RMN, Simalungun – Manajemen Kebun Marjandi menyatakan dukungannya terhadap pengembangan teknologi ramah lingkungan yang digagas oleh talenta muda Indonesia. Dukungan ini diberikan kepada tim pengembang aplikasi Airzone yang terdiri dari Rangga Cakrabawana Lessan, Raffael Hasudungan Sinaga, Hafizh Maulana Akbar, dan Yehezkiel Hutapea dari SMA Negeri 1 Kota Medan.
Airzone merupakan aplikasi inovatif berbasis GPS yang dirancang khusus untuk memantau kualitas udara secara real-time. Kolaborasi ini dilakukan dalam rangka persiapan tim tersebut mengikuti ajang bergengsi lomba invensi dan pengabdian masyarakat BRIDA Kota Medan 2026 yang berlangsung pada 18 Januari hingga 10 Februari 2026.
Pihak manajemen Kebun Marjandi menilai bahwa inovasi ini memiliki relevansi tinggi terhadap kesehatan lingkungan kerja. “Kami melihat Airzone sebagai solusi cerdas yang sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya dalam memantau kesehatan lingkungan bagi karyawan di Kebun Marjandi. Oleh karena itu, kami menyambut baik dan siap memfasilitasi kegiatan pengujian serta sosialisasi aplikasi ini,” ujar perwakilan Manajemen Kebun (Muhammad Iqbal) Asisten Tanaman AFD 1 didampingi oleh Plt Asisten Personalia kebun Marjandi Ahmad Suhaimi.
Kegiatan pengujian ini diharapkan dapat menyempurnakan akurasi data aplikasi sebelum dipresentasikan ditingkat Kota, sekaligus meningkatkan kesadaran karyawan akan pentingnya kualitas udara di area perkebunan.(*Red)
Beranda Berita Terkini Penegembangan Aplikasi Airzone, Kebun Marjandi Nyatakan Dukungan Pengembangan Teknologi Ramah Lingkungan

