Beranda blog Halaman 126

Brimob Polda Sumut Gelar Patroli Skala Besar, Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Tiga Rayon

RMN, Medan – Personel Batalyon A Satuan Brimob Polda Sumatera Utara bersama jajaran Polrestabes Medan melaksanakan patroli skala besar di sejumlah wilayah rawan di Kota Medan, Minggu (15/2/2026), guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.

Kegiatan tersebut menyasar tiga rayon kewilayahan, yakni Polsek Patumbak, Polsek Medan Baru, dan Polsek Medan Sunggal. Sebanyak 45 personel diterjunkan dan dibagi secara proporsional di masing-masing rayon untuk melaksanakan patroli secara mobile dan dialogis, khususnya pada jam-jam rawan.

Dansat Brimob Polda Sumatera Utara Kombes Pol. Rantau Isnur Eka, S.I.K., M.M., M.H., M.Han dalam keterangannya, mengatakan patroli skala besar tersebut merupakan langkah preventif untuk menekan potensi gangguan keamanan, terutama tindak kejahatan jalanan.

“Patroli ini kami laksanakan secara terpadu bersama Polrestabes Medan sebagai upaya preventif dan responsif dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Kehadiran personel di lapangan diharapkan mampu mencegah niat dan kesempatan pelaku kejahatan,” ujarnya.

Ia menambahkan, patroli menyasar ruas jalan utama, kawasan permukiman, serta titik-titik yang menjadi pusat aktivitas masyarakat pada malam hingga dini hari. Personel juga merespons laporan warga secara langsung, termasuk menangani potensi gangguan ketertiban yang dapat menghambat aktivitas masyarakat.

“Selain melakukan pemantauan, kami juga mengedepankan pendekatan humanis dan dialogis kepada masyarakat. Kami mengimbau warga untuk tetap waspada serta segera melapor apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan,” katanya.

Menurut dia, sinergi antara Brimob dan jajaran kewilayahan akan terus diperkuat guna menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat di Kota Medan.

“Ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya(*/S.Simanjuntak).

Kapolri Salurkan Ratusan Paket Perlengkapan Sekolah Untuk Siswa Terdampak Bencana di Tapteng

RMN, Tapteng – Pemulihan sektor pendidikan menjadi perhatian dalam masa transisi pascabencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Melalui program bakti sosial, Kapolri Listyo Sigit Prabowo menyalurkan ratusan paket perlengkapan sekolah bagi siswa terdampak di wilayah hukum Polsek Pandan dan Polsek Barus, Minggu (15/2).

Di Kecamatan Tukka, SMP Negeri 1 Tukka menerima sebanyak 462 paket tas sekolah, perlengkapan alat tulis, serta seragam pramuka. Bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung keberlangsungan kegiatan belajar mengajar yang sempat terganggu akibat bencana pada 25 November 2025 lalu.

Sementara itu di Kecamatan Barus, bantuan pendidikan juga diberikan kepada dua sekolah dasar. SDN 155704 Ujung Batu menerima 48 tas sekolah, 48 paket buku dan alat tulis, serta 22 stel seragam merah putih pria dan 26 stel seragam wanita.

Sedangkan SDN 153028 Padang Masiang 1 memperoleh 97 tas sekolah, 97 paket buku dan alat tulis, 48 stel seragam pria, dan 49 stel seragam wanita.

Kapolres Tapanuli Tengah Muhammad Alan Haikel mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap keberlangsungan pendidikan anak-anak di daerah terdampak.

“Anak-anak adalah generasi penerus bangsa. Kami ingin memastikan mereka tetap semangat belajar meskipun sempat terdampak bencana. Bantuan ini diharapkan bisa meringankan beban orang tua sekaligus memulihkan motivasi belajar para siswa,” ujar Alan Haikel.

Ia menambahkan, pendidikan menjadi salah satu sektor prioritas dalam masa pemulihan karena berkaitan langsung dengan masa depan daerah. “Kami berharap proses belajar mengajar dapat kembali berjalan normal dan anak-anak bisa menatap masa depan dengan optimistis,” katanya.

