Beranda blog Halaman 200

Presma IPTS Soroti Dugaan Penggunaan Media Resmi Polrestabes Medan Untuk Pencitraan

RMN, Tapsel – Presiden Mahasiswa (Presma) Institut Pendidikan Tapanuli Selatan (IPTS), Syahrial Siregar yang kerap disapa Cak Regar, menyampaikan pandangannya terkait polemik yang beredar mengenai penggunaan akun media sosial resmi Polrestabes Medan.

Ia menilai bahwa media resmi milik institusi negara semestinya difungsikan sebagai sarana penyampaian informasi publik yang objektif, edukatif, serta mencerminkan profesionalitas lembaga, bukan menjadi ruang yang berpotensi menimbulkan persepsi tertentu di tengah masyarakat.

Menurutnya, dalam era digital saat ini, media sosial institusi memiliki peran strategis dalam membangun kepercayaan publik. Oleh sebab itu, pengelolaannya harus dilakukan secara hati-hati, terukur, dan sesuai dengan prinsip komunikasi publik yang berimbang. Ia menegaskan bahwa setiap konten yang disampaikan melalui kanal resmi lembaga negara seharusnya memperhatikan dampak sosial dan menjaga marwah institusi agar tetap netral dan tidak menimbulkan polemik baru.

“Kami memandang bahwa akun resmi lembaga negara memiliki tanggung jawab moral dan institusional untuk menyampaikan informasi yang faktual serta tidak berpihak. Media tersebut seharusnya menjadi sarana edukasi hukum dan pelayanan informasi kepada masyarakat, bukan ruang yang dapat dimaknai sebagai pembentukan opini terhadap pihak tertentu,” ujar Cak Regar dalam keterangannya di Padangsidimpuan. Selasa (24/02).

Lebih lanjut, pihaknya menekankan bahwa mahasiswa sebagai bagian dari elemen masyarakat memiliki hak konstitusional untuk menyampaikan aspirasi, kritik, maupun masukan terhadap kebijakan publik. Kritik, menurutnya, merupakan bagian dari mekanisme kontrol sosial dalam sistem demokrasi yang sehat. Oleh karena itu, respons terhadap gerakan mahasiswa sebaiknya dilakukan melalui pendekatan dialogis dan komunikasi yang terbuka agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di ruang publik.

“Gerakan mahasiswa lahir dari semangat intelektual dan kepedulian terhadap kepentingan masyarakat luas. Maka sudah sepatutnya setiap perbedaan pandangan diselesaikan melalui ruang dialog yang konstruktif, bukan melalui narasi yang berpotensi memperluas polemik,” lanjutnya.

Cak Regar juga mengajak seluruh pihak, khususnya aparat penegak hukum, untuk tetap menjunjung tinggi prinsip profesionalitas, netralitas, serta etika dalam berkomunikasi di ruang publik. Ia menilai bahwa menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara merupakan tanggung jawab bersama yang harus dirawat melalui sikap bijak dan proporsional.

“Kami percaya bahwa setiap institusi memiliki mekanisme internal yang kuat untuk melakukan evaluasi dan perbaikan. Harapannya, setiap persoalan yang muncul dapat disikapi secara objektif dan sesuai dengan aturan yang berlaku, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga negara tetap terjaga,” tegasnya.

Sebagai penutup, Aktivis Mahasiswa Tapanuli Selatan itu menegaskan bahwa mahasiswa akan terus menjalankan perannya sebagai agen perubahan dan kontrol sosial dengan tetap mengedepankan etika, argumentasi ilmiah, serta menjunjung tinggi ketertiban hukum dalam setiap langkah perjuangan.(*/A.Halim)

Bersama Warga Bangun Kembali Desa, Brimob Batalyon C Hadir di Lokasi Huntara

RMN, Tapsel – Personel Brimob Batalyon C melaksanakan kegiatan pengamanan dan pendampingan pembangunan hunian sementara (huntara) serta infrastruktur desa di wilayah Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan. Kegiatan ini berlangsung di sejumlah titik, yakni Desa Napa, Desa Garoga, dan Desa Aek Ngadol, pada Selasa (24/02/2026).

Dalam kegiatan tersebut, personel Brimob Batalyon C melaksanakan patroli pengamanan di sekitar area pembangunan huntara Desa Napa, pengawasan perbaikan jalan raya Desa Garoga, serta membantu pembangunan teras depan huntara di Desa Garoga.

