RMN, Sulawesi – PT Perkebunan Nusantara I Regional 8 KSO Kebun Dan PKS XIV menggelar Safari Ramadhan di KSO Distrik Sulawesi, Kebun Luwu I dan PKS Luwu pada Kamis (26/02/2026) di Masjid Ar Rahman.
Kegiatan Safari Ramadhan ini mengambil tema Menjadi Muslim Yang Berkualitas sekaligus pemberian santunan kepada anak yatim. Hadir dalam kegiatan tersebut, GM Distrik Sulawesi, (Tri Mangkurat), Manager Kebun Luwu I, (Yoga Lesmana), Manager Kebun Luwu II, (Mugianto), Manager PKS Luwu (Fahmi Yulizar) dan segenap jajaran staf dan seluruh karyawan Kebun Luwu I dan II beserta PKS Luwu.
Kegiatan ini bertujuan memperkuat hubungan antara perusahaan dan masyarakat sekitar, serta diisi dengan pemberian santunan kepada anak yatim piatu disekitar perusahaan.
Dalam sambutannya, GM Distrik Sulawesi (Tri Mangkurat) mengatakan, tujuan dari dilaksanakannya kegiatan Safari Ramadhan tersebut adalah untuk memperkuat silahturahmi dan Ukhuwah kepada seluruh karyawan dan stakeholder. Safari Ramadhan ini bukan hanya sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga sebagai wujud nyata dari komitmen dalam memberikan kontribusi positif bagi masyarakat serta mendukung kegiatan keagamaan dan sosial.
Acara dilanjutkan dengan tausiyah dan doa penutup dari Ustadz Asri Sag dan penyantunan kepada anak yatim piatu.
Kapolda Sumut Lakukan Tes Urine Serentak Tindaklanjuti Instruksi Kapolri Dalam Rapim 2026
RMN, Medan – Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto memimpin langsung pelaksanaan tes urine terhadap jajaran pejabat utama dan kapolres se-Sumatera Utara dalam rangkaian Rapat Pimpinan (Rapim) Tahun 2026 di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Rabu (25/2/2026) sebagai tindak lanjut instruksi Kapolri guna memastikan internal Polri bersih dari penyalahgunaan narkoba.
Kegiatan yang digelar di Markas Polda Sumatera Utara di Medan, Selasa, itu diikuti Wakapolda, seluruh Pejabat Utama (PJU) Polda Sumut, Kapolres jajaran, para Kasatker, serta Kasat Narkoba Polres.
Kapolda mengatakan tes urine tersebut merupakan langkah konkret memperkuat pengawasan internal sekaligus wujud komitmen menjaga marwah institusi.
“Ini bentuk keteladanan pimpinan. Dimulai dari saya, Wakapolda, hingga seluruh pejabat utama dan kapolres. Kami ingin memastikan tidak ada ruang bagi penyalahgunaan narkoba di tubuh Polri,” katanya.
Ia menegaskan, kebijakan tersebut selaras dengan arahan Kapolri agar seluruh jajaran melakukan langkah preventif dan pengawasan melekat guna mencegah pelanggaran yang dapat mencederai kepercayaan publik.
Menurut dia, komitmen “zero pelanggaran” harus diwujudkan secara nyata, bukan sekadar slogan. Setiap personel yang terbukti melanggar akan diproses sesuai ketentuan disiplin maupun hukum yang berlaku.
“Kepercayaan masyarakat adalah modal utama kami. Karena itu, penguatan integritas harus dimulai dari internal,” ujarnya.
Selain pelaksanaan tes urine, Kapolda dalam arahannya juga mengingatkan seluruh jajaran agar terus meningkatkan profesionalisme, responsif terhadap dinamika sosial, serta cepat melakukan klarifikasi terhadap informasi yang berpotensi menurunkan public trust.
Rapim 2026 tersebut sekaligus menegaskan kesiapan Polda Sumut mendukung dan mengamankan program kerja pemerintah tahun 2026 di wilayah Sumatera Utara dengan tetap mengedepankan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.(*/S.Simanjuntak)
Kegiatan yang digelar di Markas Polda Sumatera Utara di Medan, Selasa, itu diikuti Wakapolda, seluruh Pejabat Utama (PJU) Polda Sumut, Kapolres jajaran, para Kasatker, serta Kasat Narkoba Polres.
