RMN, Binjai – Untuk kenyamanan bagi masyarakat saat merayakan hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Polres Binjai telah siapkan fasilitas bagi masyarakat khususnya *”Tempat Istirahat, Tempat Sholat dan Tim Medis”* di Pos Pelayanan Megawati, jalan Soekarno- Hatta kelurahan Tunggorono kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai.
Sesuai keterangan Kapolres Binjai, bahwa fasilitas untuk masyarakat berupa : ” Tempat Sholat, Tempat untuk istirahat dan Tim para medis ” di Pos Pelayanan Mudik Lebaran ini dibuat atas komunikasi, koordinasi dan kolaborasi Polres Binjai dengan Pemko Binjai dan unsur terkait lainnya., tegas AKBP Mirzal.
Saat melakukan pengecekan ke Pos Pelayanan Megawati, Kapolres Binjai AKBP Mirzal Maulana, S.I.K., S.H., M.M., M.H., juga turun langsung untuk ” Mediasi pemudik yang sempat cek cok akibat senggolan mobil di jalan Soekarno-Hatta Binjai Timur.(*/S.Simanjuntak)
Sterilisasi Dan Pengamanan Ketat Bandara Kualanamu, Gegana Brimob Sumut Siaga Penuh di Ops Ketupat Toba 2026
RMN, Sumut – Dalam rangka menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat selama perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Sumatera Utara mengintensifkan pengamanan di Bandara Internasional Kualanamu melalui pelaksanaan Operasi Kepolisian Terpusat Ops Ketupat Toba 2026, Minggu (22/03/2026).
Sebanyak 6 personel Satgas Ops Ketupat Toba Den Gegana yang dipimpin oleh AKP David Eka Putra Manihuruk, S.H., selaku Wakasubden Jibom, dikerahkan untuk melaksanakan tugas pengamanan di salah satu objek vital nasional tersebut. Dengan dukungan perlengkapan khusus penjinakan bahan peledak (Jibom) serta peralatan deteksi modern, personel memastikan setiap sudut area bandara dalam kondisi aman dan terkendali.
Kegiatan diawali dengan apel pengecekan dan pemberangkatan personel menuju Bandara Kualanamu, dilanjutkan dengan apel pagi setibanya di lokasi yang dipimpin oleh IPDA Evin Capri Agassi Simanjuntak, S.H.. Dalam arahannya, pimpinan menekankan pentingnya kewaspadaan, ketelitian, serta profesionalisme dalam menjalankan tugas pengamanan di lingkungan bandara yang memiliki tingkat mobilitas tinggi.
Selanjutnya, personel melaksanakan siaga dan monitoring secara intensif di area bandara, termasuk pengawasan terhadap aktivitas penumpang, barang bawaan, serta potensi ancaman yang dapat mengganggu stabilitas keamanan. Langkah ini dilakukan sebagai upaya preventif guna memastikan seluruh aktivitas penerbangan dan pelayanan kepada masyarakat berjalan aman, tertib, dan lancar.
Hingga saat ini, situasi di Bandara Kualanamu terpantau dalam keadaan aman dan kondusif. Seluruh personel tetap siaga penuh, dengan kesiapan tinggi dalam menghadapi segala kemungkinan dinamika di lapangan.
Melalui kehadiran personel Gegana yang profesional dan responsif, Satuan Brimob Polda Sumut kembali menegaskan komitmennya sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan objek vital serta memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat selama berlangsungnya Operasi Ketupat Toba 2026.(*/S.Simanjuntak)
Sebanyak 6 personel Satgas Ops Ketupat Toba Den Gegana yang dipimpin oleh AKP David Eka Putra Manihuruk, S.H., selaku Wakasubden Jibom, dikerahkan untuk melaksanakan tugas pengamanan di salah satu objek vital nasional tersebut. Dengan dukungan perlengkapan khusus penjinakan bahan peledak (Jibom) serta peralatan deteksi modern, personel memastikan setiap sudut area bandara dalam kondisi aman dan terkendali.
Kegiatan diawali dengan apel pengecekan dan pemberangkatan personel menuju Bandara Kualanamu, dilanjutkan dengan apel pagi setibanya di lokasi yang dipimpin oleh IPDA Evin Capri Agassi Simanjuntak, S.H.. Dalam arahannya, pimpinan menekankan pentingnya kewaspadaan, ketelitian, serta profesionalisme dalam menjalankan tugas pengamanan di lingkungan bandara yang memiliki tingkat mobilitas tinggi.
