Beranda blog Halaman 151

Timus Dayok Mirah Polres Pematang Siantar Amankan Enam Sepeda Motor Knalpot Brong

RMN, Siantar – Tim khusus (Timsus) Dayok Mirah Polres Pematangsiantar melaksanakan patroli hingga subuh yang dimulai hari Sabtu 17 Januari 2026 malam pukul 23.30 Wib.

Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur T.M. Sitinjak SH. SIK. MH melalui PS. Kasi Humas IPTU Agustina Triya Dewi mengatakan kegiatan patroli tersebut bertujuan untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif dengan sasaran penyakit masyarakat di Wilayah Hukum Polres Pematangsiantar diantaranya Premanisme, Geng Motor, Perjudian, Pornografi, Minuman Keras, Prostitusi, Balap Liar, Knalpot Brong dan Tawuran.

Awalnya Timsus Dayok Mirah menerima arahan cara bertindak humanis dari Piket Perwira Pengawas (Pawas) dan Pembagian tugas di Mako Polres Pematangsiantar. Selanjutnya Timsus Dayok Mirah melaksanakan patroli diseputaran Jalan Merdeka dan Jalan Sutomo.

Saat itu ada pengendara yang semena mena membawa sepeda motornya sendiri sehingga Timsus Dayok Mirah memberikan himbauan kepada pengendara sepeda motor tersebut karena membahayakan diri pengendara sepeda motor dan pengendara lainnya.

Dari hasil patroli tersebut, Timsus Dayok Mirah melakukan tindakan terhadap enam sepeda motor menggunakan knalpot brong dan tidak sesuai dengan standar yang berlaku dengan cara menyuruh pengendaranya agar membuka knalpot brong tersebut.

Selain itu Timsus Dayok Mirah juga memberikan himbauan kepada para pengendara tersebut agar tetap taat dalam berkendara dan mematuhi setiap peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia.”Pungkas IPTU Agustina.(*/Rudi)

Polsek Siantar Utara Berhasil Tangkap Pelaku Pencurian di Gereja

RMN, Siantar – Polsek Siantar Utara Polres Pematangsiantar dipimpin Kanit Reskrim IPDA Ricardo Rajagukguk S.Sos mengamankan satu orang pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat) inisial MCK (32) warga Dusun I Simpang Kopi Desa Manik Rambung Kecamatan Sidamanik Kabupaten Simalungun, pada hari Jumat (16/1/2026) pagi sekira pukul 06.00 Wib.

Kapolsek Siantar Utara AKP Jahrona Sinaga SH dikonfirmasi pada hari Sabtu (17/1/2026) sore menjelaskan pencurian tersebut terjadi di Gereja St. Joseph, Jalan Kain Batik No. 03 Kelurahan Bane Kecamatan Siantar Utara Kota Pematangsiantar, pada hari Jumat (9/1/2026) pukul 06.00 Wib.

Awalnya pada hari Jumat (9/1/2026) pukul 06.00 Wib pelapor KP (61) menerima telepon dari saksi Suster TFL yang memberitahukan Gereja St. Joseph kemalingan. Mendengar itu Pelapor langsung mendatangi Gereja St. Joseph yang terletak di Jalan Kain Batik No. 03 Kelurahan Bane Kecamatan Siantar Utara tersebut kemudian menemui saksi Suses TFL dan Suster TFL menunjukan ruangan Sakristi yang sudah dalam keadaan berantakan.

Lalu keduanya mendata barang barang yang hilang berupa Sibori 2 buah, Wiruk 2 buah, Lonceng 2 buah, Kanderal 4 buah, Hisop 1 buah, keyboard merek Yamaha PSR 950 1 buah dan Lavabo 2 buah. Kemudian Pelapor bersama saksi Suster TFL dan VS (49) mencari sekeliling gereja.

Saat itu ditemukan keyboard yang sudah dibungkus karung di dekat pintu samping gereja. Selanjutnya pelapor pulang kerumahnya. Sekira pukul 08.00 Wib pelapor mendapat informasi dari grup whatsapp (WA) gereja bahwa barang barang hilang dari ruangan Sakristi tersebut telah ditemukan saksi VS di dalam parit diluar gereja sebelah kanan terbungkus karung plastik.

Atas kejadian tersebut korban atau dalam hal ini pihak Gereja Katolik merasa keberatan dan mengalami kerugian sekitar Rp. 24.600.000 sehingga diwakili Pelapor KP membuat laporan pengaduan ke Mako Polsek Siantar Utara Polres Pematangsiantar dengan Laporan Polisi (LP) No. LP/ B / 4 / I / 2026 / SPKT / POLSEK SIANTAR UTARA / POLRES PEMATANG SIANTAR / POLDA SUMATERA UTARA.

Pada hari Jumat (16/1/2026) sekira pukul 06.00 WIB RT Kelurahan Bane Pak Roy saat keluar dari rumahnya melihat seorang laki laki akan beraksi melakukan pencurian didalam Gereja St. Joseph tersebut Pak Roy gerak cepat mendaangi gereja dekat rumahnya tersebut dan menangkap laki laki berinisial MCK tersebut.

