Polda Sumut Berikan Dukungan Psikososial Kepada Anak Korban Peristiwa Pencurian di Medan Marelan
Kegiatan dukungan psikososial tersebut dilaksanakan pada Rabu, 14 Januari 2026, sekitar pukul 13.00 WIB, bertempat di Jalan A.M.D Gang Perabot, Kecamatan Medan Marelan, Sumatera Utara.
Kegiatan ini dipimpin oleh Kasubbagpsipol Bagpsi Ro SDM Polda Sumut, KOMPOL Zulhafni, S.Psi., M.Psi., didampingi Ps. Kanit PPA Polrestabes Medan selaku konselor, IPTU Dearma Agustina, S.H., M.H., serta didukung personel Bagpsi Ro SDM Polda Sumut dan Unit PPA Polrestabes Medan.
Adapun subjek pendampingan merupakan Jovita Vianitan (9), seorang siswi SD Anugrah Harapan Bangsa, yang viral di media sosial setelah berupaya menggagalkan aksi pencurian terhadap handphone milik ayahnya dan mengalami luka-luka akibat terseret sepeda motor pelaku.
Kasubbagpsipol Bagpsi Ro SDM Polda Sumut, KOMPOL Zulhafni, S.Psi., M.Psi., menyampaikan bahwa pendampingan psikososial ini bertujuan untuk membantu proses pemulihan psikologis korban pascakejadian.
“Kami hadir untuk memberikan penguatan mental, motivasi, serta rasa aman kepada anak dan keluarganya, agar trauma yang dialami tidak berlarut-larut dan anak dapat kembali beraktivitas secara normal,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa Polri tidak hanya fokus pada penegakan hukum, tetapi juga memberikan perhatian serius terhadap aspek kemanusiaan, khususnya perlindungan anak.
“Pendampingan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan yang humanis serta memastikan hak-hak anak tetap terlindungi,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut, tim memberikan dukungan emosional, edukasi sederhana, serta komunikasi empatik kepada korban dan keluarga, guna menumbuhkan kembali kepercayaan diri serta rasa aman.
Kegiatan berlangsung dengan aman dan lancar, sekaligus menjadi wujud nyata kehadiran Polri yang humanis dan peduli terhadap kondisi psikologis masyarakat.(*/S.Simanjuntak)
Kapolres Binjai Giat Silaturahmi Bersama 18 Tokoh Etnis Forum Pembauran Kebangsaan (FPK)
Dalam silaturahmi dan tatap muka ini, Kapolres Binjai menyampaikan :
” Mengawali sambutannya mengucapkan terima kasih kepada para tokoh masing-masing Etnis FPK kota Binjai atas kehadirannya dalam rangka melaksanakan kegiatan silaturahmi.
” Negara kita Republik Indonesia terdiri dari berbagai macam etnis dan bermacam-macam keberagaman suku, budaya, agama dan ras dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika.
” Menjelaskan bahwa melalui perkembangan media sosial khususnya situasi ekonomi masyarakat saat ini dan sesuai perintah bapak Kapolda Sumut agar kehadiran polri harus hadir di tengah-tengah masyarakat.
” Mohon dukungan dan kerjasamanya serta partisipasinya dengan para tokoh etnis FPK untuk menciptakan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.
” Mengajak para tokoh untuk tetap bersinergi bersama polres Binjai sehingga keberagaman di kota Binjai tetap terjalin dengan baik dan harmonis.
Bapak Mahyadi Chaniago, selalu Ketua Forum Pembaruan Kebangsaan (FKB) kota Binjai, selalu siap bekerjasama serta mendukung polres Binjai dalam mewujudkan kekondusifan serta kenyamanan di kota Binjai., tegas Ketua FKB
Hadir dalam kegiatan silaturahmi tersebut, Waka Polres Binjai Kompol Sofyan H., NST., S.H., M.H., para PJU polres Binjai serta 18 tokoh etnis yang ada di kota Binjai.(*/S.Simanjuntak)
Sinergi Kaderisasi, Wakil Ketua I PC HIMMAH Medan Puji Dukungan Dekan FE UNIVA Dalam Pelaksanaan LKD
LKD merupakan gerbang utama bagi mahasiswa untuk bergabung dan berproses di dalam organisasi HIMMAH. Dukungan dari pihak birokrasi kampus, khususnya Fakultas Ekonomi UNIVA Medan, dinilai sebagai langkah nyata dalam mendukung penguatan karakter dan kepemimpinan mahasiswa di lingkungan Al Washliyah.