Selanjutnya, personel melaksanakan siaga dan monitoring secara intensif di area bandara, termasuk pengawasan terhadap aktivitas penumpang, barang bawaan, serta potensi ancaman yang dapat mengganggu stabilitas keamanan. Langkah ini dilakukan sebagai upaya preventif guna memastikan seluruh aktivitas penerbangan dan pelayanan kepada masyarakat berjalan aman, tertib, dan lancar.
Hingga saat ini, situasi di Bandara Kualanamu terpantau dalam keadaan aman dan kondusif. Seluruh personel tetap siaga penuh, dengan kesiapan tinggi dalam menghadapi segala kemungkinan dinamika di lapangan.
Melalui kehadiran personel Gegana yang profesional dan responsif, Satuan Brimob Polda Sumut kembali menegaskan komitmennya sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan objek vital serta memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat selama berlangsungnya Operasi Ketupat Toba 2026.(*/S.Simanjuntak)
Polri Berikan Imbauan Keselamatan di Wisata Tangkahan, Wujud Nyata Operasi Ketupat 2026
RMN, Langkat – Dalam rangka mendukung keamanan dan keselamatan masyarakat selama pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, personel Pos Pengamanan (Pos Pam) I Tangkahan melaksanakan kegiatan imbauan kepada para pemandu penyeberangan getek/perahu bambu di kawasan objek wisata Tangkahan, Desa Namo Sialang, Kecamatan Batang Serangan, Kabupaten Langkat, Minggu (22/03/2026).
Kegiatan ini merupakan langkah preventif guna mengantisipasi potensi kecelakaan di jalur penyeberangan sungai yang menjadi akses utama wisatawan.
Dalam pelaksanaannya, petugas memberikan berbagai imbauan, di antaranya agar pemandu selalu mengutamakan keselamatan penumpang, mematuhi batas kapasitas, menyediakan alat keselamatan, serta memastikan kondisi perahu dalam keadaan layak pakai sebelum beroperasi.
Kapolsek Padang Tualang, Iptu Bayu Mahardhika, S.Tr.K., M.H., menyampaikan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam setiap kegiatan pengamanan, khususnya di kawasan wisata yang mengalami peningkatan pengunjung.
“Melalui kegiatan ini, kami mengingatkan para pemandu penyeberangan agar selalu mengutamakan keselamatan, tidak melebihi kapasitas, serta memastikan kondisi fisik dan peralatan dalam keadaan baik sebelum beroperasi. Hal ini penting untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa pihaknya terus mengimbau agar setiap potensi gangguan keselamatan segera dilaporkan kepada petugas di Pos Pam.
Sementara itu, Kapolres Langkat, AKBP David Triyo Prasojo, S.H., S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa pelaksanaan Operasi Ketupat merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat.
“Operasi Ketupat ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, baik dalam aktivitas mudik maupun saat berwisata. Kami mengedepankan langkah preventif dan humanis agar seluruh rangkaian perayaan Idul Fitri dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar,” tegasnya.
Hingga saat ini, situasi di kawasan wisata Tangkahan terpantau aman dan terkendali. Meski demikian, terdapat kendala pada jaringan komunikasi yang kurang stabil, terutama saat terjadi lonjakan pengunjung.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para pemandu penyeberangan semakin meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan, sehingga masyarakat dapat menikmati liburan dan merayakan Idul Fitri dengan aman, nyaman, dan penuh suka cita.(*/S.Simanjuntak)
Kegiatan ini merupakan langkah preventif guna mengantisipasi potensi kecelakaan di jalur penyeberangan sungai yang menjadi akses utama wisatawan.
Dalam pelaksanaannya, petugas memberikan berbagai imbauan, di antaranya agar pemandu selalu mengutamakan keselamatan penumpang, mematuhi batas kapasitas, menyediakan alat keselamatan, serta memastikan kondisi perahu dalam keadaan layak pakai sebelum beroperasi.
Kapolsek Padang Tualang, Iptu Bayu Mahardhika, S.Tr.K., M.H., menyampaikan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam setiap kegiatan pengamanan, khususnya di kawasan wisata yang mengalami peningkatan pengunjung.
“Melalui kegiatan ini, kami mengingatkan para pemandu penyeberangan agar selalu mengutamakan keselamatan, tidak melebihi kapasitas, serta memastikan kondisi fisik dan peralatan dalam keadaan baik sebelum beroperasi. Hal ini penting untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa pihaknya terus mengimbau agar setiap potensi gangguan keselamatan segera dilaporkan kepada petugas di Pos Pam.
