Siehumas Polres Simalungun Jelaskan Penangkapan Anak Magang Gendong 15,76 Gram Sabu ke Lapas
Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba saat dikonfirmasi Minggu pagi (22/2/2026) sekitar pukul 10.40 WIB memberikan penjelasan lengkap kasus yang mencengangkan ini. “Saya sebagai Kasi humas Polres Simalungun perlu menjelaskan kepada publik bahwa ini adalah kasus yang sangat serius. Seorang peserta magang yang seharusnya belajar tentang sistem pemasyarakatan justru dimanfaatkan untuk menyelundupkan narkoba,” ujar AKP Verry membuka penjelasan.
Kejadian bermula Sabtu pagi, 31 Januari 2026 sekitar pukul 10.00 WIB saat pegawai Lapas Kelas II-A Narkotika Pematang Siantar yang terletak di Pematang Raya menangkap basah DAD membawa paket mencurigakan. “Pegawai lapas sangat waspada. Mereka langsung mengamankan DAD dan menemukan narkoba yang akan diserahkan kepada narapidana berinisial AF dan AP,” ungkap AKP Verry.
“Setelah mendapat informasi dari pegawai lapas, personel Polres Simalungun segera meluncur ke lokasi. Ini adalah respons cepat kami dalam menangani kasus narkoba,” ujar AKP Verry menjelaskan langkah awal.
Personel Polres Simalungun tiba di TKP sekitar pukul 13.00 WIB. “Sesampainya di lokasi, tim langsung mengamankan DAD yang sudah diamankan pegawai lapas untuk diproses hukum dan dibawa ke Polres Simalungun,” ungkap AKP Verry.
Barang bukti yang disita sungguh mengejutkan. “Kami mengamankan satu bungkus ganja dibalut plastik biru seberat 9,11 gram, satu plastik klip sedang berisi sabu, satu plastik klip besar berisi sabu, dan satu plastik bungkus rokok berisi sabu dengan total berat 15,76 gram,” ujar AKP Verry merinci dengan detail.
“Tidak berhenti di situ, kami juga menyita satu plastik klip sedang berisi empat pil ekstasi seberat 1,91 gram, satu plastik besar berisi 11 lembar kertas tiktak yang biasa digunakan untuk membungkus narkoba, dan satu buah handphone merk iPhone warna coklat yang diduga digunakan untuk komunikasi dengan pemesan,” ungkap AKP Verry.
Saat diinterogasi, DAD akhirnya mengaku. “Pada saat dilakukan interogasi, DAD mengaku bahwa narkoba tersebut dibawanya dari Pematang Siantar atas arahan atau pesanan dari AF dan AP yang merupakan penghuni lapas. Ini adalah pengakuan yang sangat penting untuk mengembangkan kasus ini, dan mencari jaringan diatasnya,” ujar AKP Verry.
Sihumas Polres Simalungun menjelaskan bahwa modus ini sangat terencana. “DAD memanfaatkan statusnya sebagai peserta magang yang memiliki akses ke dalam lapas. Dia pikir tidak akan dicurigai karena sedang magang. Tapi kewaspadaan pegawai lapas berhasil menggagalkan aksi ini,” ungkap AKP Verry.
“Yang sangat mengkhawatirkan adalah dua narapidana yang memesan narkoba ini, AF dan AP, masih bisa memesan dari dalam lapas. Ini menunjukkan mereka masih memiliki jaringan di luar dan tidak kapok meski sudah di dalam lapas narkotika,” ujar AKP Verry dengan nada serius.
Polres Simalungun sudah melakukan serangkaian langkah hukum. “Kami sudah membawa tersangka ke Mapolres, menerbitkan Laporan Polisi, menerbitkan mindik, melaksanakan gelar perkara, dan akan segera memproses lanjut ke JPU. Semua prosedur hukum berjalan sesuai ketentuan,” ungkap AKP Verry.
Sihumas juga menjelaskan bahwa kasus ini akan dikembangkan. “Kami tidak hanya menangkap DAD. Kami juga akan memproses AF dan AP yang memesan narkoba dari dalam lapas. Mereka akan ditambah kasusnya karena masih melakukan tindak pidana narkotika meski sudah menjalani hukuman,” tegas AKP Verry.