Diinterogasi pelaku MCK mengakui perbuatannya akan mencuri di gereja tersebut sehingga Pak Roy menghubungi Babinsa untuk membantu membawa pelaku ke Polsek Siantar Utara. Tidak berapa lama Kanit Reskrim Polsek Siantar Utara IPDA Ricardo Rajagukguk S.Sos bersama personil piket mendatangi gereja tersebut dan mengamankan pelaku MCK ke Mako Polsek Siantar Utara.

Kemudian Kanit Reskrim menginterogasi pelaku MCK yang mengaku melakukan pencurian di Gereja St. Joseph tersebut pada hari Jumat (16/1/2026) pagi sekira pukul 06.00 Wib dengan temannya inisial B (DPO) kemudian berhasil mencuri barang barang berupa Sibori 2 buah, Wiruk 2 buah, lonceng 2 buah, Kanderal 4 buah, Hisop 1, keyboard merek yamaha PSR 950 1 buah dan Lavabo 2 buah.

“Pelaku MCK datang kembali ke Gereja St. Joseph tersebut hendak mengambil barang barang hasil curian pada hari Jumat (9/1/2026) pukul 06.00 Wib kemarin yang disembunyikan di Parit disamping Gereja, namun keburu ditangkap,” Jelasnya.

“Hingga saat ini pelaku MCK dan barang bukti sudah diamankan guna dilakukan pemeriksan sekaligus diproses melakukan tindak pidana Pencurian dengan pemberatan sebagaimana Pasal 477 ayat (1) huruf a, e, f, g KUHPidana Jo Pasal 476 KUHPidana,” Pungkas AKP Jahrona.(*/Rudi)

Personil Salah Tangkap Iskandar Dapat Penghargaan, Khairum Soroti Kombes Pol Jean Calvin Simanjuntak

RMN, Medan – Wakil Presiden Mahasiswa (Wapresma) Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al Washliyah Medan, Khairum Siregar menyoroti soal perkembangan kasus dugaan salah tangkap yang dialami Ketua Partai Nasdem Sumut, Iskandar ST, di Bandara Kualanamu pada Oktober 2025 lalu.

Menurutnya, memang telah terjadi permohonan maaf yang telah dilayangkan oleh Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvjin Simanjuntak saat itu selaku pucuk pimpinan kepada Ketua DPW Nasdem Sumut, namun para oknum polisi yang terlibat tetap harus ditindak.

“Sejauh apa proses penegakan hukum terhadap Sat Reskrim Polrestabes Medan dibawah kepemimpinan AKBP Bayu Putro Wijayanto dan jajarannya bahkan informasinya salah seorang perwira Ipda Jonas yang terlibat dalam salah tangkap itu diberikan penghargaan oleh Kapolrestabes Medan”, ujar Khairum pada Minggu (18/01).

Hal ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai integritas Kapolrestabes Medan dalam menegakkan hukum terhadap anggotanya yang bermasalah bahkan kinerja Bid Propam Polda Sumut dalam menindak mereka.

“Kami berharap hal ini menjadi atensi Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo khususnya Kapolda Sumut, Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto dalam memproses para anggotanya yang diduga melanggar hukum. Panggil dan periksa Kapolrestabes Medan segera,” tandasnya.

Bahkan publik bertanya, atas dasar dan pertimbangan apa Ipda Jonas diberikan penghargaan sementara sosoknya pernah mencederai dan mempermalukan institusi Polri.

Pihaknya juga meminta untuk segera proses Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Bayu Putro Wijayanto untuk segera ditindak demi menegaskan bahwa hukum tidak tumpul keatas namun tajam kebawah dan melindungi para pimpinan yang seharusnya bertanggung jawab.

“Kami akan soroti kasus ini sampai dengan selesai, bayangkan sekelas pimpinan partai politik bisa salah tangkap apalagi rakyat biasa seperti kita. Ada apa dibalik salah tangkap itu, apakah ada permainan atau karena diduga demi melindungi pelaku yang sebenarnya”, pungkasnya mengakhiri.(*/A.Halim)

Taruna Akpol Hadir Untuk Masyarakat, Bersihkan Fasilitas Publik Dan Siap Gelar Bakti Sosial di Aceh Tamiang

RMN, Tamiang – Kepedulian dan semangat pengabdian ditunjukkan oleh Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) menjelang pelaksanaan Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardanus) Tahun 2026. Sejumlah Taruna Akpol melaksanakan aksi pembersihan dan sterilisasi Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis (15/1/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap fasilitas publik yang akan digunakan sebagai Posko Induk Satuan Latihan (Satlat) Kijang, sekaligus wujud nyata kehadiran Taruna di tengah masyarakat pascabanjir. Para Taruna tampak bahu-membahu membersihkan sisa lumpur dan sampah, memastikan lingkungan kembali layak, bersih, dan nyaman.

Aksi kemanusiaan ini menjadi bagian dari rangkaian persiapan Latsitardanus 2026 yang tidak hanya berorientasi pada aspek latihan dan kedisiplinan, tetapi juga pembentukan karakter, empati, serta kepedulian sosial para calon perwira TNI-Polri.