Patroli pengamanan difokuskan pada lokasi pembangunan huntara di Desa Napa guna memastikan proses pembangunan berjalan aman dan kondusif. Berdasarkan hasil pemantauan, pembangunan huntara yang direncanakan sebanyak 252 unit telah mencapai progres 216 unit, sementara 36 unit lainnya masih dalam tahap pengerjaan.

Selain itu, personel Brimob turut melakukan pengawasan terhadap perbaikan jalan raya Desa Garoga yang dikerjakan menggunakan dua unit alat berat jenis motor grader. Proses perataan jalan telah selesai dilaksanakan dan siap digunakan kembali oleh masyarakat.

Pada sisi lain, personel Brimob juga membantu pembangunan teras depan huntara Desa Garoga sebagai bagian dari dukungan terhadap percepatan penyediaan fasilitas layak bagi warga. Meski masih dalam tahap pengerjaan, kegiatan ini diharapkan dapat segera diselesaikan sesuai rencana.

Danton Penugasan Ops Aman Nusa II, Ipda Leonardo Marbun menyampaikan bahwa keterlibatan Brimob dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen Polri untuk hadir dan mendukung pemulihan serta pembangunan pascabencana.

“Kami tidak hanya melakukan pengamanan, tetapi juga mendampingi dan membantu langsung proses pembangunan agar berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran. Harapannya, masyarakat dapat segera merasakan manfaat dari hunian dan infrastruktur yang sedang dibangun,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Brimob Batalyon C menegaskan perannya sebagai bagian dari unsur pengamanan sekaligus mitra masyarakat dalam mendukung pembangunan. Kehadiran personel di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman, memperlancar proses pembangunan, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kehadiran negara di wilayah terdampak.(*/S.Simanjuntak)

Menumbuhkan Karakter Religius Sejak Dini, Brimob Hadir Dampingi Siswa SMA Kemala Bhayangkari 1 Medan

RMN, Medan – Instruktur ekstrakurikuler dari Satuan Brimob Polda Sumut melaksanakan kegiatan pembinaan keagamaan bagi siswa muslim di SMA Kemala Bhayangkari 1 Medan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan karakter religius dan pembinaan mental spiritual peserta didik di lingkungan sekolah, Selasa (24/2/2026).

Kegiatan diawali dengan apel pagi gabungan siswa muslim, dilanjutkan dengan pendampingan siswa berjalan dari sekolah menuju Masjid Nurul Huda untuk melaksanakan Sholat Dhuha berjamaah. Rangkaian ibadah kemudian diisi dengan doa mandiri, zikir, kultum yang disampaikan oleh siswa terpilih, serta penguatan materi keagamaan oleh guru agama Islam.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Danton III Kompi 4 Batalyon A Sat Brimob Polda Sumut, Ipda Ricky Ananda Sihotang, S.Psi., M.Psi., M.B.A., yang juga memberikan pembukaan serta memimpin istighfar dan doa penutup. Setelah rangkaian ibadah selesai, siswa kembali ke sekolah untuk beristirahat dan melanjutkan kegiatan tadarus Al-Qur’an di kelas masing-masing.

Ipda Ricky Ananda Sihotang menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, dan ketenangan spiritual kepada siswa sebagai bekal dalam kehidupan sehari-hari.
“Pembinaan keagamaan ini bukan sekadar rutinitas, tetapi menjadi ruang bagi siswa untuk membentuk karakter, menumbuhkan kesadaran diri, serta memperkuat nilai moral dan etika sejak dini,” ujarnya.

Pihak sekolah menyambut positif keterlibatan instruktur ekstrakurikuler dari Brimob dalam kegiatan tersebut. Kehadiran aparat sebagai pendamping dan pembina dinilai mampu memberikan teladan kedisiplinan sekaligus motivasi bagi siswa untuk menjalankan ibadah dengan tertib dan penuh kesadaran.

Melalui kegiatan ini, SMA Kemala Bhayangkari 1 Medan berharap sinergi antara dunia pendidikan dan institusi kepolisian dapat terus terjalin, guna menciptakan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual.(*/S.Simanjuntak)

Polda Sumut Musnahkan 161 Kg Sabu Dan 435 Kg Ganja, Tegaskan Komitmen Perang Melawan Narkoba

RMN, Medan – Polda Sumatera Utara memusnahkan ratusan kilogram barang bukti narkotika hasil pengungkapan kasus sepanjang Januari hingga 22 Februari 2026. Pemusnahan ini menjadi simbol komitmen tegas kepolisian dalam memutus mata rantai peredaran gelap narkoba di wilayah Sumatera Utara.