Kapolda mengatakan tes urine tersebut merupakan langkah konkret memperkuat pengawasan internal sekaligus wujud komitmen menjaga marwah institusi.
“Ini bentuk keteladanan pimpinan. Dimulai dari saya, Wakapolda, hingga seluruh pejabat utama dan kapolres. Kami ingin memastikan tidak ada ruang bagi penyalahgunaan narkoba di tubuh Polri,” katanya.
Ia menegaskan, kebijakan tersebut selaras dengan arahan Kapolri agar seluruh jajaran melakukan langkah preventif dan pengawasan melekat guna mencegah pelanggaran yang dapat mencederai kepercayaan publik.
Menurut dia, komitmen “zero pelanggaran” harus diwujudkan secara nyata, bukan sekadar slogan. Setiap personel yang terbukti melanggar akan diproses sesuai ketentuan disiplin maupun hukum yang berlaku.
“Kepercayaan masyarakat adalah modal utama kami. Karena itu, penguatan integritas harus dimulai dari internal,” ujarnya.
Selain pelaksanaan tes urine, Kapolda dalam arahannya juga mengingatkan seluruh jajaran agar terus meningkatkan profesionalisme, responsif terhadap dinamika sosial, serta cepat melakukan klarifikasi terhadap informasi yang berpotensi menurunkan public trust.
Rapim 2026 tersebut sekaligus menegaskan kesiapan Polda Sumut mendukung dan mengamankan program kerja pemerintah tahun 2026 di wilayah Sumatera Utara dengan tetap mengedepankan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.(*/S.Simanjuntak)
Dari Tadarus hingga Muhasabah, Brimob Dampingi Pembinaan Spiritual Siswa SMA Kemala Bhayangkari 1 Medan
RMN, Medan – Instruktur ekstrakurikuler dari Satuan Brimob Polda Sumut melaksanakan pendampingan kegiatan keagamaan bagi siswa muslim di SMA Kemala Bhayangkari 1 Medan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pembinaan karakter dan penguatan mental spiritual peserta didik di lingkungan sekolah, Rabu (25/02/2026).
Rangkaian kegiatan diawali dengan tadarus Al-Qur’an di kelas masing-masing, dilanjutkan apel gabungan keberangkatan siswa muslim menuju Masjid Nurul Huda yang berada di area RS Mas Kadiran Polda Sumut. Selama perjalanan, siswa didampingi dan diawasi untuk memastikan kegiatan berlangsung tertib dan aman.
Setibanya di masjid, siswa melaksanakan Sholat Dhuha dan doa mandiri, dilanjutkan pembukaan oleh guru agama sekolah. Kegiatan kemudian diisi dengan zikir dan tasbih, kultum yang disampaikan oleh siswa terpilih, serta sesi penguatan yang dibawakan oleh Danton III Kompi 4 Batalyon A Satuan Brimob Polda Sumut, Ipda Ricky Ananda Sihotang, S.Psi., M.Psi., M.B.A.
Penguatan ditutup dengan istighfar dan muhasabah menggunakan pendekatan Emotional and Spiritual Quotient (ESQ), yang mengajak siswa melakukan refleksi diri secara tenang dan bermakna. Kegiatan kemudian dilengkapi dengan sesi kesan dan pesan dari siswa serta guru, foto bersama, dan bersalaman sebagai simbol kebersamaan. Setelah itu, siswa kembali ke sekolah dan pulang ke rumah masing-masing dengan tertib.
Ipda Ricky Ananda Sihotang menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai spiritual, kedisiplinan, dan kesadaran diri pada siswa sejak dini.
“Pembinaan keagamaan di sekolah bukan hanya tentang ibadah, tetapi juga membentuk karakter, empati, dan ketenangan batin. Kami berharap kegiatan ini membantu siswa tumbuh menjadi pribadi yang seimbang secara intelektual, emosional, dan spiritual,” ujarnya.