Seluruh rangkaian kegiatan mendapat sambutan positif dari pihak sekolah dan masyarakat setempat.(*/S.Simanjuntak)

Polri Bantu Pemulihan Rumah Ibadah Lintas Agama di Tapteng Pasca Banjir

RMN, Tapteng – Pemulihan sarana ibadah lintas agama menjadi salah satu fokus bakti sosial yang digelar jajaran kepolisian di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Minggu (15/2). Bantuan tersebut merupakan wujud perhatian Kapolri Listyo Sigit Prabowo terhadap masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor.

Di Kecamatan Tukka, Gereja GPP Estomihi di Kelurahan Sipange menerima bantuan 150 sak semen untuk mendukung proses perbaikan bangunan. Sementara itu, Masjid Al-Huda di Kelurahan Hutanabolon memperoleh 150 sak semen serta perlengkapan ibadah berupa karpet, Al Quran, dan pakaian sholat.

Masjid As-Salamah dan Masjid As-Syuhada di Kecamatan Tukka juga menerima bantuan karpet, Al Quran, dan pakaian sholat guna menunjang kembali aktivitas ibadah masyarakat.

Di Desa Mardame, Kecamatan Sitahuis, Masjid Darussalam Al-Musafirin memperoleh 100 sak semen untuk mempercepat rehabilitasi pascabencana. Sementara di Kecamatan Barus, Masjid Al-Hidayah Ujung Batu menerima 10 saf karpet, 80 sarung, 80 mukena, dan 80 Al Quran.

Kapolres Tapanuli Tengah Muhammad Alan Haikel menyampaikan bahwa bantuan tersebut mencerminkan komitmen Polri dalam menjaga harmoni dan solidaritas di tengah masyarakat.

“Kami ingin memastikan rumah ibadah dapat kembali digunakan dengan nyaman oleh masyarakat. Ini bukan hanya soal bangunan fisik, tetapi juga pemulihan semangat dan kebersamaan,” ujarnya.

Menurutnya, dukungan terhadap rumah ibadah lintas agama juga menjadi bagian dari upaya memperkuat persatuan di tengah proses pemulihan. “Polri hadir untuk seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang. Semoga bantuan ini mempercepat bangkitnya kehidupan sosial dan keagamaan warga,” kata Alan Haikel.(*/S.Simanjuntak)

Berkontribusi Nyata Akpol 98 Dukung Pembentukan Perwira Polri Yang Presisi

RMN, Sumut – Akpol angkatan 1998 Batalyon Parama Satwika berkontribusi dalam mendukung peningkatan kualitas sarana pendidikan di lingkungan Akademi Kepolisian. Hal itu diwujudkan dalam bentuk pembangunan Loby Parama Satwika yang sudah diresmikan dengan dihadiri langsung Dosen Kepolisian Utama Tk 2 Akpol, Brigjen Pol. Suharjimantoro yang mewakili Gubernur Akpol, hari ini (15/2/26).

Brigjen Pol. Ade Ary Syam Indradi selaku Ketua Alumni Akpol 1998, menyatakan bahwa Lobby Parama Satwika dibangun sebagai fasilitas pendukung yang berfungsi sebagai ruang penerima, ruang interaksi, serta sarana representatif bagi kegiatan akademik dan kelembagaan. Kehadiran lobby ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi taruna, tenaga pendidik, serta seluruh civitas akademika dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih nyaman, tertib, dan profesional.

“Dengan diresmikannya Lobby Parama Satwika, diharapkan sarana prasarana pendidikan di Akademi Kepolisian semakin memadai, serta mampu mendukung proses pembelajaran yang efektif dalam mencetak perwira Polri yang profesional, modern, dan terpercaya,” jelasnya.

Ia menegaskan, pembangunan loby ini tentunya merupakan wujud bhakti Akpol Angkatan 1998. Pembangunan fasilitas ini juga menjadi simbol kepedulian dan ikatan emosional alumni terhadap almamater.

