Beranda blog Halaman 163

Kapolres Binjai Kembali Temui Alif Fasa

RMN, Binjai – Kapolres Binjai AKBP Bambang C Utomo didampingi kasi dokkes polres binjai aipda robin simangungsong kembali menemui alif fasa dilingkungan VIII pasar II paya jambu kecamatan selesei kabupatan langkat

Alif fasa (10 thn) merupakan salah satu anak yang menjadi perhatian Kapolres Binjai karena mengidap penyakit pembengkakkan dileher atas hingga pipi yang beberapa waktu lalu telah selesai melaksanakan operasi atas upaya Polres Binjai

Pasca operasi yang dilakukan terhadap Fasa, Kapolres tidak melepas begitu saja, namun tetap memantau perkembangan kesehatan dari Fasa dengan mengecek langsung ke kediamannya yang diterima oleh orangtua Fasa

Saat ini kondisi Fasa baik-baik saja, ungkap orangtuanya sembari mengucapkan terima kasih kepada Kapolres atas segala upaya dan perhatian yang dilakukan sehingga Fasa dapat beraktivitas dengan lebih percaya diri bersama teman-temannya baik dilingkungan rumah maupun di sekolah

Pada kunjungan ini Kapolres berpesan kepada orangtua Fasa agar tetap memantau perkembangan kesehatannya dan menghubungi Sidokkes Polres Binjai jika membutuhkan bantuan

Diakhir kunjungan ini Kapolres menyempatkan diri untuk berpamitan serta mohon Doa untuk kelancaran tugas di tempat yang baru di Polda Jabar, karena masa jabatan sebagai Kapolres di Kota Binjai telah berakhir

Dengan memberikan sedikit bantuan sebagai dukungan moril terhadap Fasa, Kapolres Binjai undur diri untuk melaksanakan aktivitas selanjutnya.

Usai berbincang bincang kapolres binjai pun memberikan bingkisan tahun baru kepada alif dan keluarga dan menyampaikan mohon pamit karena jabatan kapolres binjai sudah selesai dan akan melaksanakan tugas yang baru dipolda jawa barat.(*/S.Simanjuntak)

Peduli Masa Depan Anak Bangsa, Wakapolri Beri Bantuan Seragam Sekolah Pasca Bencana di Tapteng

RMN, Tapanuli Tengah – Kepolisian Negara Republik Indonesia terus menunjukkan komitmennya dalam mendampingi masyarakat pasca bencana alam. Melalui bantuan yang disalurkan atas perhatian Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri), Polri hadir memberikan dukungan nyata bagi masyarakat Kabupaten Tapanuli Tengah yang terdampak bencana banjir dan longsor.

Pada Selasa, 30 Desember 2025, Polres Tapanuli Tengah melaksanakan monitoring sekaligus pendistribusian bantuan Polri kepada masyarakat, khususnya di sektor pendidikan yang terdampak cukup signifikan akibat bencana alam tersebut.

Adapun bantuan yang disalurkan berupa seragam sekolah bagi siswa-siswi sekolah dasar yang terdampak, sebagai bagian dari upaya pemulihan aktivitas belajar mengajar agar dapat kembali berjalan normal.

Bantuan tersebut disalurkan ke dua sekolah, yakni Sekolah Darurat SD Negeri Pagaran Honas, Kecamatan Badiri, berupa seragam sekolah untuk 101 siswa-siswi, yang diterima langsung oleh Kepala Sekolah Sulaiman, S.Pd.

Selanjutnya, bantuan juga diserahkan kepada SD Negeri Lopian 2, Kecamatan Badiri, berupa seragam sekolah untuk 85 siswa-siswi, yang diterima oleh Kepala Sekolah Nelson Situmeang, S.Pd.

Pendistribusian bantuan dilakukan langsung oleh personel Polres Tapanuli Tengah sebagai wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat yang sedang berupaya bangkit pasca bencana.