Dalam kegiatan tersebut, barang bukti yang dimusnahkan berasal dari 63 kasus dengan 95 tersangka. Rinciannya meliputi sabu-sabu seberat 161.279,03 gram (161,27 kg) dan ganja 435.768,52 gram (435,76 kg). Selain itu turut dimusnahkan 61.592 butir pil ekstasi, 186 butir pil Happy Five, ketamin serbuk seberat 21.753,4 gram (21,75 kg), serta 250 unit vape yang mengandung narkotika.

Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, menegaskan bahwa pemusnahan barang bukti bukan sekadar prosedur hukum, melainkan bentuk nyata kehadiran negara dalam melindungi masyarakat.

“Pemusnahan ini adalah bukti transparansi dan komitmen kami bahwa setiap barang bukti yang disita tidak akan disalahgunakan. Ini juga pesan tegas kepada para pelaku bahwa negara tidak akan memberi ruang bagi peredaran gelap narkotika,” ujar Kapolda.

Ia menambahkan, secara keseluruhan pada periode yang sama, Ditresnarkoba dan jajaran berhasil mengungkap 923 kasus dengan 1.118 tersangka serta menyita berbagai jenis narkotika dalam jumlah besar. Dari total pengungkapan tersebut, diperkirakan sebanyak 1.480.551 jiwa berhasil diselamatkan dari potensi penyalahgunaan narkoba.

Menurut Kapolda, langkah pemusnahan ini sekaligus menjadi momentum penguatan sinergi antara kepolisian, kejaksaan, dan unsur terkait dalam memastikan proses penegakan hukum berjalan profesional dan akuntabel.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Sumatera Utara untuk bersama-sama memerangi narkoba. Laporkan jika mengetahui adanya aktivitas mencurigakan. Perang terhadap narkotika adalah perjuangan bersama demi menyelamatkan generasi bangsa,” tegasnya.

Polda Sumut memastikan, upaya penindakan dan pemberantasan narkotika akan terus digencarkan secara berkelanjutan guna mempersempit ruang gerak jaringan peredaran gelap di wilayah tersebut.(S.Sk)

PB Alamp Aksi Kembali Gelar Unjukrasa di Kantor Kejaksaan Tinggi Sumut

RMN, Medan – Pengurus Besar Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Anti Korupsi (PB ALAMP AKSI) masih terus konsisten mengawal dugaan korupsi terkait dugaan korupsi suku cadang PT Inalum, dan indikasi penyalahgunaan wewenang dan permufakatan jahat pembiayaan BSI senilai Rp 32,4 miliar kepada Koperasi Karyawan Setuju PT Asam Jawa tahun 2016-2018.

Saat unjukrasa yang ke lima kali ke Kejati Sumut perihal dua kasus dugaan korupsi dan penyalahgunaan wewenang tersebut ke Kantor Kejati Sumut, Selasa (24/2/2026), Maria, Staf Intelijen Kejati Sumut yang menerima pengunjukrasa menegaskan, pengaduan PB ALAMP AKSI sudah ditelaah dan kini tinggal menunggu petunjuk Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumut, Harli Siregar. “Ini sudah semua ditelaah dan tinggal menunggu petunjuk Kajati Sumut,” ungkap Maria saat menerima PB ALAMP AKSI di depan Kantor Kejati Sumut.

Namun saat disebut pengunjuk rasa Kajati Sumut lambat, Maria langsung pasang badan menepis anggapan tersebut.
“Jangan gitu kau bilang, berapa (banyak) pengaduan yang masuk. Ini pun baru bulan yang lalu laporanmu!,” belanya.
“Di Kejaksaan ini kan bukan satu orang, Bu? Kan banyak itu petugas-petugasnya?,” respons Ketua Umum PB ALAMP AKSI, Eka Armada Danu Saptala menyangga pembelaan Maria.
“Cemananya, kalian sekali datang 7 poin yang kau kasih,satu hari ini ajapun ada enam demo di sini. Cemananya? jadi bukan nggak ditindaklanjuti itu.