Sementara itu, Kapolres Langkat, AKBP David Triyo Prasojo, S.H., S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa pelaksanaan Operasi Ketupat merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat.
“Operasi Ketupat ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, baik dalam aktivitas mudik maupun saat berwisata. Kami mengedepankan langkah preventif dan humanis agar seluruh rangkaian perayaan Idul Fitri dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar,” tegasnya.
Hingga saat ini, situasi di kawasan wisata Tangkahan terpantau aman dan terkendali. Meski demikian, terdapat kendala pada jaringan komunikasi yang kurang stabil, terutama saat terjadi lonjakan pengunjung.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para pemandu penyeberangan semakin meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan, sehingga masyarakat dapat menikmati liburan dan merayakan Idul Fitri dengan aman, nyaman, dan penuh suka cita.(*/S.Simanjuntak)
Polda Sumut Perkuat Pengamanan Objek Wisata Dan Arus Lalu Lintas, Wujudkan Libur Lebaran Aman Dan Nyaman
RMN, Medan – Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) bersama jajaran terus memperkuat pengamanan di kawasan objek wisata dan jalur lalu lintas selama momentum libur Hari Raya Idul Fitri 1447 H, guna memastikan keamanan, kenyamanan, serta kelancaran mobilitas masyarakat.
Pengamanan tersebut dilaksanakan secara terpadu melalui Operasi Ketupat Toba 2026 dengan melibatkan ribuan personel gabungan dari Polri, TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait lainnya yang ditempatkan di berbagai titik strategis, termasuk kawasan wisata unggulan dan jalur rawan kepadatan.
Sejumlah destinasi wisata favorit seperti kawasan Danau Toba dan Berastagi menjadi prioritas pengamanan mengingat tingginya mobilitas masyarakat selama libur Lebaran. Personel kepolisian disiagakan untuk mengatur arus lalu lintas sekaligus memberikan pelayanan kepada wisatawan.
Selain itu, pengamanan juga mencakup berbagai objek vital, mulai dari tempat ibadah, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, hingga lokasi wisata yang diprediksi mengalami lonjakan pengunjung selama periode libur panjang.
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan mengatakan, pengamanan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya yang memanfaatkan libur Lebaran untuk berwisata maupun melakukan perjalanan.
“Polda Sumut dan jajaran mengoptimalkan kehadiran personel di lapangan, baik di objek wisata maupun jalur lalu lintas, guna memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif serta arus kendaraan berjalan lancar,” katanya.
Ia menjelaskan, pola pengamanan dilakukan secara humanis dan responsif, dengan menempatkan personel di titik-titik rawan kemacetan dan kecelakaan, serta meningkatkan patroli di kawasan wisata yang mengalami peningkatan jumlah pengunjung.
“Kami juga mengedepankan langkah preemtif dan preventif, termasuk pengaturan lalu lintas, patroli rutin, serta edukasi kepada masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan maupun saat berada di lokasi wisata,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ferry mengimbau masyarakat untuk mematuhi aturan lalu lintas, memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, serta menjaga keselamatan diri dan keluarga saat berwisata.
Upaya pengamanan yang dilakukan secara maksimal tersebut turut memberikan dampak positif, salah satunya terlihat dari penurunan angka kecelakaan lalu lintas selama pelaksanaan operasi, yang menunjukkan efektivitas kehadiran personel di lapangan.
Dengan sinergi lintas sektoral dan kesiapsiagaan personel, Polda Sumut memastikan seluruh rangkaian libur Lebaran di wilayah Sumatera Utara dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar, sehingga masyarakat dapat menikmati momen kebersamaan dengan rasa nyaman.(*/S.Simanjuntak)
Pengamanan tersebut dilaksanakan secara terpadu melalui Operasi Ketupat Toba 2026 dengan melibatkan ribuan personel gabungan dari Polri, TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait lainnya yang ditempatkan di berbagai titik strategis, termasuk kawasan wisata unggulan dan jalur rawan kepadatan.
Sejumlah destinasi wisata favorit seperti kawasan Danau Toba dan Berastagi menjadi prioritas pengamanan mengingat tingginya mobilitas masyarakat selama libur Lebaran. Personel kepolisian disiagakan untuk mengatur arus lalu lintas sekaligus memberikan pelayanan kepada wisatawan.
