalian masyarakat, guna memastikan proses pemadaman berjalan aman dan tidak terganggu.
Berdasarkan informasi sementara dari warga sekitar, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting kabel listrik di area pabrik. Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan resmi dari pihak berwenang.
Api dilaporkan mulai membesar sekitar pukul 22.00 WIB, setelah sebelumnya terlihat kepulan asap sejak pukul 20.00 WIB. Dalam waktu singkat, kobaran api meluas dan melahap sebagian besar bangunan pabrik, menciptakan pemandangan dramatis seperti lautan api yang membumbung tinggi di tengah kawasan industri tersebut.
Seorang petugas keamanan di lokasi kejadian mengungkapkan bahwa beberapa kali terdengar suara ledakan dari dalam pabrik, disertai aroma menyengat menyerupai karet terbakar yang tercium hingga ke sepanjang jalan di sekitar lokasi kejadian.
Proses pemadaman berlangsung sangat menantang. Banyaknya material mudah terbakar, khususnya tumpukan karet, membuat api terus membesar dan menyulitkan petugas. Personel pemadam kebakaran bersama Mobil AWC Brimob Polda Sumut melakukan penyemprotan air secara intensif dari berbagai sisi bangunan guna menahan dan memutus jalur penyebaran api, sementara personel Brimob lainnya melakukan pengamanan di sekitar lokasi.
Hingga pukul 02.30 WIB, Mobil AWC Brimob Polda Sumut beserta personel masih berjibaku di lapangan, bersinergi dengan Dinas Pemadam Kebakaran serta unsur terkait lainnya, untuk memastikan api dapat dikendalikan dan tidak merembet ke area sekitar.
Komandan Satuan Brimob Polda Sumut, Kombes Pol. Rantau Isnur Eka, S.I.K., M.M., M.H., M.Han., menegaskan bahwa pengerahan tersebut merupakan bagian dari kesiapan Brimob dalam menghadapi berbagai situasi darurat.
“Ini merupakan wujud kesiapan Satuan Brimob Polda Sumut manakala dibutuhkan secara cepat dan mendadak, baik dalam pengamanan maupun penanganan situasi darurat demi keselamatan masyarakat dan stabilitas kamtibmas,” tegasnya.
Kehadiran Mobil Armoured Water Cannon dan personel Satuan Brimob Polda Sumut dalam penanganan kebakaran ini kembali menegaskan bahwa Brimob tidak hanya berperan dalam tugas pengamanan, tetapi juga siap mendukung penuh upaya kemanusiaan dan penanggulangan bencana.(*/S.Simanjuntak)
Oknum Kader LH Klaim Jadi Ketua Terpilih Secara Aklamasi, Plt Ketua PD IPA Medan : Memalukan!
“Musyda IPA ke- XXIII tidak berlangsung kondusif dan tanpa sepengetahuan saya tiba-tiba ada oknum kader berinisial LH yang terlalu bersyahwat jadi Ketua PD IPA Kota Medan dengan mengklaim aklamasi dan menyebarkan berita kemana-mana. Ini sangat memalukan!” ujar Plt. Ketua PD IPA Kota Medan, Aulia Syahdana Akbar S.Sos.
Ia berharap untuk tetap menjaga kondusifas, tidak memperkeruh suasana dan merwah organisasi karena seharusnya musyawarah harus dilakukan sesuai dengan Anggaran Dasar – Anggaran Rumah Tangga dan Peraturan Organisasi (AD-ART dan PO).
“Jangan karena ambisi yang berlebihan, tiba-tiba klaim seolah menang apalagi berdalih diucapkan selamat dari salah seorang peserta musyawarah yang enggan disebutkan namanya. Semua orang yang paham etika berorganisasi punya rasa malu bagaimana cara dia merebut kekuasaan,” tegas Wakil Ketua I PW IPA Sumut itu.
Ia berharap kepada oknum kader itu untuk segera sadar, bertaubat karena ambisinya menjadi Ketua PD IPA Kota Medan hanyalah klaim sepihak, tanpa melalui mekanisme musyawarah yang sebagaimana mestinya.
“Segeralah sadar, sebagai kader jangan sampai permalukan organisasi hanya karena perkara syahwat sesaat,” tutupnya mengakhiri.(*/A.Halim)