“Sebagai Sihumas, saya juga ingin mengapresiasi kewaspadaan pegawai Lapas Narkotika Pematang Siantar. Tanpa kewaspadaan mereka, narkoba ini bisa saja sampai ke tangan narapidana dan beredar di dalam lapas,” ujar AKP Verry.
Kasus ini menjadi pelajaran penting bagi semua pihak. “Ini adalah pengingat bahwa peredaran narkoba bisa terjadi di mana saja, bahkan di dalam lembaga pemasyarakatan. Semua pihak harus waspada dan bekerja sama memberantas narkoba,” ungkap AKP Verry.
“Saya sebagai perwakilan Kepolisian Resor Simalungun juga ingin mengingatkan kepada generasi muda: jangan pernah terlibat dalam peredaran narkoba dengan alasan apapun. Sekali terlibat, masa depan kalian hancur. DAD yang seharusnya belajar dan membangun karir, kini harus berurusan dengan hukum, yang bisa merugikan masa depannya” tegas AKP Verry menutup penjelasan.(*/Rudi)
Kepedulian Kapolres Simalungun di Ramadhan Santuni Puluhan Anak Yatim Dan Dhuafa, Ajak Masyarakat Lindungi Generasi Dari Narkoba
Kepala Seksi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, saat dikonfirmasi Sabtu malam, 28 Februari 2026, sekitar pukul 21.00 WIB, menjelaskan kepedulian luar biasa Kapolres Simalungun. “Kapolres AKBP Marganda Aritonang menunjukkan kepedulian yang sangat dalam kepada masyarakat, khususnya anak yatim dan kaum dhuafa, dalam program Sapa Ramadan door to door pada Sabtu sore, 28 Februari 2026, di Masjid Baitul Karim Dolok Ilir, Kecamatan Dolok Batunanggar,” ujar Kasi Humas membuka penjelasannya dengan penuh emosi.
Kepedulian Kapolres terlihat sejak persiapan acara. “Kapolres langsung turun tangan mengkoordinir persiapan. Beliau pastikan santunan untuk anak yatim dan dhuafa benar-benar sampai kepada yang berhak. Beliau bahkan minta data lengkap anak yatim dan dhuafa dari kelurahan dan nagori untuk memastikan tidak ada yang terlewat,” ungkap AKP Verry menjelaskan perhatian detail.
Acara dimulai pukul 16.30 WIB dengan tertib acara yang khusyuk: pembacaan Al-Quran, sambutan dari Camat Dolok Batunanggar Siti Aminah Siregar, SE, MSi, dan Camat Tapian Dolok Juraini Purba, SE, MSi, dilanjutkan sambutan Kapolres yang sangat menyentuh hati.
Dalam sambutan yang penuh kepedulian, Kapolres mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat masyarakat. “Terima kasih atas sambutan di wilayah hukum Polsek Serbelawan. Saya datang bukan sebagai pejabat yang jauh dari masyarakat, tapi sebagai saudara yang ingin lebih dekat dengan Anda semua,” kata AKBP Marganda dengan tulus.
“Tujuan acara ini adalah agar kita bisa lebih dekat kepada masyarakat sehingga hubungan antara aparat, pemerintah, dan masyarakat bisa lebih erat. Kita adalah keluarga besar. Masalah Anda adalah masalah kami, kebahagiaan Anda adalah kebahagiaan kami,” ungkap Kapolres dengan hangat.
Kepedulian terbesar Kapolres tertuju pada generasi muda. “Indonesia saat ini memang sedang gawat dengan obat terlarang narkoba. Saya sangat prihatin melihat generasi muda kita hancur karena narkoba. Oleh karena itu, kita harus bersama-sama melindungi anak-anak kita,” kata AKBP Marganda dengan suara bergetar.
“Yang paling penting adalah keluarga yang paling ampuh dalam mencegah anak kita terpapar narkoba. Orang tua harus peduli, harus perhatian. Jangan sampai anak kita jadi korban karena kita tidak peduli,” ungkap Kapolres mengingatkan peran orang tua.
Saat penyerahan santunan, kepedulian Kapolres sangat terlihat. “Kapolres tidak hanya menyerahkan santunan dari jauh. Beliau satu per satu menghampiri anak yatim dan dhuafa, menyerahkan amplop santunan sambil mengusap kepala mereka dengan sayang, berbicara dengan lembut, menanyakan keadaan mereka,” ungkap Kasi Humas.