Selain itu, pengamanan juga mencakup berbagai objek vital, mulai dari tempat ibadah, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, hingga lokasi wisata yang diprediksi mengalami lonjakan pengunjung selama periode libur panjang.
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan mengatakan, pengamanan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya yang memanfaatkan libur Lebaran untuk berwisata maupun melakukan perjalanan.
“Polda Sumut dan jajaran mengoptimalkan kehadiran personel di lapangan, baik di objek wisata maupun jalur lalu lintas, guna memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif serta arus kendaraan berjalan lancar,” katanya.
Ia menjelaskan, pola pengamanan dilakukan secara humanis dan responsif, dengan menempatkan personel di titik-titik rawan kemacetan dan kecelakaan, serta meningkatkan patroli di kawasan wisata yang mengalami peningkatan jumlah pengunjung.
“Kami juga mengedepankan langkah preemtif dan preventif, termasuk pengaturan lalu lintas, patroli rutin, serta edukasi kepada masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan maupun saat berada di lokasi wisata,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ferry mengimbau masyarakat untuk mematuhi aturan lalu lintas, memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, serta menjaga keselamatan diri dan keluarga saat berwisata.
Upaya pengamanan yang dilakukan secara maksimal tersebut turut memberikan dampak positif, salah satunya terlihat dari penurunan angka kecelakaan lalu lintas selama pelaksanaan operasi, yang menunjukkan efektivitas kehadiran personel di lapangan.
Dengan sinergi lintas sektoral dan kesiapsiagaan personel, Polda Sumut memastikan seluruh rangkaian libur Lebaran di wilayah Sumatera Utara dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar, sehingga masyarakat dapat menikmati momen kebersamaan dengan rasa nyaman.(*/S.Simanjuntak)
Kapolres Simalungun : Wisatawan Meningkat 40%, Periksa Ketat Kelayakan Pelampung di Pelabuhan Atsari
RMN, Simalungun – Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, S.I.K., S.H., M.M., melakukan pengecekan langsung ke Pelabuhan Kapal Atsari, Parapat, dan melaporkan bahwa jumlah wisatawan telah meningkat sebanyak 40 persen, Jumat (19/3/2026). Kapolres menekankan pentingnya memeriksa kelayakan alat keselamatan seperti life jacket dan life buoy untuk mencegah kecelakaan di perairan Danau Toba.
Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba saat dikonfirmasi Sabtu sore sekitar pukul 16.00 WIB menjelaskan, Kapolres melakukan pengecekan sejak pukul 12.00 WIB hingga selesai untuk memastikan keamanan penyeberangan di tengah lonjakan jumlah wisatawan. “Kapolres menyampaikan himbauan kepada pegawai Pelabuhan Atsari bahwa jumlah wisatawan telah meningkat sebanyak 40 persen. Ini memerlukan perhatian ekstra terhadap keselamatan penumpang,” ujar AKP Verry Purba.
Kapolres memberikan penekanan khusus kepada pegawai pelabuhan agar selalu memperhatikan kelayakan dari alat-alat keselamatan utama di atas kapal, terutama life jacket dan life buoy. “Kapolres mengatakan agar selalu memperhatikan kelayakan dari life jacket atau jaket pelampung dan life buoy atau pelampung lingkaran yang merupakan dua alat keselamatan utama di atas kapal,” ungkap Kasi Humas.
Kapolres menjelaskan bahwa life jacket dan life buoy berfungsi untuk mencegah tenggelam dalam keadaan darurat, sehingga kelayakan alat-alat ini harus selalu dipastikan dalam kondisi baik. “Life jacket dan life buoy adalah dua alat keselamatan utama di atas kapal yang berfungsi untuk mencegah tenggelam dalam keadaan darurat. Kelayakannya harus selalu dipastikan,” ujar AKP Verry.
Kapolres menekankan pentingnya pengecekan rutin terhadap kondisi fisik life jacket dan life buoy, termasuk memastikan tidak ada kerusakan yang dapat mengurangi efektivitasnya saat digunakan. “Kapolres mengingatkan pentingnya pengecekan rutin terhadap kondisi alat keselamatan. Tidak boleh ada yang sobek, bocor, atau rusak yang dapat membahayakan penumpang,” ungkap Kasi Humas.
Kapolres juga mengimbau pegawai pelabuhan untuk sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta memastikan keamanan masyarakat dalam melakukan penyeberangan dari Kota Wisata Parapat menuju Kabupaten Samosir, begitu pula sebaliknya. “Kapolres mengimbau untuk sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta memastikan keamanan masyarakat dalam melakukan penyeberangan dari Parapat menuju Samosir dan sebaliknya,” ujar AKP Verry.