Wakil Ketua I PC HIMMAH Kota Medan, Sahmurat S.P menyampaikan bahwa keberhasilan agenda kaderisasi ini tidak terlepas dari ruang kolaborasi yang dibuka lebar oleh pihak dekanat.
“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Dekan Fakultas Ekonomi UNIVA Medan. Dukungan beliau, baik secara moril maupun fasilitas, menunjukkan komitmen yang kuat dalam mencetak kader-kader Al Washliyah yang militan dan berintelektual tinggi,” ujarnya pada Jum’at (16/01).
Menurutnya, sinergi antara organisasi kemahasiswaan dan pimpinan fakultas sangat diperlukan agar mahasiswa tidak hanya unggul di dalam kelas, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan kecakapan manajerial yang didapat melalui organisasi.
Latihan Kader Dasar (LKD) kali ini diikuti oleh puluhan mahasiswa yang antusias mengikuti materi tentang ke-Al Washliyah-an, kepemimpinan, dan manajemen organisasi. Dengan dukungan dari Dekan FE UNIVA, diharapkan para peserta mampu mengimplementasikan nilai-nilai dasar organisasi dalam kehidupan kampus.
“Dukungan ini menjadi semangat baru bagi kami di tingkat cabang untuk terus memasifkan gerakan kaderisasi. Kami berharap Fakultas Ekonomi UNIVA Medan terus menjadi lumbung kader yang berkontribusi bagi kemajuan umat dan bangsa,” pungkasnya mengakhiri.(*/A.Halim)
Satu Semangat, HIMMAH FE UNIVA Medan Gelar LKD Dorong Regenerasi
Dengan mengusung tema “Mewujudkan Regenerasi Kader Himmah Aktif Dengan Satu Semangat Untuk Meningkatkan Solidaritas, Kreatifitas, dan Inovasi Sosial”, LKD ini bertujuan untuk mencetak kader-kader baru yang memiliki integritas tinggi serta mampu menjawab tantangan sosial di masa depan.
Dalam kesempatan ini turut dihadiri unsur PW HIMMAH Sumut, PC HIMMAH Kota Medan, Dekan FE UNIVA Medan, senioren, tim instruktur dan tamu undangan lainnya.
Ketua PK HIMMAH FE UNIVA Medan, Kiki Ramanda Ayu menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak atas terselenggaranya kegiatan ini, dan menyampaikan bahwa LKD merupakan pintu gerbang utama bagi mahasiswa untuk mengenal nilai-nilai keorganisasian HIMMAH.
“Kami berharap melalui kaderisasi ini, akan lahir kader yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan kreativitas dalam berorganisasi,” ujarnya.
Selain itu, Dekan FE UNIVA Medan Hablil Ikhwana S.E., M.M sangat mengapresiasi atas terlaksananya kegiatan ini karena bermanfaat tentunya bukan hanya akademik, terlebih non-akademik yang sangat berguna untuk mahasiswa/i nantinya dikemudian hari kelak.
Hadir pula jajaran pengurus harian PK HIMMAH FE yang turut mensukseskan kegiatan diantaranya Sarah Fadhillah (Sekretaris) dan M. Fadli Arif (Bendahara), serta Tri Miftah Al Farid (Ketua Panitia), Dhafa Rizky Ramadhan (Sekretaris Panitia) dan Waazizul (Bendahara Panitia).
Melalui momentum LKD ini, PK HIMMAH FE UNIVA Medan berkomitmen untuk terus membesarkan organisasi Himpunan Mahasiswa Al Washliyah di Kota Medan khususnya Universitas Al Washliyah Kota Medan menjadi wadah pengembangan diri bagi mahasiswa yang inklusif dan progresif di lingkungan kampus maupun masyarakat luas.(*/A.Halim)
Ikuti Panen Raya, Kapolres Simalungun Semangati Warga Lapas, Jadikan Pengalaman Ini Bekal Kembali ke Masyarakat
RMN, Simalungun – Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang SH SIK MM turun langsung ke lahan pertanian Lapas Kelas IIA Pematangsiantar untuk menyaksikan panen raya serentak sekaligus menyapa para warga binaan yang bekerja keras mengolah lahan produktif. Di tengah hamparan tanaman yang siap dipanen, sang Kapolres memberikan pesan penuh harapan kepada para narapidana, Kamis (15/1/2026).
Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry mengonfirmasi kegiatan tersebut saat dihubungi wartawan pada Kamis siang sekitar pukul 13.00 WIB. “Pak Kapolres hadir langsung untuk memberikan dukungan moral kepada warga binaan. Beliau ingin mereka tahu bahwa kehidupan masih terbuka lebar setelah keluar dari Lapas nanti,” ujar AKP Verry.
Kegiatan Panen Raya Serentak di Jajaran Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia ini berlangsung di Areal Lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SEA) Pertanian Lapas Kelas IIA Pematangsiantar, Jalan Asahan Km VII No.08, Kecamatan Siantar, mulai pukul 09.00 WIB hingga siang hari.
Acara dibuka secara virtual oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia Jenderal Pol (Purn) Drs. Agus Andrianto SH MH dari Lapas Kelas I Cirebon, Jawa Barat. Ratusan lapas di seluruh Indonesia mengikuti kegiatan ini secara serentak melalui aplikasi Zoom meeting.
Di sela-sela kegiatan, AKBP Marganda Aritonang menyempatkan diri menyapa para warga binaan yang ditunjuk sebagai tamping (tahanan pendamping) untuk melaksanakan kegiatan pertanian. Dengan ramah, ia berjalan di antara tanaman sambil berbincang dengan para narapidana yang sedang bekerja.
“Saya berharap kepada warga binaan Lapas Kelas IIA dan tamping agar semua kegiatan positif yang dilaksanakan di Lapas menjadi bekal pengalaman bagi rekan-rekan yang melaksanakan pembinaan di sini, di masa pemulihannya,” ujar Kapolres dengan nada penuh empati.
Ia melanjutkan, “Sehingga ke depan nanti bisa kembali ke masyarakat dengan lebih baik, lebih siap, sehingga dapat kembali berkarya dan bermanfaat di tengah-tengah masyarakat.”
Seorang warga binaan yang sempat berbincang dengan Kapolres tampak terharu. “Terima kasih Pak Kapolres sudah mau datang ke sini dan memberikan semangat kepada kami. Kami akan berusaha menjadi lebih baik setelah keluar nanti,” ujar narapidana tersebut sambil menyeka air mata.
Kapolres juga sempat bertanya tentang hasil perkebunan yang dikelola para warga binaan. “Hasil perkebunan yang dikelola ini merupakan hasil kerja mereka dan akan dijual ke Irian Supermarket untuk dipasarkan,” jelasnya.
Yang lebih mengharukan, hasil penjualan produk pertanian tersebut tidak untuk kepentingan pribadi. “Hasilnya akan disumbangkan kepada masyarakat korban bencana alam di Aceh dan Sumatera Utara,” ungkap Kapolres dengan bangga.
Mendengar penjelasan tersebut, para tamu undangan yang hadir memberikan tepuk tangan. “Ini luar biasa. Warga binaan yang sedang menjalani masa hukuman justru peduli kepada sesama yang terkena bencana,” kata salah satu perwakilan Dinas Pertanian yang hadir.
AKP Verry menambahkan, kegiatan panen raya ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian warga binaan dengan memberdayakan mereka melalui pemanfaatan lahan produktif serta menghasilkan produk UMKM.
“Program ini sangat baik untuk mempersiapkan warga binaan agar memiliki keterampilan yang bisa digunakan saat kembali ke masyarakat nanti. Mereka belajar bertani, belajar berdagang, dan yang terpenting belajar untuk produktif,” jelasnya.
Kegiatan panen raya dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi daerah, di antaranya Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur TM Sitinjak SH SIK MH, perwakilan Dandim 0207/Simalungun, perwakilan Ketua Pengadilan Negeri, Kepala Kejaksaan Negeri, Kepala BNN, Dinas Pertanian, Dinas UMKM dan Perdagangan, serta Bank BRI Cabang Pematangsiantar.
Sekitar pukul 11.30 WIB, kegiatan panen raya dimulai. Para tamu undangan bersama warga binaan turun ke lahan untuk memanen hasil pertanian yang sudah siap dipanen. Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan tercipta di tengah hamparan tanaman.
Setelah kegiatan panen, dilanjutkan dengan makan siang bersama. Para tamu undangan dan warga binaan duduk bersama, berbincang santai sambil menikmati hidangan.