Pihak sekolah dan siswa menyambut baik kegiatan tersebut. Kehadiran instruktur Brimob sebagai pendamping dinilai memberikan teladan kedisiplinan sekaligus pendekatan humanis yang mudah diterima oleh peserta didik. Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara dunia pendidikan dan institusi kepolisian terus terjalin dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, beretika, dan berakhlak mulia.(*/S.Simanjuntak)
Rangkaian kegiatan diawali dengan tadarus Al-Qur’an di kelas masing-masing, dilanjutkan apel gabungan keberangkatan siswa muslim menuju Masjid Nurul Huda yang berada di area RS Mas Kadiran Polda Sumut. Selama perjalanan, siswa didampingi dan diawasi untuk memastikan kegiatan berlangsung tertib dan aman.
Setibanya di masjid, siswa melaksanakan Sholat Dhuha dan doa mandiri, dilanjutkan pembukaan oleh guru agama sekolah. Kegiatan kemudian diisi dengan zikir dan tasbih, kultum yang disampaikan oleh siswa terpilih, serta sesi penguatan yang dibawakan oleh Danton III Kompi 4 Batalyon A Satuan Brimob Polda Sumut, Ipda Ricky Ananda Sihotang, S.Psi., M.Psi., M.B.A.
Penguatan ditutup dengan istighfar dan muhasabah menggunakan pendekatan Emotional and Spiritual Quotient (ESQ), yang mengajak siswa melakukan refleksi diri secara tenang dan bermakna. Kegiatan kemudian dilengkapi dengan sesi kesan dan pesan dari siswa serta guru, foto bersama, dan bersalaman sebagai simbol kebersamaan. Setelah itu, siswa kembali ke sekolah dan pulang ke rumah masing-masing dengan tertib.
Ipda Ricky Ananda Sihotang menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai spiritual, kedisiplinan, dan kesadaran diri pada siswa sejak dini.
“Pembinaan keagamaan di sekolah bukan hanya tentang ibadah, tetapi juga membentuk karakter, empati, dan ketenangan batin. Kami berharap kegiatan ini membantu siswa tumbuh menjadi pribadi yang seimbang secara intelektual, emosional, dan spiritual,” ujarnya.
Pihak sekolah dan siswa menyambut baik kegiatan tersebut. Kehadiran instruktur Brimob sebagai pendamping dinilai memberikan teladan kedisiplinan sekaligus pendekatan humanis yang mudah diterima oleh peserta didik. Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara dunia pendidikan dan institusi kepolisian terus terjalin dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, beretika, dan berakhlak mulia.(*/S.Simanjuntak)
Siaga Hadapi Dinamika Keamanan, Personel Brimob Sumut Ikuti Apel Kesiapsiagaan
RMN, Medan – Satuan Brimob Polda Sumut menggelar Apel Kesiapsiagaan Personel sebagai langkah penguatan kesiapan operasional dan pembinaan internal, Rabu, 25 Februari 2026, di Lapangan Hanyaken Musuh, Ksatriaan K.E. Lumi.
Apel tersebut diikuti oleh 607 personel dari berbagai unsur, mulai dari staf gabungan, satuan operasional, unsur pendukung hingga personel khusus, sebagai wujud soliditas dan kesiapan Brimob dalam menghadapi berbagai potensi ancaman dan dinamika kamtibmas ke depan.
Apel kesiapsiagaan dipimpin langsung oleh Komandan Satuan Brimob Polda Sumut Kombes Pol Rantau Isnur Eka, yang dalam arahannya menekankan pentingnya rasa syukur, profesionalisme, serta tanggung jawab moral setiap anggota Brimob, baik dalam pelaksanaan tugas maupun kehidupan bermasyarakat.
Dalam arahannya, Komandan Satuan mengingatkan agar setiap personel menjadikan berbagai dinamika yang terjadi sebagai pembelajaran untuk memperkuat etika profesi Brimob. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya sikap bijak dalam menyikapi informasi di media sosial, dengan mendorong personel untuk menyebarkan informasi positif.