Kapolres menjelaskan bahwa kapal motor yang berlabuh di Pelabuhan Atsari, seperti halnya di Pelabuhan Tiga Raja, merupakan angkutan umum masyarakat yang dapat mengangkut kendaraan roda dua atau sepeda motor. “Kapolres mengatakan bahwa kapal motor yang berlabuh merupakan angkutan umum masyarakat dan bisa mengangkut kendaraan roda dua atau sepeda motor,” ungkap Kasi Humas.
Kapolres memberikan peringatan tegas agar pegawai pelabuhan selalu memeriksa perlengkapan keamanan di atas air dan tidak pernah mengangkut penumpang atau kendaraan sampai overload. “Kapolres mengingatkan untuk selalu memeriksa perlengkapan keamanan di atas air serta tidak pernah mengangkut sampai overload atau hal-hal yang dapat membahayakan keselamatan penumpang,” ujar AKP Verry.
Overload atau muatan berlebihan sangat berbahaya karena dapat menyebabkan kapal tidak seimbang dan berisiko tinggi mengalami kecelakaan, terutama jika kondisi cuaca buruk. “Overload sangat berbahaya dan dapat menyebabkan kecelakaan fatal. Kapolres menekankan agar kapasitas kapal tidak pernah dilampaui demi keselamatan bersama,” ungkap Kasi Humas.
Kapolres menanyakan langsung kepada petugas loket tentang ketersediaan pengangkutan setiap jam untuk memastikan masyarakat dapat menyeberang di perairan Danau Toba dengan lancar. “Kapolres menanyakan kepada petugas loket bahwa setiap jam tersedia pengangkutan untuk masyarakat dapat menyeberang di perairan Danau Toba. Beliau memastikan pelayanan berjalan optimal,” ujar AKP Verry.
Kepada masyarakat yang hadir di pelabuhan, Kapolres menyampaikan himbauan penting tentang penggunaan Call Center Polri 110 untuk melaporkan semua kejadian kepada pihak kepolisian. “Kepada masyarakat, Kapolres menyampaikan himbauan dalam penggunaan Call Center Polri di 110 untuk dapat melaporkan semua kejadian kepada pihak kepolisian. Layanan tersedia 24 jam non-stop,” ujar AKP Verry.
Himbauan ini sangat penting mengingat jumlah wisatawan yang meningkat signifikan hingga 40 persen, sehingga potensi kejadian yang memerlukan bantuan kepolisian juga meningkat. “Dengan peningkatan wisatawan hingga 40 persen, potensi kejadian yang memerlukan bantuan kepolisian juga meningkat. Masyarakat diimbau untuk tidak ragu menghubungi 110,” ungkap Kasi Humas.
Pengecekan di Pelabuhan Atsari ini merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Toba 2026 dalam rangka pelayanan dan pengamanan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H di wilayah Kabupaten Simalungun. “Pengecekan ini merupakan bagian dari Operasi Ketupat Toba 2026. Kami memastikan semua pelabuhan penyeberangan aman dan siap melayani lonjakan wisatawan,” ujar AKP Verry.
Pelabuhan Atsari merupakan salah satu pelabuhan penting di Parapat yang melayani penyeberangan wisatawan domestik dan mancanegara menuju berbagai destinasi di Danau Toba. “Pelabuhan Atsari adalah pelabuhan penting yang melayani wisatawan domestik dan mancanegara. Keamanan di sini sangat prioritas,” ungkap Kasi Humas.
Kapolres berinteraksi langsung dengan wisatawan yang sedang menunggu kapal, memberikan himbauan keselamatan dan memastikan mereka mengetahui prosedur keselamatan di atas kapal. “Kapolres berinteraksi langsung dengan wisatawan, memberikan himbauan keselamatan, dan memastikan mereka memahami prosedur keselamatan di atas kapal,” ujar AKP Verry.
Pegawai pelabuhan menyambut baik kunjungan dan himbauan Kapolres, berkomitmen untuk meningkatkan pengawasan terhadap kelayakan alat keselamatan dan kepatuhan terhadap kapasitas muatan. “Pegawai pelabuhan berkomitmen untuk meningkatkan pengawasan terhadap kelayakan alat keselamatan dan memastikan tidak ada overload,” ungkap Kasi Humas.
