Beranda blog Halaman 226

Himbauan Kapolres Simalungun, Waspada Kebakaran! Empat Langkah Sederhana Selamatkan Rumah Dan Keluarga Anda

RMN, Simalungun – Api tidak mengenal kompromi. Dalam hitungan menit, rumah yang menjadi tempat berlindung keluarga bisa lenyap dilahap si jago merah. Kapolres Simalungun mengeluarkan himbauan penting agar masyarakat melakukan antisipasi dini untuk mencegah tragedi kebakaran yang bisa terjadi kapan saja.

Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, SH, SIK, MM, saat dikonfirmasi langsung pada Kamis sore, 5 Februari 2026, sekitar pukul 18.00 WIB, menyampaikan empat langkah pencegahan yang wajib dilakukan setiap keluarga. “Kebakaran rumah merupakan ancaman serius yang dapat terjadi kapan saja, namun risiko ini bisa diminimalkan dengan langkah-langkah pencegahan yang tepat,” ujar Kapolres membuka penjelasannya.

AKBP Marganda Aritonang menekankan bahwa pencegahan adalah kunci utama. “Untuk menghindari bahaya kebakaran di rumah, penting bagi setiap penghuni rumah untuk melakukan antisipasi dini. Jangan tunggu sampai api melalap rumah Anda baru menyesal,” kata Kapolres dengan nada tegas namun penuh perhatian.

Langkah pertama yang ditekankan Kapolres adalah memeriksa dan memperbaiki instalasi listrik secara rutin. “Pastikan instalasi listrik di rumah Anda selalu dalam kondisi baik dan tidak ada kabel yang rusak atau sambungan yang longgar. Korsleting listrik adalah penyebab utama kebakaran rumah di Indonesia,” ungkap AKBP Marganda menjelaskan ancaman yang sering diabaikan.

Kapolres juga mengingatkan kebiasaan sederhana yang berdampak besar. “Selain itu, hindari membiarkan lampu menyala terlalu lama, terutama di siang hari saat tidak diperlukan. Lampu yang menyala berjam-jam menghasilkan panas berlebih yang bisa memicu kebakaran, apalagi jika kualitas lampu atau fittingnya sudah tidak bagus,” kata AKBP Marganda memberikan contoh konkret.

Langkah kedua yang tidak kalah krusial adalah mengawasi sumber panas di rumah. “Jangan pernah meninggalkan sumber panas seperti kompor, lampu minyak, setrika, atau charger ponsel tanpa pengawasan. Sumber panas yang dibiarkan menyala tanpa pengawasan dapat menjadi pemicu kebakaran yang sangat fatal,” ungkap Kapolres dengan penekanan khusus.

AKBP Marganda memberikan gambaran nyata tentang bahaya yang mengintai. “Saya sudah melihat banyak kasus di mana ibu rumah tangga meninggalkan kompor menyala untuk menjemput anak sekolah, atau bapak-bapak lupa mencabut charger ponsel yang sudah penuh semalaman. Ini kelalaian kecil yang bisa berakhir tragis,” kata Kapolres berbagi pengalaman lapangan.

Langkah ketiga yang sangat penting adalah menghindari pembakaran liar. “Hindari melakukan pembakaran saat membersihkan lahan, terutama di dekat pemukiman. Pembakaran liar bisa cepat menyebar dan menyebabkan kebakaran yang lebih besar, apalagi jika angin kencang atau cuaca kering,” ungkap AKBP Marganda mengingatkan bahaya yang sering dianggap sepele.

Kapolres menambahkan bahwa pembakaran sampah atau lahan juga sudah dilarang oleh undang-undang. “Selain berbahaya, pembakaran liar juga melanggar hukum dan mencemari lingkungan. Gunakan cara lain yang lebih aman seperti mengompos atau menggunakan jasa pengelola sampah,” kata AKBP Marganda memberikan alternatif solusi.