Kapolres Tapanuli Tengah AKBP Wahyu Endrajaya, S.I.K., M.Si menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari instruksi pimpinan Polri untuk memastikan bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan serta tepat sasaran.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Ferry Walintukan, menegaskan bahwa Polri tidak hanya fokus pada aspek penanganan darurat, tetapi juga pemulihan sosial masyarakat, khususnya bagi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan empati Polri kepada masyarakat Tapanuli Tengah pasca bencana. Kami ingin memastikan anak-anak tetap bisa bersekolah dengan layak, meskipun di tengah keterbatasan akibat musibah. Polri hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memberi harapan dan semangat untuk bangkit,” ujar Kombes Pol Ferry Walintukan.

Ia menambahkan, Polda Sumut bersama jajaran akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan untuk membantu percepatan pemulihan pasca bencana di wilayah Sumatera Utara.

Dengan adanya bantuan ini, diharapkan para siswa dapat kembali menjalani aktivitas belajar dengan semangat baru, serta menjadi simbol bahwa kehadiran negara melalui Polri senantiasa dirasakan masyarakat dalam setiap situasi, termasuk di masa-masa sulit akibat bencana alam.(*S.Simanjuntak)

Polda Sumut Imbau Warga Tak Gelar Pesta Kembang Api Malam Tahun Baru 2026, Wujud Empati Korban Bencana

RMN, Medan – Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) mengimbau masyarakat untuk tidak menggelar pesta kembang api maupun perayaan berlebihan pada malam pergantian Tahun Baru 2026. Imbauan tersebut disampaikan sebagai bentuk empati dan kepedulian terhadap warga yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah Sumatera Utara.

Kepala Bidang Humas Polda Sumut, Komisaris Besar Polisi Ferry Walintukan, mengatakan perayaan malam tahun baru sebaiknya dilakukan secara sederhana dan penuh makna, dengan mengedepankan rasa kebersamaan serta solidaritas sosial.

“Kami mengimbau masyarakat dalam merayakan malam tahun baru agar tidak melakukan pesta kembang api, sebagai bentuk rasa duka dan empati kepada masyarakat yang terdampak bencana,” ujar Kombes Pol Ferry Walintukan di Medan, Rabu (31/12/25).

Menurutnya, sejumlah daerah di Sumatera Utara saat ini masih berjuang menghadapi dampak bencana alam, seperti di Kabupaten Tapanuli Tengah, Kabupaten Tapanuli Selatan, Kabupaten Langkat, dan wilayah lainnya. Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat untuk menahan euforia dan menggantinya dengan kegiatan yang lebih bermanfaat.

“Pergantian tahun sebaiknya diisi dengan kegiatan yang positif, khidmat, dan bermakna, sebagai wujud kepedulian terhadap sesama,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kombes Pol Ferry juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban umum, seperti pesta minuman keras, konvoi ugal-ugalan, maupun tindakan lain yang dapat meresahkan masyarakat.

“Kami meminta masyarakat menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif, serta merayakan tahun baru dengan cara-cara yang positif,” tegasnya.

Untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat pada malam pergantian tahun, Polda Sumut bersama Polres jajaran telah menyiagakan ribuan personel gabungan di berbagai titik strategis.

“Pada malam tahun baru ini, kami menurunkan sekitar 5.737 personel gabungan, dengan 4.250 di antaranya merupakan personel Polri,” ungkapnya.

Personel tersebut akan ditempatkan di sejumlah lokasi keramaian, seperti Lapangan Merdeka Medan, gereja, pusat perbelanjaan, kawasan wisata, serta titik-titik rawan lainnya. Selain itu, Polda Sumut juga menyiapkan 166 pos pengamanan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan.

Terkait arus lalu lintas, Polda Sumut akan menerapkan rekayasa dan pengalihan arus secara situasional apabila terjadi kepadatan kendaraan, baik di kawasan perkotaan maupun jalur wisata. “Pengalihan arus akan kami lakukan bila diperlukan, termasuk menuju kawasan wisata seperti Danau Toba, Berastagi, dan lokasi wisata lainnya,” pungkasnya.(*/S.Simanjuntak)

Polda Sumut Masifkan Patroli Kamtibmas Amankan Wilayah Jelang Pergantian Tahun 2026

RMN, Medan – Menjelang perayaan pergantian tahun, Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) beserta seluruh Polres jajaran mengintensifkan patroli dalam rangka Operasi Lilin Toba 2025.