Hingga saat ini, situasi di Pelabuhan Atsari terpantau aman dan kondusif meskipun terjadi peningkatan jumlah wisatawan yang signifikan. “Meskipun wisatawan meningkat 40 persen, situasi di Pelabuhan Atsari tetap aman dan kondusif. Penyeberangan berjalan lancar dan tertib,” pungkas AKP Verry Purba.(S.Simanjuntak)
Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba saat dikonfirmasi Sabtu sore sekitar pukul 16.00 WIB menjelaskan, Kapolres melakukan pengecekan sejak pukul 12.00 WIB hingga selesai untuk memastikan keamanan penyeberangan di tengah lonjakan jumlah wisatawan. “Kapolres menyampaikan himbauan kepada pegawai Pelabuhan Atsari bahwa jumlah wisatawan telah meningkat sebanyak 40 persen. Ini memerlukan perhatian ekstra terhadap keselamatan penumpang,” ujar AKP Verry Purba.
Kapolres memberikan penekanan khusus kepada pegawai pelabuhan agar selalu memperhatikan kelayakan dari alat-alat keselamatan utama di atas kapal, terutama life jacket dan life buoy. “Kapolres mengatakan agar selalu memperhatikan kelayakan dari life jacket atau jaket pelampung dan life buoy atau pelampung lingkaran yang merupakan dua alat keselamatan utama di atas kapal,” ungkap Kasi Humas.
Kapolres menjelaskan bahwa life jacket dan life buoy berfungsi untuk mencegah tenggelam dalam keadaan darurat, sehingga kelayakan alat-alat ini harus selalu dipastikan dalam kondisi baik. “Life jacket dan life buoy adalah dua alat keselamatan utama di atas kapal yang berfungsi untuk mencegah tenggelam dalam keadaan darurat. Kelayakannya harus selalu dipastikan,” ujar AKP Verry.
Kapolres menekankan pentingnya pengecekan rutin terhadap kondisi fisik life jacket dan life buoy, termasuk memastikan tidak ada kerusakan yang dapat mengurangi efektivitasnya saat digunakan. “Kapolres mengingatkan pentingnya pengecekan rutin terhadap kondisi alat keselamatan. Tidak boleh ada yang sobek, bocor, atau rusak yang dapat membahayakan penumpang,” ungkap Kasi Humas.
Kapolres juga mengimbau pegawai pelabuhan untuk sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta memastikan keamanan masyarakat dalam melakukan penyeberangan dari Kota Wisata Parapat menuju Kabupaten Samosir, begitu pula sebaliknya. “Kapolres mengimbau untuk sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta memastikan keamanan masyarakat dalam melakukan penyeberangan dari Parapat menuju Samosir dan sebaliknya,” ujar AKP Verry.
Kapolres menjelaskan bahwa kapal motor yang berlabuh di Pelabuhan Atsari, seperti halnya di Pelabuhan Tiga Raja, merupakan angkutan umum masyarakat yang dapat mengangkut kendaraan roda dua atau sepeda motor. “Kapolres mengatakan bahwa kapal motor yang berlabuh merupakan angkutan umum masyarakat dan bisa mengangkut kendaraan roda dua atau sepeda motor,” ungkap Kasi Humas.
Kapolres memberikan peringatan tegas agar pegawai pelabuhan selalu memeriksa perlengkapan keamanan di atas air dan tidak pernah mengangkut penumpang atau kendaraan sampai overload. “Kapolres mengingatkan untuk selalu memeriksa perlengkapan keamanan di atas air serta tidak pernah mengangkut sampai overload atau hal-hal yang dapat membahayakan keselamatan penumpang,” ujar AKP Verry.
Overload atau muatan berlebihan sangat berbahaya karena dapat menyebabkan kapal tidak seimbang dan berisiko tinggi mengalami kecelakaan, terutama jika kondisi cuaca buruk. “Overload sangat berbahaya dan dapat menyebabkan kecelakaan fatal. Kapolres menekankan agar kapasitas kapal tidak pernah dilampaui demi keselamatan bersama,” ungkap Kasi Humas.
Kapolres menanyakan langsung kepada petugas loket tentang ketersediaan pengangkutan setiap jam untuk memastikan masyarakat dapat menyeberang di perairan Danau Toba dengan lancar. “Kapolres menanyakan kepada petugas loket bahwa setiap jam tersedia pengangkutan untuk masyarakat dapat menyeberang di perairan Danau Toba. Beliau memastikan pelayanan berjalan optimal,” ujar AKP Verry.