“Kesiapsiagaan tidak hanya menyangkut fisik dan kemampuan taktis, tetapi juga kesiapan mental, etika, dan kepedulian terhadap lingkungan keluarga serta masyarakat. Brimob harus hadir sebagai teladan, baik dalam tugas negara maupun dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.
Lebih lanjut, Komandan Satuan juga mengingatkan para pimpinan satuan agar peduli terhadap kesehatan anggota, termasuk upaya pencegahan dan deteksi dini penyakit, serta menaruh perhatian pada keharmonisan keluarga personel sebagai fondasi utama dalam mendukung pelaksanaan tugas.
Apel kesiapsiagaan ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi ancaman yang dapat berkembang sewaktu-waktu, sekaligus memperkuat sinergi internal agar seluruh personel selalu siap digerakkan sesuai kebutuhan tugas.(*/S.Simanjuntak)
Apel tersebut diikuti oleh 607 personel dari berbagai unsur, mulai dari staf gabungan, satuan operasional, unsur pendukung hingga personel khusus, sebagai wujud soliditas dan kesiapan Brimob dalam menghadapi berbagai potensi ancaman dan dinamika kamtibmas ke depan.
Apel kesiapsiagaan dipimpin langsung oleh Komandan Satuan Brimob Polda Sumut Kombes Pol Rantau Isnur Eka, yang dalam arahannya menekankan pentingnya rasa syukur, profesionalisme, serta tanggung jawab moral setiap anggota Brimob, baik dalam pelaksanaan tugas maupun kehidupan bermasyarakat.
Dalam arahannya, Komandan Satuan mengingatkan agar setiap personel menjadikan berbagai dinamika yang terjadi sebagai pembelajaran untuk memperkuat etika profesi Brimob. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya sikap bijak dalam menyikapi informasi di media sosial, dengan mendorong personel untuk menyebarkan informasi positif.
“Kesiapsiagaan tidak hanya menyangkut fisik dan kemampuan taktis, tetapi juga kesiapan mental, etika, dan kepedulian terhadap lingkungan keluarga serta masyarakat. Brimob harus hadir sebagai teladan, baik dalam tugas negara maupun dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.
Lebih lanjut, Komandan Satuan juga mengingatkan para pimpinan satuan agar peduli terhadap kesehatan anggota, termasuk upaya pencegahan dan deteksi dini penyakit, serta menaruh perhatian pada keharmonisan keluarga personel sebagai fondasi utama dalam mendukung pelaksanaan tugas.
Apel kesiapsiagaan ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi ancaman yang dapat berkembang sewaktu-waktu, sekaligus memperkuat sinergi internal agar seluruh personel selalu siap digerakkan sesuai kebutuhan tugas.(*/S.Simanjuntak)
Polres Binjai Berbagi Takjil di Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah
RMN, Binjai – Polres Binjai berbagi Takjil di bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, bagi masyarakat yang melintas di depan Mapolres Binjai, jalan Sultan Hasanuddin No.1 Binjai, kota Binjai provinsi Sumatera Utara, Rabu, 25/2/2026.
Kegiatan berbagi Takjil ini, dibagikan menjelang berbuka puasa 1447 Hijriah terhadap pengguna jalan, baik itu pengemudi maupun pengendara sepeda motor serta pejalan kaki yang sedang melintas di jalan sultan Hasanuddin tepatnya depan mako polres binjai.
Berbagi kebahagian di bulan Puasa Ramadhan merupakan saatnya untuk berbagi, baik itu berbagi berkah maupun rezeki untuk meningkatkan tali silaturahmi antara masyarakat dengan polres Binjai., ucap AKBP Mirzal.(*/S.Simanjuntak)
Kegiatan berbagi Takjil ini, dibagikan menjelang berbuka puasa 1447 Hijriah terhadap pengguna jalan, baik itu pengemudi maupun pengendara sepeda motor serta pejalan kaki yang sedang melintas di jalan sultan Hasanuddin tepatnya depan mako polres binjai.