Langkah keempat yang harus diperhatikan adalah menghindari penumpukan colokan listrik. “Jangan menumpuk terlalu banyak colokan listrik pada satu stop kontak. Penumpukan ini bisa menyebabkan beban berlebih pada stop kontak dan memicu kebakaran akibat overload,” ungkap Kapolres menjelaskan risiko teknis.

AKBP Marganda memberikan tips praktis untuk mengatasi kebutuhan banyak colokan. “Jika Anda membutuhkan banyak sambungan listrik, pasang stop kontak tambahan dengan instalasi yang benar oleh teknisi profesional. Jangan asal menyambung dengan kabel gulung atau T sambungan yang bertumpuk-tumpuk. Ini bom waktu yang bisa meledak kapan saja,” kata Kapolres memberikan peringatan serius.

Kapolres juga menganjurkan investasi kecil untuk keselamatan. “Saya sarankan setiap rumah memiliki APAR atau Alat Pemadam Api Ringan. Harganya tidak mahal dibanding kerugian jika rumah terbakar. Minimal sediakan ember berisi pasir dan karung goni basah untuk antisipasi kebakaran kecil,” ungkap AKBP Marganda memberikan saran tambahan.

Lebih lanjut, Kapolres menekankan pentingnya edukasi kepada seluruh anggota keluarga. “Ajarkan anak-anak tentang bahaya api dan cara menghindarinya. Jangan biarkan mereka bermain dengan korek api, lilin, atau kompor. Edukasi sejak dini sangat penting untuk mencegah kecelakaan,” kata AKBP Marganda menyoroti aspek pendidikan keluarga.

Kapolres juga mengajak partisipasi aktif masyarakat dalam sistem keamanan komunal. “Bangun sistem keamanan bersama dengan tetangga. Saling mengingatkan dan membantu jika terjadi kebakaran. Gotong royong dalam hal keselamatan ini sangat penting,” ungkap AKBP Marganda mengajak solidaritas warga.

Jika terjadi kebakaran, Kapolres memberikan instruksi tegas. “Segera hubungi 110 atau pemadam kebakaran. Jangan panik dan prioritaskan keselamatan jiwa. Barang bisa dicari lagi, tapi nyawa tidak bisa diganti,” kata AKBP Marganda memberikan arahan darurat.

Di akhir penjelasannya, Kapolres memberikan pesan yang sangat personal kepada masyarakat. “Dengan menerapkan langkah-langkah pencegahan ini, kita dapat mengurangi risiko kebakaran dan menjaga keamanan rumah serta keluarga. Rumah adalah istana kecil kita, tempat keluarga tercinta berada. Jaga dengan baik, jangan sampai kelalaian kita menghancurkan segalanya,” pungkas AKBP Marganda Aritonang menutup himbauan pentingnya dengan penuh kepedulian terhadap keselamatan masyarakat Simalungun.(*/Rudi)

Sambut Imlek Tahun 2026, Kapolres Pematang Siantar Hadiri Pemberian Bansos Kepada Warga Kurang Mampu

RMN, Siantar – Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur T.M. Sitinjak SH. SIK. MH menghadiri pemberian bantuan sosial (Bansos) kepada warga kurang mampu dalam rangka menyambut Tahun Baru Imlek Tahun 2026 yang berlangsung di YKBS Jalan HOS Cokro Aminoto Kecamatan Siantar Utara Kota Pematangsiantar, Rabu 4 Februari 2026 pagi sekira pukul 09.00 Wib.

Tampak hadir juga Walikota Pematangsiantar Wesly Silalahi S.H. M.Kn, Ketua TPPKK Kota Pematangsiantar Ny. Liswati Wesli Silalahi, Dandim 0207/Simalungun diwakili Kasdim Mayor inf Prawoto, Camat Siantar Utara Brando Sitorus, Lurah Kelurahan Baru Bambang Syaputra S.H, Perwakilan Kemenag Hindu Pematangsiantar Rujono, Masyarakat penerima bansos dan Para Tamu Undangan.