Kepada masyarakat yang hadir di pelabuhan, Kapolres menyampaikan himbauan penting tentang penggunaan Call Center Polri 110 untuk melaporkan semua kejadian kepada pihak kepolisian. “Kepada masyarakat, Kapolres menyampaikan himbauan dalam penggunaan Call Center Polri di 110 untuk dapat melaporkan semua kejadian kepada pihak kepolisian. Layanan tersedia 24 jam non-stop,” ujar AKP Verry.
Himbauan ini sangat penting mengingat jumlah wisatawan yang meningkat signifikan hingga 40 persen, sehingga potensi kejadian yang memerlukan bantuan kepolisian juga meningkat. “Dengan peningkatan wisatawan hingga 40 persen, potensi kejadian yang memerlukan bantuan kepolisian juga meningkat. Masyarakat diimbau untuk tidak ragu menghubungi 110,” ungkap Kasi Humas.
Pengecekan di Pelabuhan Atsari ini merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Toba 2026 dalam rangka pelayanan dan pengamanan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H di wilayah Kabupaten Simalungun. “Pengecekan ini merupakan bagian dari Operasi Ketupat Toba 2026. Kami memastikan semua pelabuhan penyeberangan aman dan siap melayani lonjakan wisatawan,” ujar AKP Verry.
Pelabuhan Atsari merupakan salah satu pelabuhan penting di Parapat yang melayani penyeberangan wisatawan domestik dan mancanegara menuju berbagai destinasi di Danau Toba. “Pelabuhan Atsari adalah pelabuhan penting yang melayani wisatawan domestik dan mancanegara. Keamanan di sini sangat prioritas,” ungkap Kasi Humas.
Kapolres berinteraksi langsung dengan wisatawan yang sedang menunggu kapal, memberikan himbauan keselamatan dan memastikan mereka mengetahui prosedur keselamatan di atas kapal. “Kapolres berinteraksi langsung dengan wisatawan, memberikan himbauan keselamatan, dan memastikan mereka memahami prosedur keselamatan di atas kapal,” ujar AKP Verry.
Pegawai pelabuhan menyambut baik kunjungan dan himbauan Kapolres, berkomitmen untuk meningkatkan pengawasan terhadap kelayakan alat keselamatan dan kepatuhan terhadap kapasitas muatan. “Pegawai pelabuhan berkomitmen untuk meningkatkan pengawasan terhadap kelayakan alat keselamatan dan memastikan tidak ada overload,” ungkap Kasi Humas.
Hingga saat ini, situasi di Pelabuhan Atsari terpantau aman dan kondusif meskipun terjadi peningkatan jumlah wisatawan yang signifikan. “Meskipun wisatawan meningkat 40 persen, situasi di Pelabuhan Atsari tetap aman dan kondusif. Penyeberangan berjalan lancar dan tertib,” pungkas AKP Verry Purba.(S.Simanjuntak)
Pamatwil Polres Pematang Siantar Cek Pos Pam 1 Sigagak
RMN, Siantar – Polres Pematangsiantar melalui Perwira Pengamat Wilayah (Pamatwil) Kompol Hilton Marpaung S.Sos selaku Kepala Pusat Pengendalian Operasi Resor (Kapusdal Opsres) bersama anggota AKP Sutari dan IPTU Mianto kembali melaksanakan pengecekan di Pos Pengamanan (Pam) 1 Sigagak Jalan Medan Kelurahan Tanjung Tongah Kecamatan Siantar Martoba Kota Pematangsiantar, pada Sabtu 21 Maret 2026 sore pukul 16.15 WIB.
Pengecekan Pamatwil tersebut dalam rangka pelaksanaan Operasi Ketupat Toba Tahun 2026 untuk pelayanan Perayaan hari Raya Idul Fitri 1447 H.
Kaspudal Opsres Kompol Hilton Marpaung S.Sos mengatakan kegiatan tersebut dilakukan pengecekan terhadap kehadiran dan kesiapsiagaan personel Pos Pam 1 Sigagak, yang terdiri dari unsur Polri dan instansi terkait.
Kemudian kelengkapan administrasi Pos Pam meliputi buku mutasi, buku tamu, rencana kegiatan, dan panel data, Sarana dan prasarana Pos Pam meliputi tenda/ruangan pos, alat komunikasi, kendaraan dinas, serta perlengkapan pendukung lainnya serta pelaksanaan tugas pengamanan dan pelayanan masyarakat, khususnya pengaturan arus lalu lintas dan patroli di sekitar Pos Pam.