Seorang anak yatim bernama Ahmad, 12 tahun, menceritakan pengalamannya. “Bapak Kapolres sangat baik. Beliau peluk saya, tanya saya sekolah dimana, kelas berapa, cita-cita apa. Saya bilang mau jadi polisi seperti beliau. Bapak Kapolres bilang harus rajin belajar dan jauhi narkoba. Saya janji tidak akan pakai narkoba,” kata Ahmad dengan mata berbinar.
Seorang ibu janda bernama Mak Siti, 45 tahun, yang termasuk kaum dhuafa, menangis terharu. “Saya tidak menyangka Kapolres begitu peduli sama kami orang-orang miskin. Beliau tanya kenapa suami saya meninggal, anak-anak saya ada berapa, butuh bantuan apa. Saya merasa sangat diperhatikan. Ini Kapolres yang benar-benar peduli rakyat,” ungkap Mak Siti sambil menangis.
Kepedulian Kapolres juga terlihat saat ceramah oleh Ustad Dedy Ranul Khan. “Kapolres duduk di barisan depan, mendengarkan ceramah dengan serius, sesekali mengangguk setuju. Saat Ustad bicara tentang bahaya narkoba, Kapolres sangat fokus dan memberikan applause,” kata AKP Verry.
Saat buka puasa bersama, kepedulian Kapolres makin nyata. “Kapolres tidak duduk di meja VIP terpisah. Beliau duduk bersama anak yatim dan dhuafa, makan bersama mereka, berbincang dengan mereka. Beliau benar-benar menempatkan diri sebagai bagian dari masyarakat,” ungkap Kasi Humas.
Wakapolres KOMPOL Imam Alriyuddin, SH, MH, yang mendampingi Kapolres, memberikan testimoni. “Saya bangga dengan Kapolres kami. Beliau tidak hanya pandai berbicara tentang kepedulian, tapi benar-benar mempraktikkannya. Beliau adalah contoh pemimpin yang peduli kepada rakyatnya,” kata Wakapolres.
Camat Dolok Batunanggar, Siti Aminah Siregar, SE, MSi, juga terkesan. “Ini baru kali pertama saya lihat Kapolres yang begitu dekat dengan masyarakat kecil. Beliau tidak sombong, tidak jaga jarak. Beliau benar-benar peduli. Kami sangat beruntung punya Kapolres seperti beliau,” ungkap Camat dengan apresiasi tinggi.
Anggota DPRD Karnali Saragih, SPd, yang hadir juga memberikan komentar. “Kepedulian Kapolres ini harus menjadi contoh bagi semua pejabat. Jangan hanya sibuk di kantor, tapi turun langsung ke masyarakat, rasakan apa yang mereka rasakan, bantu apa yang mereka butuhkan,” kata Karnali.
Ketua MUI Kecamatan Dolok Batunanggar, H. Rahmatullah, memberikan doa khusus. “Saya doakan semoga Allah memberikan kesehatan, keselamatan, dan keberkahan kepada Pak Kapolres yang sudah sangat peduli kepada anak yatim dan kaum dhuafa. Semoga kepedulian beliau menjadi amal jariyah,” ungkap H. Rahmatullah.
Program Sapa Ramadan door to door ini adalah manifestasi kepedulian Kapolres. “Program ini bukan hanya sekadar formalitas atau pencitraan. Ini adalah wujud nyata kepedulian Kapolres terhadap masyarakat Simalungun. Beliau ingin mendengar langsung keluhan, aspirasi, dan kebutuhan masyarakat,” kata AKP Verry.
“Kapolres juga membangun kolaborasi dengan tokoh agama dan pemerintah setempat untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama Ramadan. Ini adalah kepedulian yang komprehensif: dari kepedulian sosial hingga kepedulian keamanan,” tambah Kasi Humas.
Total puluhan anak yatim dan kaum dhuafa menerima santunan. “Setiap anak yatim dan dhuafa menerima santunan yang cukup untuk membantu kebutuhan mereka selama Ramadan. Ini adalah bentuk kepedulian nyata, bukan janji kosong,” ungkap AKP Verry.
Program ini akan dilanjutkan ke kecamatan-kecamatan lain. “Kapolres berkomitmen untuk mengunjungi seluruh kecamatan di Simalungun dalam program Sapa Ramadan door to door. Beliau ingin semua masyarakat Simalungun merasakan kepedulian Polres,” kata Kasi Humas.
