RMN, Asahan – Pengerjaan proyek drainase di Desa Rahuning I, Dusun VI, Kabupaten Asahan yang dikerjakan Cv Makmur Rezeki Jaya dengan nilai kontrak Rp 197.733.000 terkesan asal jadi, dan volume atau panjang tidak ada di plank proyek tersebut, meski papan informasi proyek sudah dipasang.
Menurut pantauan, masyarakat sekitar juga bingung berapa meter yang harus dibangun dengan dana Rp197.733.000. Masyarakat sekitar mengatakan, pengerjaan dinilai kurang pengawasan dari pihak pemerintah Kabupaten maupun dari pemerintah Desa, sehingga bangunannya seperti ular kenak pijak sementara pasar nya lurus seperti rol papan tulis dan juga untuk pengikat batu padas dinding drainase memakai pasir semen kering tanpa air sehingga diprediksi tidak mempunyai ketahanan dan gampang roboh.
Saat dikonfirmasi oleh awak media salah seorang warga Dusun VI Toni mengatakan, kalau begini ini pengerjaannya bila hujan turun saluran air ini ada yang jadi kolam bukan untuk membuang air tapi menjadikan wadah air, dan dampaknya pasti ada rumah digenangi air saat hujan turun. “Sedangkan tujuan drainase untuk membuang air agar rumah warga tidak digenangi air,” ujar Toni.
Menurut masyarakat juga, rumah yang menjadi korban genangan air saat hujan adalah milik Hartono, Rizal, Buana, Hendra Tanjung, Dahman Sarumpaet dan masih banyak lagi lainnya. Kata mereka, kalau rumah tetap digenangi air buat apa dibikin drainase, kan buang dana sia-sia saja.(*/S.Tanjung)
Beranda Berita Terkini Proyek Pembangunan Drainase di Dusun VI Desa Rahuning Yang Dikerjakan Cv Makmur...