“Kegiatan Panen Raya Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Pematangsiantar selesai sekira pukul 12.00 WIB dengan keadaan aman dan terkendali,” pungkas AKP Verry.(*/Rudi)
Densus 88 Sumut Dorong Kemandirian Eks Napiter Lewat Workshop Greenpreneur Berbasis Pertanian
Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi Satgaswil Densus 88 AT Polri dengan PT Alam Jaya, Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Sumatera Utara, Dinas Ketahanan Pangan dan Tanaman Hortikultura Provinsi Sumatera Utara, Kementerian Pertanian melalui Koordinator Penyuluh Pertanian, serta PT Sultan Aren.
Workshop tersebut bertujuan memberikan pembekalan dasar kewirausahaan di bidang pertanian dan perkebunan, mendorong para eks napiter untuk memulai usaha produktif, sekaligus meningkatkan keterampilan serta kemandirian ekonomi keluarga.
Dengan mengangkat sektor agriculture, para peserta diharapkan memiliki wawasan dan kemampuan dalam memanfaatkan lahan pertanian dan perkebunan yang disediakan oleh PT Alam Jaya. Selain itu, peserta juga dibekali pengetahuan pengelolaan limbah rumah tangga dan limbah pertanian agar dapat diolah menjadi sumber pendapatan alternatif secara mandiri dan berkelanjutan.
Kegiatan ini juga menekankan konsep greenpreneur, yakni membangun usaha dengan mengintegrasikan prinsip keberlanjutan lingkungan, sosial, dan ekonomi. Melalui pendekatan ini, limbah dipandang sebagai peluang bisnis yang tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga memberikan dampak positif bagi lingkungan hidup dan masyarakat.
Kasatgaswil Sumatera Utara Densus 88 AT Polri, Kombes Pol. Dr. Didik Novi Rahmanto, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal pembinaan kewirausahaan bagi eks napiter di Sumatera Utara sebagai bagian dari program deradikalisasi Densus 88.
“Melalui pembekalan ini, kami berharap para eks napiter dapat memiliki kemandirian ekonomi, menjalani kehidupan yang produktif, serta berkontribusi positif bagi lingkungan dan masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Wisata Pemandian Alam Tanduk Benua, Desa Namo Mirik, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang.(*/S.Simanjuntak)
Dari Pembersihan hingga Hunian, Brimob-TNI Kawal Pemulihan Pasca Bencana Batang Toru
Kegiatan yang berlangsung di sejumlah desa, yakni Desa Huta Godang, Desa Batu Horing, Desa Napa, dan Desa Batu Hula. Sebanyak 88 personel diterjunkan langsung ke lapangan dari total satu SSK, termasuk dukungan tim dapur lapangan dari Kantor Camat Batang Toru. Seluruh rangkaian kegiatan dipimpin oleh Danki Satgas AKP Tahi Parulian Hutagalung.
Fokus utama kegiatan meliputi pembersihan rumah dan halaman warga yang tertimbun material banjir dan longsor, penyusunan lantai kayu tenda hunian sementara (huntara), serta pembukaan lahan untuk pembangunan hunian tetap (huntap). Personel gabungan bekerja secara bergotong royong dengan menggunakan peralatan manual hingga alat berat untuk mempercepat proses pemulihan.
“Pemulihan pascabencana tidak hanya soal membersihkan material, tetapi juga bagaimana menghadirkan kembali rasa aman dan harapan bagi masyarakat. Kehadiran kami di sini adalah bentuk komitmen untuk membantu warga bangkit dan kembali menjalani aktivitas secara bertahap,” ujar AKP Tahi Parulian Hutagalung.
Hasil yang dicapai pada kegiatan tersebut antara lain penyusunan lantai kayu huntara di Desa Batu Hula, pembersihan beberapa rumah warga di Desa Huta Godang dan Desa Batu Horing, serta pembukaan lahan dan akses jalan menuju lokasi pembangunan hunian tetap di Desa Napa. Progres pembersihan rumah warga dilakukan secara bertahap sesuai kondisi lapangan dan tingkat kerusakan.
Melalui kegiatan ini, Brimob bersama unsur TNI dan Polri menegaskan perannya tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga hadir sebagai bagian dari solusi kemanusiaan, sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor dalam percepatan pemulihan wilayah terdampak bencana alam di Sumatera Utara.(*/S.Simanjuntak)