Di akhir keterangannya, Kasi Humas menyampaikan pesan. “Kepedulian Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang kepada anak yatim, dhuafa, dan masyarakat adalah teladan bagi kita semua. Mari kita ikuti jejaknya: peduli kepada sesama, lindungi generasi muda dari narkoba, dan ciptakan Simalungun yang aman, damai, dan sejahtera!” pungkas AKP Verry Purba menutup keterangannya dengan harapan kepedulian Kapolres menginspirasi seluruh elemen masyarakat Simalungun untuk saling peduli dan bersama-sama membangun Simalungun yang lebih baik.(*/Rudi)
Gotong Royong yang Menguatkan, Brimob Hadir Membangun Rumah Warga
Pembangunan hunian tersebut dipimpin oleh Danton I Kompi 1 Batalyon C, IPTU Roy Sandri Pohan, S.H., dengan melibatkan personel Brimob bersama warga sekitar. Dalam kondisi cuaca cerah, kegiatan berjalan lancar dan penuh kebersamaan, mencerminkan kolaborasi nyata antara aparat dan masyarakat dalam pemulihan pascabencana.
Sejumlah pekerjaan fisik dilakukan secara bertahap, mulai dari menaikkan rangka atap, pembersihan sisa material kayu, hingga perataan pondasi menggunakan pasir. Hingga saat ini, progres pembangunan telah mencapai sekitar 55 persen dan ditargetkan terus berlanjut hingga rumah siap ditempati.
Iptu Roy Sandri Pohan menyampaikan bahwa keterlibatan personel Brimob dalam kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen kemanusiaan untuk membantu masyarakat bangkit dari dampak bencana. “Kami hadir tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk membantu masyarakat memulihkan kehidupan mereka. Gotong royong seperti ini menjadi kekuatan utama dalam mempercepat pemulihan,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Polri terus menegaskan perannya sebagai institusi yang hadir bersama masyarakat, tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga dalam upaya kemanusiaan dan pembangunan pascabencana, dengan pendekatan yang humanis dan berkelanjutan.(*/S.Simanjuntak)
Patroli Subuh Ramadhan, Brimob Dan TNI-Polri Jaga Ketertiban Kota Tebbing Tinggi
Kegiatan difokuskan pada Patroli Asmara Subuh (Asbuh) di sejumlah titik strategis wilayah hukum Polres Tebing Tinggi. Patroli ini melibatkan 1 Satuan Setingkat Regu (SSR) personel Batalyon B yang dipimpin oleh Aipda Suprianto, serta didampingi Kanit Resum Polres Tebing Tinggi, Ipda N. J. Silalahi, S.Th.
Adapun sasaran patroli meliputi kawasan Masjid Agung Kota Tebing Tinggi, Simpang Brohol, Jalan Prof. Dr. Hamka, Jalan Ahmad Yani, hingga sejumlah ruas jalan utama lainnya yang kerap menjadi titik aktivitas masyarakat menjelang dan selepas waktu Subuh.
Dalam pelaksanaannya, personel gabungan tidak hanya melakukan pengawasan, tetapi juga menyampaikan imbauan kamtibmas secara persuasif kepada masyarakat, khususnya para remaja dan pengguna jalan, agar tetap menjaga ketertiban serta menghindari aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan kenyamanan selama Ramadhan.
Kegiatan patroli subuh ini merupakan bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat. Tim Patroli Gabungan ingin memastikan ibadah Ramadhan dapat dijalankan dengan aman, tenang, dan penuh khidmat. Sinergi TNI-Polri dalam patroli gabungan ini diharapkan dapat memperkuat rasa aman masyarakat sekaligus menumbuhkan kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan masing-masing.
Patroli ini menjadi bagian dari komitmen Polri dalam menghadirkan pelayanan yang responsif dan berorientasi pada perlindungan masyarakat, sekaligus memperkuat kepercayaan publik melalui pendekatan yang profesional dan humanis.(*/S.Simanjuntak)
Modus Transaksi Tertutup di SPBU Terbongkar, Polda Sumut Tangkap Pengedar di Patumbak
Direktur Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara Kombes Pol Andy Arisandi menjelaskan, penangkapan berawal dari informasi masyarakat terkait maraknya peredaran sabu di Jalan Pertahanan, Desa Patumbak Kampung, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang.