Janganlah kalian bilang kami ini lambat kali. Baru pun bulan yang lalu laporan ini. Ya, jadi lain kali kalau nanya perkembangannya langsung sajalah ke PTSP, nanti akan dijelaskan itu sampai mana sudah tindaklanjutnya, ya,” terang Maria lagi.

Setelah berdiskusi, pengunjuk rasa akhirnya membubarkan diri secara tertib dan menegaskan akan terus mengawal laporan tersebut. Sebelumnya, PB ALAMP AKSI sudah berkali-kali unjuk rasa hingga terakhir membuat pengaduan masyarakat (Dumas) terkait dugaan penyalahgunaan wewenang yang diduga berujung korupsi di PT Inalum perihal pengadaan suku cadang, dan juga indikasi penyalahgunaan wewenang dan permufakatan jahat terkait oknum pejabat Bank Syariah Indonesia (BSI) terkait penyaluran pembiayaan senilai Rp 32,4 miliar kepada Koperasi Karyawan Setuju PT Asam Jawa, tahun 2016-2018.

Perihal penyalahgunaan wewenang yang diduga berujung korupsi pengadaan suku cadang di PT Inalum, PB ALAM AKSI menyebut dugaan kejanggalan serius padamekanisme pengadaan suku cadang tersebut. “Informasi yang kami peroleh, bahwa pihak PT Inalum diduga menerima barang yang bukan produk Original Equipment Manufacturer (OEM) dari KITO dan SATUMA, padahal barang tersebut sah secara kontrak. Sebaliknya, PT Inalum diduga menerima barang bermerek MEIDENSHA yang diduga sudah berhenti produksi sejak tahun 2010. Kami menduga ada oknum di PT Inalum yang sudah menyalahgunakan wewenang, diduga hal ini sengaja dilakukan untuk memperkaya
diri dan kelompok,” kata Eka.

Eka juga menyebut, pihaknya juga turut melaporkan temuan-temuan lainnya di PT Inalum sesuai hasil pemeriksaan BPK Tahun 2025. Ada banyak temuan, termasuk kasus penjualan Aluminium Aloy ke PT PASU yang sudah ditetapkan tersangkanya. “Kami minta Kejaksaan membongkar tuntas keseluruhan dugaan korupsi di PT Inalum, semua yang diduga terlibat harus dipanggil, termasuk Direktur Utama,” pungkas Eka.

Sedangkan soal indikasi penyalahgunaan wewenang dan permufakatan jahat terkait oknum pejabat Bank Syariah Indonesia (BSI) perihal penyaluran pembiayaan senilai Rp 32,4 miliar kepada Koperasi Karyawan Setuju PT Asam Jawa, tahun 2016-2018, PB ALAMP AKSI minta usut dugaan kuat keterlibatan seorang pejabat tinggi BSI yang pernah menjabat sebagai Manager Area Medan Ahmad Yani (dahulu bernama Bank Syariah Mandir/BSMi) periode 2015–2018.

Skema pembiayaan senilai Rp 32,4 miliar kepada Koperasi Karyawan Setuju PT Asam Jawa sejak tahun 2016-2018 diduga penuh kejanggalan dan sarat praktik melawan hukum hingga menimbulkan kerugian keuangan negara sebesar Rp 17,8 miliar. Eka berharap Kejati Sumut semakin serius menyelamatkan uang negara yang terindikasi disalahgunakan.

“Kalau salah harus ditangkap!. Kita minta Bapak Kajati Sumut lebih bergairah lagi menyikat dan merespons segala temuan yang disampaikan masyarakat terkait indikasi korupsi uang negara. Aturan-aturan dalam penyaluran pembiayaan baik koperasi dan sebagainya harus sesuai mekanisme dan prosedur, apalagi ini bank milik negara. Harus diusut tuntas agar tidak terulang kejadian serupa,” pungkas Eka.(*/Red)

Ramadhan Penuh Berkah, Polsek Pematang Raya Dan Sat Narkoba Polres Simalungun Berbagi Takjil Gratis

RMN, Simalungun – Dalam rangka mengisi bulan suci ramadhan yang penuh berkah, Polsek Pematang Raya dan Sat narkoba Polres Simalungun melakukan kegiatan berbagi takjil. Kegiatan bagi-bagi takjil dilaksanakan didepan Mapolsek Pematang Raya, Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun, Selasa (24/2/2026) pukul 16.30 Wib.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Raya Iptu Oloan Sijabat bersama Kanit Res Polsek Pematang Raya dan anggota Sat narkoba Polres Simalungun. Ratusan paket takjil dibagikan kepada masyarakat yang melintas, khususnya para pengendara dan pejalan kaki yang tengah dalam perjalanan menjelang waktu berbuka puasa.