Langkah ini diambil guna memastikan situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif di seluruh wilayah Sumatera Utara, Senin (29/12).

Patroli ini digelar sejak pagi hingga malam hari ini menyasar titik-titik keramaian, pusat perbelanjaan, objek vital, hingga pemukiman warga yang ditinggal mudik. Selain itu, petugas juga melakukan pemantauan ketat di jalur-jalur rawan kecelakaan dan kemacetan.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, menyatakan bahwa peningkatan intensitas patroli ini merupakan instruksi langsung Kapolda Sumut untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang sedang menikmati libur Nataru.

“Hari ini, Senin 29 Desember, seluruh jajaran mulai dari Polda hingga Polres dan Polsek dikerahkan untuk melaksanakan patroli dialogis dan preventif. Fokus kami adalah memastikan tidak ada celah bagi pelaku tindak kriminalitas, serta memantau pergerakan arus lalu lintas jelang malam pergantian tahun,” ujar Kombes Pol Ferry Walintukan di Mapolda Sumut.

Lebih lanjut, Ferry menjelaskan bahwa pihaknya juga memberikan perhatian khusus pada daerah-daerah yang rawan terdampak cuaca ekstrem. Mengingat curah hujan yang masih tinggi, personel patroli juga dibekali perlengkapan evakuasi dasar untuk mengantisipasi potensi bencana alam.

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan tertib. Bagi masyarakat yang akan merayakan malam tahun baru di tempat wisata, pastikan kondisi kendaraan prima dan selalu pantau informasi cuaca. Kehadiran personel di lapangan melalui Operasi Lilin Toba 2025 ini adalah untuk menjamin bahwa Sumut tetap aman, nyaman, dan terkendali,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, situasi Kamtibmas di Sumatera Utara dilaporkan berjalan stabil. Pos-pos pelayanan dan pengamanan (Pospam) terpantau aktif melayani masyarakat yang memerlukan bantuan medis maupun informasi jalur mudik.(*/S.Simanjuntak)

Brimob Polda Sumut Turun Tangan Bersihkan SMP Negeri 1 Tanjung Pura Pasca Banjir

RMN, Langkat – Brimob Polda Sumut terus menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana. Pada hari Senin, 29 Desember 2025, personel Satuan Brigade Mobil (Brimob) Batalyon A Polda Sumatera Utara melaksanakan kegiatan pembersihan pasca bencana banjir di wilayah Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara.

Kegiatan kemanusiaan tersebut dipimpin langsung oleh Danki Brimob Batalyon A Polda Sumut, AKP Sardi, S.H., bersama sejumlah personel Brimob yang diterjunkan untuk membantu percepatan pemulihan pasca banjir.

Salah satu lokasi yang menjadi fokus utama kegiatan tersebut adalah SMP Negeri 1 Tanjung Pura, yang mengalami dampak cukup signifikan akibat genangan air, lumpur, serta material sisa banjir, sekolah ini memiliki nilai sejarah tinggi karena telah berdiri sejak tahun 1912 dan dikenal sebagai salah satu SMP tertua di wilayah Tanjung Pura.

Kegiatan pembersihan telah memasuki hari kelima dengan sasaran ruang kelas, halaman sekolah, saluran air, serta fasilitas pendukung lainnya. Upaya dilakukan secara bertahap dan maksimal agar lingkungan sekolah kembali bersih, aman, dan layak digunakan. Direncanakan, dalam dua hari ke depan SMP Negeri 1 Tanjung Pura sudah dapat kembali digunakan untuk kegiatan belajar mengajar guna menyambut tahun ajaran baru.

Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo S.H, S.I.K, M.Si, menegaskan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen Polri dalam membantu masyarakat.

“Kami berkomitmen untuk terus hadir dan membantu masyarakat, khususnya dalam percepatan pemulihan pasca bencana banjir. Pembersihan SMP Negeri 1 Tanjung Pura ini menjadi prioritas agar aktivitas belajar mengajar dapat segera kembali berjalan normal. Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dan kemanusiaan,” tegas Kapolres.