“Menindaklanjuti laporan tersebut, tim melakukan penyelidikan dan observasi di lokasi yang dimaksud. Sekira pukul 16.13 WIB, petugas melakukan teknik pembelian terselubung dan berhasil mengamankan tersangka berikut barang bukti,” ujarnya di Medan, Kamis.
Dalam pengungkapan tersebut, petugas menyamar sebagai pembeli dan memesan sabu sebanyak dua gram dengan harga Rp400 ribu per gram. Setelah transaksi terjadi, petugas langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka.
Dari tangan pelaku, polisi menyita dua plastik klip bening berisi sabu dengan berat bruto 2,56 gram serta uang tunai Rp100 ribu yang diduga merupakan sisa hasil transaksi.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tersangka mengaku memperoleh barang haram tersebut dari seorang pria berinisial “Komeng” yang kini masih dalam penyelidikan. Sabu tersebut dibeli dengan harga Rp350 ribu per gram dan dijual kembali dengan keuntungan Rp50 ribu per gram.
Petugas selanjutnya melakukan pengembangan ke rumah terduga pemasok, namun yang bersangkutan tidak ditemukan di lokasi.
Saat ini tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Kantor Ditresnarkoba Polda Sumut untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Penyidik juga telah melakukan uji awal menggunakan test kit narkotika dan akan mengirim barang bukti ke laboratorium forensik guna pemeriksaan lanjutan.
Polda Sumut menegaskan komitmennya untuk terus memberantas peredaran narkotika hingga ke jaringan pemasok. Pengembangan terhadap pihak-pihak lain yang terlibat masih terus dilakukan.(*/S.Simanjuntak)
Polsek Siantar Utara Respon Cepat Cek TKP Laporan Dugaan Pencurian Besi
Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur T.M. Sitinjak SH. SIK. MH melalui PS. Kasi Humas IPTU Agustina Triyadewi mengatakan adanya dugaan pencurian material besi tersebut dilaporkan warga inisial P melalui Call Center 110.
Selanjutnya Operator Call Center 110 Polres Pematangsiantar meneruskan laporan tersebut ke Piket Polsek Siantar Utara, kemudian personil piket Polsek Siantar Utara respon cepat melakukan pengecekan ke TKP.
Namun saat dihubungi nomor HP pelapor P tersebut tidak aktif. Kemudian personil piket berkoordinasi dengan penjaga Mushollah Assad yang mengatakan tidak ada hilang dari dalam Mushollah tersebut melainkan ada satu buah meja besi terletak disamping Mushola yang tidak diketahui pemiliknya dan hilang diambil orang yang tidak dikenal.(*/Rudi)
Laka Lantas di Jalan Medan, Polres Pematang Siantar Cek TKP Laporan Warga
RMN, Siantar – Polres Pematangsiantar melalui personil piket Pamapta dan Unit Gakkum Satuan Lalu lintas (Sat Lantas) respon cepat melakukan pengecekan TKP Laporan kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) di jalan Medan Km 3,5 Kelurahan Naga pitu Kecamatan Siantar Martoba Kota Pematangsiantar tepatnya didepan Indomaret, pada Jumat, 27 Februari 2026 malam sekira pukul 22.35 Wib.
Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur T.M. Sitinjak SH. SIK. MH melalui PS. Kasi Humas IPTU Agustina Triyadewi mengatakan dugaan Laka Lantas tersebut dilaporkan tersebut dilaporkan warga inisial IFS melalui Call Center 110.
Selanjutnya Operator Call Center 110 Polres Pematangsiantar meneruskan laporan masyarakat tersebut ke piket Pamapta dan Unit Gakkum Sat Lantas. Lalu para personil piket tersebut respon cepat melakukan pengecekan ke TKP.
Setiba di TKP, para personil menemukan benar adanya laka lantas antara sepeda motor lalu personil Unit Gakkum melakukan olah TKP sekaligus mengamankan barang bukti dan membawa korban ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.
“Kejadian laka lantas tersebut sedang ditangani pihak Unit Gakkum Sat Lantas. Selama kegiatan tindak lanjut laporan Call Center 110 situasi berlangsung aman dan kondusif,” Pungkas IPTU Agustina.(*/Rudi)