Pamatwil juga memberikan arahan dan penekanan kepada seluruh personel agar tetap menjaga kesehatan dan keselamatan dalam bertugas, melaksanakan tugas dengan humanis, profesional, dan bertanggung jawab, meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, terutama pada jam-jam rawan serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
“Hasil pengecekan secara umum, situasi Pos Pam 1 Sigagak dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif, personel lengkap serta siap melaksanakan tugas sesuai dengan ploting yang telah ditentukan,” Pungkas Kompol Hilton.(*/Rudi)
Pengecekan Pamatwil tersebut dalam rangka pelaksanaan Operasi Ketupat Toba Tahun 2026 untuk pelayanan Perayaan hari Raya Idul Fitri 1447 H.
Kaspudal Opsres Kompol Hilton Marpaung S.Sos mengatakan kegiatan tersebut dilakukan pengecekan terhadap kehadiran dan kesiapsiagaan personel Pos Pam 1 Sigagak, yang terdiri dari unsur Polri dan instansi terkait.
Kemudian kelengkapan administrasi Pos Pam meliputi buku mutasi, buku tamu, rencana kegiatan, dan panel data, Sarana dan prasarana Pos Pam meliputi tenda/ruangan pos, alat komunikasi, kendaraan dinas, serta perlengkapan pendukung lainnya serta pelaksanaan tugas pengamanan dan pelayanan masyarakat, khususnya pengaturan arus lalu lintas dan patroli di sekitar Pos Pam.
Pamatwil juga memberikan arahan dan penekanan kepada seluruh personel agar tetap menjaga kesehatan dan keselamatan dalam bertugas, melaksanakan tugas dengan humanis, profesional, dan bertanggung jawab, meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, terutama pada jam-jam rawan serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
“Hasil pengecekan secara umum, situasi Pos Pam 1 Sigagak dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif, personel lengkap serta siap melaksanakan tugas sesuai dengan ploting yang telah ditentukan,” Pungkas Kompol Hilton.(*/Rudi)
Sat Samapta Polres Pematang Siantar Maksimalkan Patroli Antisipasi Kemacetan Malam Hari Perayaan Idul Fitri 1447 H
RMN, Siantar – Satuan Samapta Polres Pematangsiantar melalui Tim Pengurai Kemacetan melaksanakan patroli dan monitoring mengantisipasi terjadinya kemacetan arus lalu lintas pada malam Hari Perayaan Idul Fitri 1447 H di inti kota Pematangsiantar, pada Sabtu 21 Maret 2026 sekira pukul : 22 30 Wib.
Kepala Satuan (Kasat) Samapta AKP Mariduk Tambunan SH. MH menyampaikan kegiatan patroli tersebut merupakan rangkaian kegiatan pelaksanaan Operasi Ketupat Toba Tahun 2026.
Tim Pengurai Kemacetan Satuan Samapta tersebut Tim 1 dipimpin Perwira pengendali (Padal) 1 Kanit Turjawali IPDA Vernando P. Sinaga dan Tim 2 dipimpin Padal 2 Kanit 2 Dalmas IPDA Jaya Manihuruk SH.
Kegiatan patroli tersebut bertujuan antisipasi perlambatan arus lalu lintas di wilayah hukum Polres Pematangsiantar, terciptanya situasi aman dan kondusif di Objek perlambatan arus lalu lintas di wilayah Polres Pematangsiantar serta terjaganya perasaan aman dan nyaman masyarakat Kota Pematangsiantar.(*/Rudi)
Kepala Satuan (Kasat) Samapta AKP Mariduk Tambunan SH. MH menyampaikan kegiatan patroli tersebut merupakan rangkaian kegiatan pelaksanaan Operasi Ketupat Toba Tahun 2026.
Tim Pengurai Kemacetan Satuan Samapta tersebut Tim 1 dipimpin Perwira pengendali (Padal) 1 Kanit Turjawali IPDA Vernando P. Sinaga dan Tim 2 dipimpin Padal 2 Kanit 2 Dalmas IPDA Jaya Manihuruk SH.
Kegiatan patroli tersebut bertujuan antisipasi perlambatan arus lalu lintas di wilayah hukum Polres Pematangsiantar, terciptanya situasi aman dan kondusif di Objek perlambatan arus lalu lintas di wilayah Polres Pematangsiantar serta terjaganya perasaan aman dan nyaman masyarakat Kota Pematangsiantar.(*/Rudi)