Kehadiran Kapolres Pematangsiantar dalam kegiatan tersebut sebagai wujud nyata kepedulian dan empati Polri terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, Kapolres didampingi Pejabat utama, personel kepolisian, serta perwakilan tokoh masyarakat dan panitia kegiatan secara simbolis menyerahkan langsung paket bantuan berupa sembako dan kebutuhan pokok lainnya kepada para penerima manfaat.

Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat sekaligus memberikan dukungan moril agar mereka dapat menyambut perayaan Imlek dengan rasa syukur, aman, dan penuh kebahagiaan.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres Pematangsiantar menyampaikan pesan kamtibmas kepada masyarakat agar senantiasa menjaga kerukunan, toleransi antar umat beragama, serta bersama-sama menciptakan situasi yang aman dan kondusif menjelang perayaan hari besar keagamaan.

Selain itu, Kapolres menegaskan bahwa Polri akan terus hadir di tengah masyarakat tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga melalui kegiatan sosial kemasyarakatan sebagai bentuk pengabdian dan pelayanan.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan kondusif, serta mendapat sambutan positif dan apresiasi dari masyarakat penerima bantuan yang merasa terbantu dan diperhatikan.

“Diharapkan melalui kegiatan ini, hubungan sinergitas antara Polri dan masyarakat semakin kuat serta semangat kebersamaan dan kepedulian sosial terus terjaga di wilayah hukum Polres Pematangsiantar,” Pungkas AKBP Sah Udur.(*/Rudi)

Sat Binmas Polres Pematang Siantar Sambang Kamtibmas Dan Silaturahmi di Kantor Cabdisdik Provsu Wilayah VI

RMN, Siantar – Personil Satuan Binmas Polres Pematangsiantar melaksanakan patroli sambang kamtibmas dan silahturahmi di Kantor Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara (Cabdisdik Provsu) Wilayah VI, pada hari Rabu 4 Februari 2026 pagi sekira pukul : 10.00 Wib.

Kasat Binmas AKP Maxi J. Manurung SH mengatakan bahwa kegiatan tersebut guna ciptakan situasi kamtibmas aman dan kondusif serta Optimalisasi Giat Cooling System di wilayah hukum Polres Pematangsiantar.

Sasaran kegiatan itu juga Kepala Yayasan Sekolah, Guru Sekolah, Satpam, Komunitas dan Anak Sekolah.

Dalam kegiatan tersebut personil Sat Binmas sosialisasi, edukasi dan himbauan pencegahan Peredaran Narkoba kemudian menyampaikan pesan-pesan kamtibmas serta meningkatkan kewaspadaan dan bersama-sama ikut serta menjaga keamanan lingkungan guna mencegah terjadinya gangguan kamtibmas sehingga tercipta situasi aman dan kondusif.

Personil Sat Binmas juga menghimbau untuk selalu waspada dan berhati-hati dalam menjalankan aktivitas sehari-hari jaga keamanan dan ketertiban di tempat kerja dan masyarakat, jika menemukan kejadian atau hal yang mencurigakan, laporkan kepada pihak berwajib dengan menghubungi 110 dan selalu jaga solidaritas dan kerja sama dengan sesama dan masyarakat lainnya.

Bantu dan dukung satu sama lain dalam menjalankan aktivitas sehari-hari jika memiliki masalah atau tuntutan, sampaikan dengan cara yang baik dan sopan kepada pihak terkait. Pastikan anda memahami prosedur dan aturan yang berlaku.

“Selama kegiatan berlangsung dalam keadaan aman dan baik, terciptanya komunikasi dan silahturahmi serta rasa aman dan nyaman di tengah-tengah para masyarakat di wilayah hukum Polres pematangsiantar,” Pungkas AKP Maxi.(*/Rudi)

Sat Lantas Polres Pematang Siantar Respon Cepat Cek TKP Laka Lantas di Jalan Melanthon Siregar

0
RMN, Siantar – Tindak lanjuti laporan dari masyarakat di Call Center 110, Satuan Lalu lintas (Sat Lantas) Polres Pematangsiantar respon cepat melakukan pengecekan Tempat Kejadian Perkara (TKP) Kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) di Jalan Melanthon Siregar Kecamatan Siantar Marihat depan Gang Kuku Balam Kota Pematangsiantar, pada Rabu 4 Februari 2026 siang sekira pukul 14.06 Wib.

Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur T.M. Sitinjak SH. SIK. MH melalui PS. Kasi Humas IPTU Agustina Triyadewi mengatakan kejadian tersebut dilaporkan warga inisial R yang diterima Operator Call Center 110 Polda Sumatera Utara (Sumut), selanjutnya diteruskan ke Polres Pematangsiantar.

Tidak berapa lama personil piket Sat Lantas Polres Pematangsiantar melalui Unit Gakkum tiba dilokasi dan menemukan adanya laka lantas. Saat itu Pelapor R menyebutkan tidak ada korban luka dan arus lalu lintas sempat mengalami kemacetan.

Kemudian personil Unit Gakkum melakukan mediasi yang hasilnya kedua belah pihak sepakat berdamai secara kekeluargaan dengan membuat surat pernyataan bermaterai.” Pungkas IPTU Agustina.(*/Rudi)

Dukung Program Pemerintahan, Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Barat Monitoring Distribusi MBG

RMN, Siantar – Polsek Siantar Barat Polres Pematangsiantar melalui Bhabinkamtibmas Kelurahan Bantan Aiptu Rayendra P Damanik melaksanakan monitoring pendistribusian Makan Bergizi Gratis (MBG) di dua lokasi yakni Posyandu Kelapa Kuning Jalan Aru Kelurahan Bantan Kecamatan Siantar Barat Kota Pematangsiantar dan Kantor Kelurahan Bantan, pada Rabu 4 Februari 2026 pagi sekira pukul : 09.30 Wib.

Kapolsek Siantar Barat IPTU Raja Kaya Haloho SH. MH Menyampaikan bahwa MBG tersebut didistribusikan Satuan Pelayanan Pemeliharaan Gizi (SPPG) Bantan 3 Mayang Sari Sejahtera sebanyak 70 paket dengan perincian Balita 57 orang, Ibu menyusui 9 orang dan Ibu hamil 4 orang.

“Ada 70 paket MBG yang dibagikan kepada para penerima manfaat di dua lokasi tersebut,” ujarnya.

Kapolsek menambahkan kegiatan monitoring tersebut bertujuan meningkatkan kepercayaan masyarakat pada Polri, memperkuat hubungan (menjalin silaturahmi) dengan seluruh elemen masyarakat dan pemerintah setempat dalam mendukung Program Pemerintah Bapak Presiden Prabowo Subianto Makan Bergizi Gratis (MBG), mendekatkan Polri di tengah-tengah masyarakat, mencegah terjadinya tindak pidana dan meningkatan kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat.” Pungkas IPTU Raja.(*/Rudi)

Polsek Sianțar Utara Respon Cepat Laporan Dugaan KDRT di Jalan Bah Bolon

RMN, Siantar – Tindak lanjuti laporan dari masyarakat di Call Center 110, Polres Pematangsiantar melalui personil piket Polsek Siantar Utara respon cepat laporan dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) di Jalan Bah Bolon Kelurahan Sigulang gulang Kecamatan Siantar Utara Kota Pematangsiantar, pada Kamis 5 Februari 2026 dini hari sekira pukul 02.45 Wib.

Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur TM. Sitinjak SH. SIK. MH melalui PS. Kasi Humas IPTU Agustina Triyadewi mengatakan laporan tersebut dilaporkan Masyarakat inisial I.H yang diterima Operator Call Center 110 Polres Pematangsiantar, selanjutnya diteruskan ke piket Polseķ Siantar Utara.

Dimana dalam laporannya, pelapor IH mengatakan dugaan KDRT itu dilakukan Bapak pelapor inisial BH kepada ibu pelapor inisial BBLT.