Melalui kegiatan tersebut, Polri berharap pemulihan pasca bencana dapat berjalan lebih cepat serta memberikan rasa aman dan dukungan moral bagi pihak sekolah, para siswa, dan orang tua murid, sebagai wujud pengabdian Polri kepada masyarakat, bangsa, dan negara.(*/S.Simanjuntak)

Tim Jatanras Polres Simalungun Ungkap Pembunuhan Sadis Dalam 4 Jam, Pelaku Remaja 15 Tahun Ditangkap

RMN, Simalungun – Kerja profesional tim Unit Jatanras Sat Reskrim Polres Simalungun patut diacungi jempol! Dalam waktu kurang dari 4 jam sejak laporan masuk, mereka berhasil mengungkap kasus pembunuhan sadis terhadap siswi SMP berinisial ZR (15) dan menangkap pelakunya yang ternyata juga remaja seusianya, AH (15). Aksi cepat dan terukur tim investigasi ini membuktikan profesionalisme tinggi dalam menangani kasus yang melibatkan anak di bawah umur.

Saat dikonfirmasi pada hari Senin, 29 Desember 2025, sekira pukul 10.40 WIB, Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba tidak menyembunyikan kekagumannya terhadap kinerja tim Unit Jatanras yang dipimpin Kanit Jatanras IPTU Ivan Roni Purba, S.H.

“Ini adalah masterpiece investigasi kriminal! Tim Jatanras kami menunjukkan kemampuan luar biasa dalam mengungkap kasus ini. Dari penemuan mayat hingga penangkapan pelaku, prosesnya hanya memakan waktu sekitar 4 jam. Ini bukan main-main, ini adalah kerja detektif kelas tinggi!” ujar Kasi Humas Polres Simalungun dengan antusias.

Kasat Reskrim Polres Simalungun AKP Herison Manullang, S.H., yang memimpin langsung operasi penangkapan, menegaskan bahwa keberhasilan ini adalah hasil dari kemampuan personel Sat Reskrim dan insting penyelidikan yang tajam di lapangan.

“Dengan kemampuan personel Sat Reskrim dan insting penyelidikan di lapangan, tersangka berhasil diketahui beserta motif pelaku kejahatan tersebut. Tim kami bekerja dengan fokus tinggi dan tidak memberikan celah bagi pelaku untuk melarikan diri,” ungkap Kasat Reskrim dengan bangga.

Kanit Jatanras IPTU Ivan Roni Purba, S.H., menjelaskan bahwa korban ZR adalah siswi kelas 3 SMP Negeri 2 Tapian Dolok yang tinggal di Pondok Huta Pondok Pabrik, Nagori Dolok Ulu. Kasus ini terungkap setelah dua karyawan PT. Bridgestone menemukan mayat pada Minggu sore.

“Timeline kejadian ini sangat cepat. Pukul 15.45 WIB mayat ditemukan, pukul 19.30 WIB pelaku sudah diamankan. Ini menunjukkan betapa efektifnya kerja tim investigasi kami,” ujar Kanit Jatanras menekankan kecepatan respons.

Kronologi dimulai ketika saksi S (51) dan MB (20), yang pulang dari memancing di Dolok Merangir, melihat lalat hijau berterbangan di area perkebunan PT. Bridgestone Blok Z 24. Rasa ingin tahu membawa mereka pada penemuan yang mengejutkan.

“Kedua saksi melihat gerombolan lalat hijau. Ketika mendekati, mereka menemukan mayat perempuan bercelana putih dan baju hijau dalam posisi telungkup. Sebuah handphone tergeletak di dekat kepala korban. Ini adalah petunjuk penting pertama,” ungkap AKP Verry Purba menjelaskan penemuan awal.

Saksi S segera menghubungi Pangulu Dolok Ulu, dan dalam hitungan menit, Tim Inafis Polres Simalungun bersama Polsek Serbelawan sudah berada di TKP. Kecepatan respons ini menjadi kunci keberhasilan investigasi.

“Tim Inafis langsung bergerak cepat melakukan olah TKP secara profesional. Mereka mengamankan satu unit HP merek ZTE, uang Rp 11.000 dengan berbagai pecahan, dan dua batang kayu ubi yang diduga alat pembunuhan. Setiap detail dicatat dengan cermat,” ungkap Kanit Jatanras menjelaskan proses olah TKP.