Berbagi kebahagian di bulan Puasa Ramadhan merupakan saatnya untuk berbagi, baik itu berbagi berkah maupun rezeki untuk meningkatkan tali silaturahmi antara masyarakat dengan polres Binjai., ucap AKBP Mirzal.(*/S.Simanjuntak)
RAPIM 2026, Polda Sumut Tegaskan Komitmen Dukung Program Kerja Pemerintah Dan Stabilitas Kamtibmas
RMN, Medan – Polda Sumatera Utara beserta jajaran menyatakan kesiapan penuh untuk mendukung, mengamankan, dan menyukseskan rencana kerja pemerintah tahun 2026 di wilayah Provinsi Sumatera Utara.
Komitmen tersebut ditegaskan Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara, Irjenpol Whisnu Hermawan Februanto, dalam Rapat Pimpinan (Rapim) Polda Sumut Tahun 2026 yang digelar di Medan, Selasa.
Kapolda menekankan bahwa seluruh personel harus mendukung setiap program pembangunan nasional dengan penuh keikhlasan melalui pelaksanaan tugas kepolisian yang berintegritas, responsif, serta berorientasi pada stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Pastikan Polri selalu hadir, terlihat, dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat melalui pelayanan prima, serta tindakan yang cepat, tepat, dan terukur,” tegasnya.
Dalam arahannya, Kapolda juga mengingatkan pentingnya peningkatan kapasitas diri dan kemampuan adaptasi seluruh personel dalam menghadapi dinamika global dan politik, reformasi hukum, serta perkembangan teknologi yang kian pesat.
Menurutnya, tantangan tugas ke depan semakin kompleks sehingga dibutuhkan profesionalisme dan kesiapsiagaan yang berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya respons cepat terhadap berbagai bentuk disinformasi yang berpotensi menurunkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
“Lakukan klarifikasi secara cepat, cegah eskalasi opini negatif, dan kedepankan komunikasi publik yang profesional,” ujarnya.
Selain itu, Kapolda menegaskan komitmen “zero pelanggaran” melalui penguatan pengawasan internal dan penegakan disiplin personel tanpa kompromi. Ia mengingatkan agar tidak ada penyalahgunaan wewenang maupun tindakan yang dapat mencederai kepercayaan masyarakat.
“Jaga marwah institusi Polri. Kepercayaan publik adalah modal utama dalam pelaksanaan tugas,” katanya.
Melalui Rapim Tahun 2026 ini, Polda Sumut meneguhkan arah kebijakan organisasi yang selaras dengan agenda pembangunan nasional, sekaligus memperkuat soliditas internal guna mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, kondusif, dan mendukung pertumbuhan pembangunan di Sumatera Utara.(*/S.Simanjuntak)
Komitmen tersebut ditegaskan Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara, Irjenpol Whisnu Hermawan Februanto, dalam Rapat Pimpinan (Rapim) Polda Sumut Tahun 2026 yang digelar di Medan, Selasa.
Kapolda menekankan bahwa seluruh personel harus mendukung setiap program pembangunan nasional dengan penuh keikhlasan melalui pelaksanaan tugas kepolisian yang berintegritas, responsif, serta berorientasi pada stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Pastikan Polri selalu hadir, terlihat, dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat melalui pelayanan prima, serta tindakan yang cepat, tepat, dan terukur,” tegasnya.
Dalam arahannya, Kapolda juga mengingatkan pentingnya peningkatan kapasitas diri dan kemampuan adaptasi seluruh personel dalam menghadapi dinamika global dan politik, reformasi hukum, serta perkembangan teknologi yang kian pesat.
Menurutnya, tantangan tugas ke depan semakin kompleks sehingga dibutuhkan profesionalisme dan kesiapsiagaan yang berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya respons cepat terhadap berbagai bentuk disinformasi yang berpotensi menurunkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
“Lakukan klarifikasi secara cepat, cegah eskalasi opini negatif, dan kedepankan komunikasi publik yang profesional,” ujarnya.
Selain itu, Kapolda menegaskan komitmen “zero pelanggaran” melalui penguatan pengawasan internal dan penegakan disiplin personel tanpa kompromi. Ia mengingatkan agar tidak ada penyalahgunaan wewenang maupun tindakan yang dapat mencederai kepercayaan masyarakat.
“Jaga marwah institusi Polri. Kepercayaan publik adalah modal utama dalam pelaksanaan tugas,” katanya.