Setiba ditemui dilokasi, personil piket Polsek Siantar Utara menemukan ibu pelapor inisial BBLT dalam keadaan baik baik saja, dan belum sempat mendapatkan keberadaan dari suaminya sedangkan untuk suaminya atau bapak pelapor sudah tidak di rumah.

Dari keterangan Ibu pelapor BBLT bahwa bapak pelapor tersebut diduga masalah keluarga sehingga terjadi pertengkaran kedua belah pihak.

Lalu personil piket Polseķ Siantar Utara menyarankan kepada Ibu pelapor agar melaporkan ke Polres Pematangsiantar apabila bapak pelapor tersebut melakukan KDRT kapan saja.” Pungkas IPTU Agustina.(*/Rudi)

3 Hari Operasi Keselamatan Toba 2026, ETLE Meningkat Dan Laka Lantas Menurun

RMN, Medan – Pelaksanaan Operasi Keselamatan Toba 2026 yang digelar Polda Sumatera Utara sejak 2 Februari 2026 menunjukkan hasil yang signifikan dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Sumatera Utara.

Berdasarkan data sementara hingga hari ketiga pelaksanaan operasi, angka kecelakaan lalu lintas mengalami penurunan cukup tajam dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Jumlah kejadian kecelakaan tercatat menurun dari 38 kasus pada 2025 menjadi 21 kasus pada 2026 atau turun sebesar 44,7 persen.

Selain fokus pada upaya pencegahan kecelakaan, Operasi Keselamatan Toba 2026 juga menitikberatkan pada penegakan hukum dan edukasi kepada masyarakat. Pada hari ketiga operasi, jumlah penindakan pelanggaran lalu lintas tercatat sebanyak 1.336 kasus, menurun 24 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Dalam tiga hari, penindakan berbasis elektronik melalui sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) mengalami peningkatan signifikan, dari 77 kasus pada 2025 menjadi 242 kasus pada 2026. Hal ini menunjukkan optimalisasi penggunaan teknologi dalam penegakan hukum lalu lintas yang lebih transparan dan akuntabel.

Sementara itu, pelanggaran non-ETLE mengalami penurunan tajam, diikuti dengan penindakan berupa teguran yang tetap menjadi pendekatan persuasif kepada masyarakat guna menumbuhkan kesadaran dan kepatuhan dalam berlalu lintas.

Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Ferry Walintukan, mengatakan bahwa capaian positif tersebut merupakan hasil sinergi antara petugas di lapangan dan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas.

“Data sementara Operasi Keselamatan Toba 2026 menunjukkan tren yang sangat positif. Penurunan angka kecelakaan dan korban merupakan indikator bahwa upaya preemtif, preventif, serta penegakan hukum yang kami lakukan berjalan efektif. Peningkatan penindakan melalui ETLE juga mencerminkan komitmen Polri dalam menghadirkan penegakan hukum yang modern dan berkeadilan,” ujar Kombes Pol Ferry Walintukan, Rabu (5/2/2026).

Ia menambahkan, Polda Sumut akan terus mengedepankan pendekatan humanis dalam operasi ini, dengan mengutamakan edukasi dan imbauan kepada pengguna jalan agar disiplin berlalu lintas tidak hanya saat operasi berlangsung, tetapi menjadi budaya sehari-hari.

“Tujuan utama Operasi Keselamatan Toba bukan semata-mata penindakan, tetapi membangun kesadaran kolektif masyarakat agar keselamatan menjadi kebutuhan bersama. Harapannya, kondisi lalu lintas yang aman dan tertib dapat terus terjaga,” pungkasnya.

Operasi Keselamatan Toba 2026 masih akan terus berlangsung hingga 15 Februari 2026, dengan fokus pada pencegahan kecelakaan, penegakan hukum yang profesional, serta peningkatan kualitas keselamatan berlalu lintas di seluruh wilayah Sumatera Utara.(*/S.Simanjuntak)