Momen emosional terjadi sekitar pukul 17.00 WIB ketika seorang warga datang ke lokasi sambil berteriak histeris, “Anak ku! Anak ku!” Setelah mayat ditelentangkan, identitas korban terkonfirmasi sebagai ZR, siswi kelas 9 SMP Negeri 2 Tapian Dolok.

“Teriakan itu memilukan. Seorang ayah kehilangan putrinya dengan cara yang sangat tragis. Tapi justru di sinilah tim kami bekerja lebih keras lagi, karena keluarga korban membutuhkan keadilan segera,” ujar AKP Verry Purba dengan empati.

Setelah olah TKP, mayat dibawa ke RSU Djasamen Saragih Pematangsiantar untuk visum (otopsi) luar dan dalam. Sementara itu, tim investigasi tidak membuang waktu untuk memburu pelaku.

“Sambil menunggu hasil visum, tim Jatanras dan Polsek Serbelawan sudah bergerak mengumpulkan informasi, mewawancarai tiga saksi kunci, dan membangun profil tersangka. Kerja cerdas mereka membuahkan hasil,” ungkap Kasat Reskrim menjelaskan strategi investigasi.

Dan inilah klimaksnya: pada pukul 19.30 WIB, hanya 4 jam sejak penemuan mayat, Kasat Reskrim AKP Herison Manullang bersama Kapolsek Serbelawan IPTU Gunawan Sembiring beserta anggota berhasil mengamankan pelaku AH (15) dari rumah kakak kandungnya di Huta Pondok Burian, Nagori Nagur Usang.

“Boom! Pelaku diamankan sebelum sempat kabur lebih jauh. Tim kami bergerak presisi seperti operasi militer. Tidak ada drama, tidak ada kekerasan, semuanya berjalan profesional,” ujar Kasi Humas dengan antusias.

Yang membuat kasus ini semakin mencengangkan adalah pengakuan pelaku tentang cara pembunuhan yang sangat sadis. Pelaku mengaku mencekik korban dari belakang saat korban di atas sepedanya, memukul kepala dengan batu 5 kali, memukul pundak dan punggung dengan kayu ubi 5 kali, lalu menusuk tubuh korban dengan pisau hingga 10 tusukan.

“Pengakuan pelaku sangat detail. Ini menunjukkan teknik interogasi profesional tim kami. Tanpa kekerasan, tanpa paksaan, pelaku mengaku jujur tentang apa yang dilakukannya,” ungkap Kanit Jatanras.

Motif pembunuhan ini sungguh memprihatinkan: korban meminta uang kepada pelaku untuk membeli obat aborsi karena sedang hamil.

“Motif ini sangat tragis. Dua remaja yang seharusnya fokus belajar, justru terlibat dalam kasus yang sangat serius. Ini menjadi pelajaran penting tentang pengawasan orang tua terhadap pergaulan anak,” ujar AKP Verry Purba dengan nada serius.

Kasi Humas menegaskan bahwa tim telah melakukan semua prosedur standar kepolisian dengan sempurna: olah TKP lengkap, dokumentasi foto dan video, pemeriksaan saksi-saksi, pembuatan laporan polisi model B, permintaan visum otopsi, penangkapan pelaku, hingga pelaporan kepada atasan.

“Ini adalah contoh textbook bagaimana seharusnya investigasi kriminal dilakukan. Tim Jatanras Polres Simalungun membuktikan bahwa mereka adalah unit investigasi terbaik. Profesionalisme, kecepatan, dan akurasi semua ada di sini. Saya sangat bangga dengan kinerja mereka!” ucap AKP Verry Purba menutup keterangannya dengan penuh kebanggaan.(*/S.Simanjuntak)

Polres Pematang Siantar Dampingi Sat Brimob Polda Sumut Sterilisasi Lapangan Haji Adam Malik

RMN, Siantar – Polres Pematangsiantar dipimpin Kepala Satuan (Kasat) Samapta AKP Mariduk Tambunan SH. MH dampingi Satuan Brimob Polda Sumut melalui Personil Detasemen Gegana Tim Jibom Unit Komposit melaksanakan Sterilisasi di Lapangan Haji Adam Malik Kecamatan Siantar Barat, Rabu 31 Desember 2025 pagi pukul : 10.00 WIB.