Kapolsek Raya Iptu Oloan Sijabat saat diwawancarai awak Media Rakyat Madani menyampaikan, bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan kebersamaan antara Kepolisian dan masyarakat di bulan penuh berkah ini. “Semoga apa yang kami lakukan hari ini dapat bermanfaat bagi masyarakat, sekaligus membawah keberkahan bagi Polres Simalungun pada umumnya dan wilayah hukum Polsek Pematang Raya juga jajaran Sat Narkoba pada khususnya,” ujarnya.

Selain berbagi takjil, kegiatan ini juga bertujuan untuk mempererat hubungan antara Kepolisian dan masyarakat, serta mengedukasi pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban khususnya dalam memerangi penyalahgunaan narkoba. mereka juga berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut di masa yang akan datang, sebagai wujud nyata Kepolisian dalam melayani dan mengayomi masyarakat.

Dengan semangat berbagi di bulan Ramadhan, jajaran Polsek Pematang raya dan Sat Narkoba Polres Simalungun berkomitmen untuk terus menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, mengutamakan keselamatan serta menjadikan kegiatan positif seperti ini sebagai bagian dari upaya mempererat sinergi antara Kepolisian dan masyarakat.

Kegiatan yang melibatkan seluruh anggota Polsek Pematang Raya dan Sat Narkoba Polres Simalungun tidak ketinggalan peran sertanya para ibu Bhayangkari untuk membantu dalam kegiatan ini sehingga pelaksanaan berbagi takjil gratis berjalan dengan sukses, aman dan tertib.(*/Rudi)

Polsek Siantar Barat Patroli Jalan Kaki Sore Hari, Pastikan Situasi Kamtibmas Aman

RMN, Siantar – Polsek Siantar Barat Polres Pematangsiantar melalui Kasub Sekor Aiptu Edi Syahputra SH melaksanakan patroli jalan kaki pada sore hari diseputaran Pasar Horas Kelurahan Dwikora Kecamatan Siantar Barat, Kota Pematangsiantar, pada Senin 23 Februari 2026 pukul 16:50 Wib.

Kapolsek Siantar Barat IPTU Raja K. Haloho SH. MH mengatakan Patroli jalan kaki tersebut dalam rangka mencegah gangguan kamtibmas seperti tindak pidana Pencurian dengan kekerasan (Curas), Pencurian dengan pemberatan (Curat) dan Pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) serta premanisme.

Patroli jalan kaki itu diawali Kasub Sektor AIPTU Edi Syahputra bersama Tim Trantib Perusahaan Daerah Pasar Horas Jaya (PD PHJ) dari Jalan Merdeka, dilanjutkan Jalan Imam Bonjol, Jalan Soetomo, jalan Sutoyo dan Lorong-lorong kios antar gedung Pasar Horas.

Selain patroli, Kasub Sektor juga sambangi pedagang untuk menyampaikan himbauan dan pesan pesan kamtibmas sebagai tindakan preventif, diantaranya mengingkatkan para pengunjung dan para pedagang untuk lebih waspada terhadap barang barang berharga bawaan seperti dompet, uang, Handphone (HP), perhiasan dan lainnya agar terhindar dari tindak kejahatan pencurian atau copet.

Kemudian Juru Parkir sepada motor untuk tidak parkirkan kendaraan melebihi kapasitas tempat parkir sehingga menggunakan bahu jalan yang dapat menimbulkan kemacetan arus lalu lintas, angkutan umum agar jangan ngetem terlalu lama di jalan Merdeka serta menjalin silahturahmi kepada warga Pasar Horas untuk menciptakan situasi Kamtibmas di lingkungan Pasar Horas.

Dengan kegiatan patroli rutin ini terjalin kemitraan dan meningkatkan kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk menciptakan kepercayaan masyarakat terhadap Polri bawasannya Polri sebagai Pengayom, Pelindung, dan Pelayan Masyarakat serta Polri semakin dicintai masyarakat.(*/Rudi)