“Sekaligus bentuk kontribusi nyata dalam mendukung Akademi Kepolisian sebagai lembaga pendidikan pembentukan perwira Polri yang unggul, berintegritas, dan berkarakter kebhayangkaraan,” ungkapnya.(*/S.Simanjuntak)

Kelabui Petugas Dengan Kotak Rokok, Bandar Narkoba Ditangkap Polres Binjai

RMN, Binjai – Satres narkoba polres Binjai kembali melakukan penangkapan terhadap seorang laki-laki yang diduga sebagai bandar narkoba dengan inisal T (27) di TKP, jalan Pimpong Kelurahan Timbang Langkat Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai, Rabu (4/2/26) pukul 01.30 wib.

Awal terjadinya penangkapan, AKP Ismail Pane, S.H.,M.H., mendapatkan informasi adanya peredaran narkoba di kecamatan Binjai timur. Berdasarkan informasi yang didapatkan, kemudian IPDA Jun Fredy Sembiring, S.H., bersama timnya langsung melakukan penyelidikan.

Hasil penyelidikan petugas di jalan Pimpong Kelurahan Timbang Langkat, saat itu menemukan seorang laki-laki yang sedang duduk diatas sepeda motornya dengan posisi mesin tetap hidup, melihat situasi sudah sepi sehingga muncul naluri sebagai seorang anggota polri kemudian menghampirinya,

Pada saat didekati oleh petugas dengan maksud menanyakan “sedang menunggu siapa” namun belum sempat ditegur oleh petugas, pria tersebut langsung tancap gas dan melarikan diri namun berkat gerak cepat dan kesigapan oleh tim berhasil mengamankannya.

” Ketika dilakukan pemeriksaan terhadap T (27) dianya tinggal di Jalan Binjai Kelurahan Lalang Kecamatan Sunggal Kota Medan, ditemukan barang bukti berupa:

1 (satu) paket narkotika jenis sabu dibungkus plastik klip transparan Brutto 5,63 gram, 1 (satu) unit handphone merk Vivo, 1 (satu) buah kotak rokok (tempat penyimpanan narkotika) dan 1 unit sepeda motor Yamaha Freego Nopol BK 6986 AMD

” Terhadap T (27) dijerat dengan pasal 114 ayat (2) UU RI No. 35 Thn 2009 tentang narkotika Jo pasal 609 ayat (2) huruf a UU. RI No.1 tentang KUHP Jo UU. RI No. 1 Tahun 2026 tentang penyesuaian pidana, dengan hukuman penjara paling singkat 5 (lima) Tahun dan paling lama 20 tahun., tegas Akp Ismail Pane.

Sesuai keterangan Kapolres Binjai AKBP Mirzal Maulana, S.I.K., S.H., M.M., M.H., melalui kasi humas Akp Junaidi, polres Binjai tetap berkomitmen untuk brantas terhadap peredaran narkoba yang merusak generasi penerus bangsa., ucap kasi humas.(*/S.Simanjuntak)

Timsus Dayok Mirah Polres Pematang Siantar Amankan Lima Sepeda motor Knalpot Brong

RMN, Siantar – Tim khusus (Timsus) Dayok Mirah Polres Pematangsianțar mengamankan empat unit sepeda motor mengunakan knalpot brong dalam pelaksanaan Patroli hingga subuh yang dimulai pada Sabtu (14/2/2025) malam pukul 23.30 Wib.

Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur T.M. Sitinjak SH. SIK. MH melalui PS. Kasi Humas IPTU Agustina Triyadewi mengatakan patroli tersebut dilaksanakan untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif dengan sasaran penyakit masyarakat di Wilayah Hukum Polres Pematangsiantar seperti Premanisme, Geng Motor, Perjudian, Pornografi, Minuman Keras, Prostitusi, Balap Liar, Knalpot Brong dan Tawuran.

Awalnya Timsus Dayok Mirah menerima arahan tentang bertindak secara humanis dan pembagian tugas dari Piket Perwira pengawas (Pawas) di Mako Polres Pematangsiantar.