Melalui Rapim Tahun 2026 ini, Polda Sumut meneguhkan arah kebijakan organisasi yang selaras dengan agenda pembangunan nasional, sekaligus memperkuat soliditas internal guna mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, kondusif, dan mendukung pertumbuhan pembangunan di Sumatera Utara.(*/S.Simanjuntak)
Rapim 2026, Kapolda Sumut Tegaskan Jaga Marwah Institusi, Zero Pelanggaran Tanpa Kompromi
RMN, Medan – Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara, Irjenpol Whisnu Hermawan Februanto, menegaskan komitmen menjaga marwah institusi dan mewujudkan “zero pelanggaran” dalam Rapat Pimpinan (Rapim) Tahun 2026 yang digelar Polda Sumatera Utara di Medan, Selasa.
Rapim tersebut dihadiri seluruh Pejabat Utama (PJU) Polda Sumut, para Kapolres jajaran, pejabat utama (PJU) Polres, serta para Kasatker Polres jajaran se-Sumatera Utara.
Dalam arahannya, Kapolda menekankan bahwa tidak boleh ada penyalahgunaan wewenang maupun tindakan yang mencederai kepercayaan masyarakat. Ia mengingatkan bahwa marwah institusi Polri adalah harga diri organisasi yang harus dijaga bersama.
“Zero pelanggaran bukan sekadar slogan, tetapi komitmen nyata. Pengawasan internal harus diperkuat dan penegakan disiplin dilakukan tanpa kompromi,” tegasnya.
Kapolda juga menyoroti pentingnya respons cepat terhadap disinformasi yang dapat menurunkan public trust. Seluruh jajaran diminta proaktif melakukan klarifikasi, mencegah eskalasi opini negatif, serta mengedepankan komunikasi publik yang profesional, akurat, dan transparan.
Selain itu, ia menginstruksikan agar seluruh personel terus meningkatkan kapasitas dan kemampuan adaptasi menghadapi dinamika global, politik, reformasi hukum, serta perkembangan teknologi.
“Pastikan Polri selalu hadir, terlihat, dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat melalui pelayanan prima serta tindakan yang cepat, tepat, dan terukur,” ujarnya.
Melalui Rapim 2026 ini, Polda Sumut meneguhkan komitmen memperkuat integritas, profesionalisme, dan soliditas internal guna mendukung program kerja pemerintah serta menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah Sumatera Utara.(*/S.Simanjuntak)
Rapim tersebut dihadiri seluruh Pejabat Utama (PJU) Polda Sumut, para Kapolres jajaran, pejabat utama (PJU) Polres, serta para Kasatker Polres jajaran se-Sumatera Utara.
Dalam arahannya, Kapolda menekankan bahwa tidak boleh ada penyalahgunaan wewenang maupun tindakan yang mencederai kepercayaan masyarakat. Ia mengingatkan bahwa marwah institusi Polri adalah harga diri organisasi yang harus dijaga bersama.
“Zero pelanggaran bukan sekadar slogan, tetapi komitmen nyata. Pengawasan internal harus diperkuat dan penegakan disiplin dilakukan tanpa kompromi,” tegasnya.
Kapolda juga menyoroti pentingnya respons cepat terhadap disinformasi yang dapat menurunkan public trust. Seluruh jajaran diminta proaktif melakukan klarifikasi, mencegah eskalasi opini negatif, serta mengedepankan komunikasi publik yang profesional, akurat, dan transparan.
Selain itu, ia menginstruksikan agar seluruh personel terus meningkatkan kapasitas dan kemampuan adaptasi menghadapi dinamika global, politik, reformasi hukum, serta perkembangan teknologi.
“Pastikan Polri selalu hadir, terlihat, dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat melalui pelayanan prima serta tindakan yang cepat, tepat, dan terukur,” ujarnya.
Melalui Rapim 2026 ini, Polda Sumut meneguhkan komitmen memperkuat integritas, profesionalisme, dan soliditas internal guna mendukung program kerja pemerintah serta menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah Sumatera Utara.(*/S.Simanjuntak)