Sterilisasi tersebut dalam rangka kesiapan Pengamanan Perayaan Malam Tahun Baru Doa bersama dan Penggalangan Dana Pray For Sumatera di Wilayah Hukum Polres Pematangsiantar.

Awalnya personil Detasemen Gegana Tim Jibom Unit Komposit dipimpin AIPDA M. Juliadi berkoordinasi dengan Kabag Ops selaku Karendal Ops Res Pematangsiantar AKP Ilham Harahap S.H. M.H.

Selanjutnya didampingi Kasat Samapta AKP Mariduk Tambunan SH. MH melaksanakan sterilisasi di Lapangan Haji Adam Malik meliputi Pentas, Soun Sistem, Kursi, Meja, Toilet Tong Sampah, Taman, Parkiran, Panel listrik, Area seputaran lapangan. Sekira pukul 13.00 wib sterilisasi di Lapangan Adam Malik selesai dan dilakukan serah terima berita acara.

Kasat Samapta AKP Mariduk Tambunan SH. MH mengatakan dalam pelaksanaan Sterilisasi tersebut personil Jibom tidak menemukan Barang atau Benda yang di curigai sebagai Handak/Bom. “Seluruh kegiatan sterilisasi berjalan lancar, aman dan baik,” Kata AKP Mariduk.(*/Rudi)

Polres Pematang Siantar Bersama Sat Brimob Sterilisasi Gereja Prioritas Jelang Ibadah Pergantian Tahun

RMN, Siantar – Polres Pematangsiantar dipimpin Kepala Satuan (Kasat) Samapta AKP Mariduk Tambunan SH. MH bersama Satuan Brimob Polda Sumut melalui Personil Detasemen Gegana Tim Jibom Unit Komposit laksanakan sterilisasi gereja jelang Pergantian Tahun di Wilayah Hukum Polres Pematangsiantar, Rabu (31/12/2025) sore sekira pukul : 15.00 WIB.

Kasat Samapta AKP Mariduk Tambunan SH. MH mengatakan Gereja yang disterilisasi mulai dari Gereja GKPS, Gereja HKBP, Gereja Katolik, Gereja HKI, Gereja HKBP Siantar Kota dan Gereja Gkps Peniel.

Sterilisasi meliputi Mimbar, Sound Sistem, Pohon Natal, Kursi, Meja, Toilet Tong Sampah, Taman, Parkiran, Panel listrik dan Area Seputaran Gereja. “Pukul 18.10 wib sterilisasi Gereja Prioritas di Wilayah Polres Pematangsiantar selesai Selanjutnya Serah terima berita acara,” ujarnya.

Kasat Samapta menambahkan dalam pelaksanaan Sterilisasi tersebut personil Jibom tidak menemukan adanya barang atau benda yang di curigai sebagai handak/bom. “Selama kegiatan sterilisasi berjalan lancar, situasi aman dan kondusif,” Pungkas AKP Mariduk.(*/Rudi)

Kapolsek Siantar Timur Pimpin Cek TKP Temuan Mayat di Kos kosan Jalan Pane

RMN, Siantar – Kapolsek Siantar Timur IPTU Edy J.J. Manalu SH. MH pimpin pengecekan Tempat Kejadian Perkara (TKP) temuan mayat di Kos kosan Jalan Pane, Kelurahan Tomuan, Kecamatan Siantar Timur, Kota Pematangsiantar, pada hari Rabu 31 Desember 2025 pagi sekira pukul 10.35 Wib.

Mayat jenis kelamin laki laki itu BSLT (71) warga Jalan Pane Kelurahan Tomuan Kecamatan Siantar Timur Kota Pematangsiantar.