Dilanjutkan melaksanakan patroli ke Jalan Sutomo dan Jalan Merdeka. Kemudian Timsus Dayok Mirah menemui adanya pengendara semena mena membawa sepeda motornya sendiri sehingga diberikan menghimbau untuk efek jera karna membahayakan diri pengendara sepeda motor dan pengendara yang lainnya.

Selain itu Timsus Dayok Mirah juga mengamankan lima unit sepeda motor menggunakan knalpot brong dan diberikan tindakan tegas secara humanis dengan menyuruh pengendara membuka knalpot brong sepeda motor masing masing.

Lalu Timsus Dayok Mirah memberikan himbauan agar tetap taat dalam berkendara dan mematuhi setiap peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia,” Pungkas IPTU Agustina.(*/Rudi)

Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Martoba Selesaikan Masalah Warganya Dengan Mediasi

RMN, Siantar – Polsek Siantar Martoba Polres Pematangsiantar melalui Bhabinkamtibmas Kelurahan Tanjung Pinggir Aipda Abdul Malik respon cepat selesaikan masalah warga binaan di Jalan Pdt. J. Wismar Saragih Kelurahan Tanjung Pinggir Kecamatan Siantar Martoba Kota Pematangsiantar dengan mediasi, pada Sabtu 14 Februari 2026 pagi sekira pukul 08.00 Wib.

Kapolsek Siantar Martoba AKP Martua Manik SH. MH mengatakan bahwa awalnya warga bapak RT dan Bapak RS terlibat keributan masalah limbah rumah tangga karena pipa rumah di sewa Bapak RT jatuh ke tanah Bapak RS sehingga Bapak RS merasa keberatan akibat limbah rumah tangga tersebut

Selanjutnya Bhabinkamtibmas Kelurahan Tanjung Pinggir Aipda Abdul Malik bersama KPLM Bapak Josep Tarigan dan Kepala lingkungan (Kepling) Bapak Hamson Tarigan mendatangi TKP dan melakukan mediasi untuk mencari solusi masalah tersebut.

Hasil dari mediasi tersebut kedua belah pihak sepakat agar bapak RT memasang pipa pembuangan air nya supaya tidak menggangu tanah dari bapak RS.

Kapolsek menambahkan kehadiran Bhabinkamtibmas tersebut bertujuan menciptakan situasi yang aman dan kondusif, meningkatan kehadiran Polri di tengah tengah masyarakat serta sosialisasikan agar menghubungi Call Center 110 (Bebas Pulsa) apabila mengalami atau mengetahui terjadinya gangguan kamtibmas sehingga langsung ditindaklanjuti.

“Masalah kedua belah pihak sudah diselesaikan dengan mediasi dan tidak terulang lagi serta lasing memaafkan ,” Pungkas AKP Martua.(*/Rudi)

Komitmen Polres Simalungun Wujudkan Generasi Emas, Launching SPPG Kedua Untuk 2.148 Siswa

RMN, Simalungun – Polres Simalungun menunjukkan komitmen kuat mewujudkan generasi emas Indonesia yang sehat dan cerdas. Jumat (13/2/2026), Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, S.H., S.I.K., M.M., secara resmi melaunching Sentra Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Simalungun 2 di Balimbingan, Kecamatan Tanah Jawa, yang siap melayani ribuan siswa dengan makanan bergizi gratis.

Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB ini bersamaan dengan peresmian virtual 1.072 SPPG Polri dan 18 gudang ketahanan pangan oleh Presiden RI Prabowo Subianto secara serentak di seluruh Indonesia. Polres Simalungun menjadi salah satu garda terdepan implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sumatera Utara.

“Pertama-tama marilah kita memanjatkan puji dan syukur atas kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, karena atas rahmat dan karunia-Nya, kita masih diberikan kesehatan untuk hadir dalam acara launching SPPG Polres Simalungun 2,” ujar Kapolres Marganda.

Kabag SDM Polres Simalungun Kompol Manaek Sahala Ritonga, S.H., M.H., saat dikonfirmasi Jumat sore sekitar pukul 16.00 WIB menjelaskan antusiasme Polres Simalungun. “Ini adalah komitmen nyata Polres Simalungun dalam mendukung program pemerintah untuk menciptakan generasi yang lebih baik melalui pemenuhan gizi yang optimal,” ungkap Kompol Manaek penuh bangga.

Dalam sambutannya, Kapolres Marganda memaparkan capaian Polres Simalungun yang kini memiliki dua SPPG. “Polres Simalungun saat ini telah memiliki dua SPPG, yaitu SPPG Polres Simalungun 1 di Jalan Asahan Batu V Nagori Lestari Indah dan SPPG Polres Simalungun 2 di Nagori Balimbingan dengan luas lahan 17.430 m² dan luas bangunan sekitar 400 m²,” ucap Kapolres dengan detail.

“Kehadiran dapur SPPG Polres Simalungun merupakan bentuk nyata kepedulian Polri dan Yayasan Kemala Bhayangkari terhadap peningkatan gizi masyarakat, khususnya anak-anak usia sekolah,” ungkap Kapolres menegaskan komitmen institusi.

Kapolres Marganda menjelaskan, keberadaan SPPG ini sejalan dengan kebijakan Presiden dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi yang seimbang. “Tujuan jangka panjangnya adalah menciptakan generasi emas Indonesia yang sehat, cerdas, dan produktif,” ujar Kapolres dengan penuh harap.

Yang menarik, komitmen Polres Simalungun tidak hanya fokus pada pelayanan gizi semata. “Selain berperan dalam pelayanan gizi, dapur ini juga mampu membuka lapangan pekerjaan yang bertugas di bidang pengolahan, persiapan, pemorsian, hingga distribusi makanan bergizi,” ungkap Kapolres menjelaskan dampak ekonomi program.

Kapolres Marganda menegaskan komitmen kualitas yang tinggi. “SPPG Polri ini sangat memperhatikan quality control, khususnya food security. Kami pastikan makanan yang didistribusikan aman, bersih, dan layak untuk dikonsumsi oleh penerima manfaat,” tegas Kapolres memberikan jaminan.

Acara yang dihadiri jajaran Forkopimda ini juga disaksikan Kepala Satgas MBG Kabupaten Simalungun Benny Gusman Sinaga, Ketua DPRD Sugiarto, S.E., Wakapolres Kompol Imam Alriyuddin, S.H., M.H., serta berbagai kepala dinas dan pejabat terkait.

Presiden Prabowo Subianto dalam arahan virtualnya mengapresiasi komitmen Polri. “Saya menghargai inisiatif pimpinan Polri atas pembangunan SPPG. Kita melakukan penghematan dengan menghapuskan kegiatan tidak bermanfaat demi mensukseskan program kerja, terutama MBG,” ungkap Presiden memberikan dukungan penuh.

Ketua Satgas MBG Kabupaten Simalungun Benny Gusman Sinaga juga menyampaikan komitmennya. “Program strategis ini harus kita sukseskan sesuai arahan Presiden. Kita harus membantu mempercepat pembangunan SPPG di Kabupaten Simalungun,” ujar Benny Gusman dengan tegas.

Sekitar pukul 11.25 WIB, acara dilanjutkan dengan grand launching operasional. Momen simbolis terjadi saat Kapolres menyerahkan kunci mobil operasional kepada Kepala SPPG Muhammad Bagus Nugraha, didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Simalungun Ny. Nanik M. Aritonang.

Ritual penabur beras spir tondi ke kendaraan SPPG menjadi momen spiritual yang penuh makna. “Kami berharap SPPG Polres Simalungun ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kualitas pelayanan gizi guna mendukung generasi yang sehat, serta memperkuat sinergi antara Polres Simalungun dengan masyarakat,” ucap Kapolres penuh harap.

Setelah pengguntingan pita, rombongan meninjau seluruh fasilitas SPPG yang sangat lengkap, mulai dari ruang loading, penimbangan, gudang kering dan basah, ruang pencucian, ruang produksi, hingga ruang packing dan ruang staff yang juga berfungsi sebagai ruang pemeriksaan tim dokter kesehatan.