Kapolsek Siantar Timur IPTU Edy J.J. Manalu SH. MH dalam laporannya mengatakan

3.Identitas Saksi-saksi sbb :
a. VASCO SIDABUTAR (Pemilik Kos), Laki-laki, 33 tahun, Kristen, Wiraswasta, Jl. Pane Nomor 191 Kel. Tomuan Kec. Siantar Timur kota Pematangsiantar, No Hp. 085261144441.

b. OLIM SIMANJUNTAK (Penghuni Kos), Laki-laki, 31 tahun, Kristen, Wiraswasta, Jl. Pane Nomor 171 Kel. Tomuan Kec. Siantar Timur kota Pematangsiantar.

4.Kronologi Kejadian :

Awalnya saksi OS (31) yang juga tinggal di kos kosan tersebut memberitahukan kepada pemilik kos kosan VS (33) bahwa dari dalam kamar kos nomor 1 yang dihuni korban tercium aroma tidak sedap sehingga pemilik kos bersama saksi lainnya mendobrak kamar tersebut dan mendapati korban sudah meninggal dunia posisi terbaring menyamping ke kanan serta tubuh mengeluarkan cairan.

Selanjutnya pemilik kos kosan melaporkan kejadian tersebut ke RT dan Pihak Kepolisian. Tak berapa lama Kapolsek Siantar Timur IPTU Edy J.J. Manalu SH. MH bersama personil piket dan Tim Inafias Sat Reskrim Polres Pematangsiantar datang ke TKP. Setelah dilakukan olah TKP, jenazah korban dievakuasi keruangan jenazah RSUD dr Djasamen Saragih Kota Pematangsiantar.

Pada sore harinya adik kandung korban, M br. LT (66) yang tinggal di Kota Medan datang ke ruangan jenazah RSUD dr Djasamen Saragih dan membuat surat pernyataan tidak dilakukan autopsi sekaligus menerima meninggalnya korban karena korban sebelum meninggal selalu mengeluh sakit lambung, asma dan asam urat.

Adanya surat pernyataan tersebut dan hasil olah TKP tidak ditemukan tanda tanda kekerasan ditubuh korban maka pihak Polsek Siantar Timur menyerahkan jenazah korban kepada keluarga dibawa pulang untuk dikuburkan.

“Korban meninggal diduga akibat sakit dideritanya. Jenazah korban sudah diserahkan kepada keluarga karena keluarga sudah membuat surat pernyataan tidak dilakukan autopsi,” Pungkas IPTU Edy.(*/Rudi)

Polres Pematangsl Siantar Pastikan Ibadah Tahun Baru 2026 Aman Dan Kondusif

RMN, Siantar – Dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang melaksanakan ibadah perayaan Tahun Baru 2026, Polres Pematangsiantar melaksanakan kegiatan apel pengecekan personel serta sterilisasi tempat ibadah (gereja), Kamis pagi (01/01/2026).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 06.00 WIB tersebut berlangsung di sejumlah gereja yang berada di wilayah hukum Polres Pematangsiantar. Sterilisasi dilakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan aman, tertib, dan kondusif.

Sterilisasi tempat ibadah dilaksanakan oleh Personel KI-2 Yon B Brimob Polda Sumut yang didampingi Personel Sat Samapta Polres Pematangsiantar, dengan pengamanan yang terkoordinasi dan profesional.

Adapun gereja yang menjadi sasaran pengamanan dan sterilisasi antara lain Gereja GKPS, Gereja HKBP, Gereja Katolik St. Laurensius Brindisi, Gereja HKI, Gereja HKBP Siantar Kota, serta Gereja GKPS Peniel.

Kasat Samapta Polres Pematangsiantar, AKP Mariduk Tambunan, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan perlindungan kepada seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang agama.

“Pengamanan dan sterilisasi ini bertujuan untuk memastikan umat dapat melaksanakan ibadah perayaan Tahun Baru dengan rasa aman, nyaman, dan khusyuk. Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar dan situasi tetap kondusif,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, tidak ditemukan adanya gangguan keamanan. Situasi di seluruh lokasi terpantau aman dan terkendali, serta mendapat apresiasi dari masyarakat dan jemaat gereja.

Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, Polres Pematangsiantar menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, guna menciptakan Kota Pematangsiantar yang aman, damai, dan harmonis.(*/Rudi)