SPPG Polres Simalungun 2 yang telah beroperasi sejak 8 Februari 2026 ini akan melayani 2.148 siswa dari SMP Negeri 1 Tanah Jawa (1.111 siswa) dan SMA Negeri 1 Tanah Jawa (1.037 siswa). Bangunan yang merupakan hibah Pemkab Simalungun ini dikelola oleh Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Simalungun.
Acara ditutup sekitar pukul 12.30 WIB dalam situasi aman dan baik, menandai komitmen kuat Polres Simalungun dalam mewujudkan generasi emas Indonesia yang sehat dan produktif.(*/Rudi)

Polres Simalungun Berhasil Ungkap Kasus Pembunuhan di Cafe, Pelaku Ngamuk Gara-Gara Kunci Motor

RMN, Simalungun – Kerja cepat! Hanya dalam hitungan jam, personel Polsek Tanah Jawa Polres Simalungun berhasil mengungkap dan mengamankan pelaku tindak pidana pembunuhan yang terjadi di sebuah cafe. Kasus yang bermula dari kesalahpahaman soal kunci motor ini berakhir tragis dengan korban ditemukan tewas di aliran sungai.

Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba saat dikonfirmasi Jumat sore (13/2/2026) sekitar pukul 16.30 WIB menjelaskan kronologi lengkap kasus yang mengguncang masyarakat Kecamatan Huta Bayu Raja ini. “Personel Polsek Tanah Jawa setelah mengetahui kejadian tersebut langsung melakukan penyelidikan dan diketahui terduga pelaku berinisial BS berada di rumahnya, kemudian langsung mengamankan ke Polsek Tanah Jawa guna dilakukan pemeriksaan,” ujar AKP Verry.

Tragedi berdarah ini bermula Selasa malam (10/2/2026) sekitar pukul 23.30 WIB. Korban Chu Wen Lee Simanjuntak (37 tahun) bersama pelaku BS (42 tahun) dan saksi RS berangkat bersama dari rumah dengan mengendarai dua unit sepeda motor menuju Cafe Situmorang di Nagori Pulo Bayu.

“Sesampainya di lokasi, mereka memesan minuman tuak dan tiga pasang bir. Mereka minum bersama sekitar dua jam,” ungkap AKP Verry memaparkan awal kejadian.

Masalah muncul sekitar pukul 01.30 WIB dini hari Rabu (11/2/2026). Korban menanyakan dan meminta kunci sepeda motornya kepada pelaku. Padahal, kunci motor korban sejak awal ada pada korban sendiri, bukan pada pelaku. Kesalahpahaman inilah yang memicu kemarahan BS.

“Pelaku tersinggung dan langsung marah-marah serta emosi. Dia mengambil botol bir hitam yang isinya tinggal seperempat dari atas meja, lalu langsung memukulkannya sebanyak satu kali ke arah kepala bagian kiri korban,” ujar AKP Verry menjelaskan momen tragis tersebut.

Botol pecah dan kepala korban mengeluarkan darah. Saksi JS, pemilik cafe, langsung melerai dan menyuruh korban pulang ke rumahnya. Namun, dalam kondisi berdarah, korban pergi mengendarai sepeda motornya dan kehilangan kesadaran.

Pukul 06.50 WIB Rabu pagi, Unit Lantas Polsek Tanah Jawa mendapat informasi adanya kecelakaan lalu lintas di jalan umum Huta III Pulo Bayu. IPDA Okto Silitonga bersama Aipda Hengki Tambunan langsung menuju TKP sekitar pukul 08.00 WIB.

“Di TKP ditemukan satu unit sepeda motor jenis Revo BK 6160 LT warna hitam dalam kondisi rusak pada bagian kap depan dengan posisi berada di atas bahu jalan pinggir parit. Juga ditemukan bekas benturan di tebingan tanah dan serpihan kap sepeda motor,” ungkap AKP Verry merinci temuan di lokasi.

Yang mengejutkan, korban belum ditemukan saat itu. Baru pada pukul 16.00 WIB sore harinya, warga menemukan jasad korban di aliran Bondar Sipangan Bolon, Nagori Pulo Bayu. Kapolsek Tanah Jawa bersama anggota dan tim Inafis langsung mendatangi TKP kedua.

“Kami langsung mengamankan TKP, melakukan cek dan olah TKP, mencatat saksi-saksi, serta membawa korban untuk dilakukan autopsi ke RSUD Djasamen Saragih,” ujar AKP Verry menjelaskan langkah investigasi.

Dari hasil autopsi dan penyelidikan, tim ahli forensik menyimpulkan korban mengalami pendarahan di kepala yang disebabkan oleh benturan keras akibat pemukulan oleh tersangka. “Berdasarkan simulasi dari keterangan-keterangan yang telah diambil, korban setelah dipukul dengan botol dalam keadaan berdarah pergi menggunakan sepeda motor dan kehilangan kesadaran sehingga terjatuh di pengairan sawah sekitar TKP,” ungkap AKP Verry.

Yang luar biasa, personel Polsek Tanah Jawa bergerak sangat cepat. Setelah mengetahui kejadian pembunuhan ini, mereka langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan pelaku BS di rumahnya pada hari yang sama.

“Ini adalah keberhasilan luar biasa Polres Simalungun dalam mengungkap dan mengamankan pelaku tindak pidana pembunuhan dalam hitungan jam,” ujar AKP Verry dengan bangga.

Barang bukti yang diamankan berupa pecahan botol bir hitam dan satu unit sepeda motor merek Revo warna hitam BK 6160 LT milik korban. Kasus ini telah dituangkan dalam Laporan Polisi Nomor A/01/II/2026/Sek Tanah Jawa/Res Simalungun/Polda Sumut tertanggal 11 Februari 2026.

“Motif pembunuhan ini diduga karena pelaku emosi dituduh bahwa kunci sepeda motor milik korban ada pada pelaku, padahal kunci ada pada korban sendiri,” ungkap AKP Verry menjelaskan pemicu tragedi.

Tersangka BS, warga Sipintu Pintu, Kelurahan Huta Bayu, kini ditahan dan akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polres Simalungun akan segera melaksanakan gelar perkara untuk melengkapi berkas perkara sebelum dilimpahkan ke kejaksaan.

Korban Chu Wen Lee Simanjuntak meninggalkan seorang istri dan keluarga yang berduka. Kasus ini menjadi pengingat tragis bagaimana momen kebersamaan yang seharusnya menyenangkan bisa berakhir dengan tragedi akibat kesalahpahaman sepele dan emosi yang tidak terkontrol.(*/Rudi)

Detasemen Gegana Brimob Polda Sumut Kerja Bakti di Sekolah Minggu GPDI Alfa Omega Medan

RMN, Medan – Personel Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Sumatera Utara melaksanakan kegiatan kerja bakti (kurve) di Gedung Sekolah Minggu GPDI Alfa Omega, Medan, Sabtu (14/2/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Polri dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mempererat hubungan harmonis dengan masyarakat lintas latar belakang.

Kerja bakti meliputi pembersihan area dalam dan sekitar gedung sekolah minggu. Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan sarana ibadah dan pendidikan keagamaan anak-anak tetap bersih dan nyaman digunakan.

Pasi Yanma Den Gegana, AKP Ridwan Halim, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata pengabdian Polri kepada masyarakat.

“Melalui kegiatan sederhana seperti kerja bakti ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam tugas pengamanan, tetapi juga dalam kegiatan sosial yang memperkuat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kehadiran personel Gegana dalam kegiatan sosial diharapkan mampu menumbuhkan rasa saling percaya dan memperkuat semangat gotong royong antara Polri dan masyarakat.

Kegiatan berlangsung aman dan lancar. Masyarakat setempat menyambut positif partisipasi personel Brimob yang turut serta menjaga kebersihan fasilitas ibadah dan pendidikan.

Melalui aksi tersebut, Detasemen Gegana Brimob Polda Sumut kembali menegaskan perannya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang humanis serta dekat dengan seluruh elemen masyarakat.(*/S.Simanjuntak)