Sebelumnya, pada 14 Januari 2026, Tim Aju II Latsitardanus telah diberangkatkan dari Pelabuhan Tanjung Mas Semarang dan tiba di Dermaga Belawan Medan, sebelum melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Aceh Tamiang. Pergeseran pasukan tersebut merupakan bagian dari kesiapan awal pelaksanaan Latsitardanus di wilayah Aceh.

Selain menyiapkan sarana pendukung kegiatan latihan, para Taruna Akpol juga direncanakan akan melaksanakan bakti sosial di Desa Tanjung Karang, Kabupaten Aceh Tamiang, dengan menyasar masyarakat yang terdampak bencana banjir. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata serta membantu meringankan beban warga dalam masa pemulihan.

Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Ferry Walintukan, menegaskan bahwa kehadiran Taruna Akpol dalam kegiatan ini merupakan cerminan nilai pengabdian dan semangat humanis Polri.

“Latsitardanus bukan sekadar latihan integrasi, tetapi juga sarana membangun kepekaan sosial dan rasa empati. Kehadiran Taruna Akpol di Aceh Tamiang diharapkan dapat memberi manfaat langsung bagi masyarakat serta memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri,” ujar Kombes Pol Ferry Walintukan.

Rangkaian kegiatan pengabdian dan aksi kemanusiaan ini direncanakan akan berlangsung selama 14 hari, yang diawali dengan upacara pembukaan Latsitardanus 2026 pada Selasa, 20 Januari 2026, bersama empat matra lainnya, bertempat di Lapangan Kompi Infanteri Kabupaten Aceh Tamiang.

Melalui kegiatan tersebut, Taruna Akpol diharapkan tidak hanya memperoleh pengalaman lapangan, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian dan kebersamaan sebagai bekal pengabdian kepada bangsa dan negara.(*/S.Simanjuntak)

Polda Sumut Gerak Cepat Pulihkan Batang Toru Pasca Banjir Dan Longsor, 61 Tenda HUNTARA Kini Teraliri Listrik

RMN, Tapsel – Polda Sumatera Utara melalui Satuan Brimob yang tergabung dalam Operasi Aman Nusa II terus menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sabtu (17/1/2026).

Tak hanya melakukan pembersihan material pascabencana, personel Brimob juga berhasil memasang instalasi listrik pada 61 tenda hunian sementara (HUNTARA) di Desa Batu Hula.

Langkah ini menjadi perhatian karena langsung menyentuh kebutuhan dasar para penyintas, terutama untuk menunjang aktivitas dan keamanan warga pada malam hari.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, menyampaikan bahwa kehadiran Brimob merupakan bentuk nyata negara hadir di tengah masyarakat saat mengalami musibah.

“Operasi Aman Nusa II bukan hanya berfokus pada penanganan bencana secara teknis, tetapi juga memastikan masyarakat terdampak dapat segera bangkit dan menjalani kehidupan yang lebih layak. Pemasangan listrik di tenda hunian sementara menjadi bagian dari upaya pemulihan dan pemenuhan kebutuhan dasar warga,” ujar Kombes Pol Ferry Walintukan.

Ia menegaskan, seluruh personel yang terlibat dalam operasi kemanusiaan tersebut bekerja dengan mengedepankan sinergi lintas sektor, baik TNI, pemerintah daerah, maupun relawan setempat.

“Polri, khususnya Polda Sumatera Utara, hadir untuk membantu masyarakat tanpa batas. Dari dapur lapangan, pembersihan rumah warga, hingga persiapan hunian tetap, semuanya dilakukan sebagai bentuk pengabdian dan kepedulian terhadap sesama,” tambahnya.

Selain pemasangan instalasi listrik, personel Brimob juga mengoperasikan dapur lapangan di Kantor Camat Batang Toru, melakukan pembersihan rumah dan halaman warga di Desa Huta Godang serta Desa Batu Horing, hingga membantu pembukaan lahan hunian tetap (HUNTAP) di Desa Napa menggunakan alat berat.

Kehadiran personel Brimob bersama unsur TNI dan instansi terkait mendapat apresiasi dari masyarakat setempat.

Warga mengaku terbantu dan merasa lebih tenang dengan kehadiran aparat yang tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga turun langsung membantu pemulihan pascabencana.(*/S.Simanjuntak)

Pemulihan Bertahap Pasca Bencana, Brimob Bersama Warga Pulihkan Permukiman Dan Sarana Air Bersih

RMN, Tapsel – Personel Batalyon C Satuan Brimob Polda Sumatera Utara terus melanjutkan upaya pemulihan pascabencana banjir bandang yang melanda wilayah Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Pada Sabtu (17/1/2026).

Personel Brimob kembali diterjunkan untuk melakukan pembersihan rumah warga, pemulihan sumur air bersih, pembangunan fasilitas sanitasi rumah ibadah, serta penyelesaian jembatan akses menuju sumur umum.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Huta Godang dan Desa Garoga dengan sasaran satu unit rumah warga, satu sumur yang terdampak pencemaran akibat banjir bandang, pembangunan MCK Masjid At-Taqwa Muhammadiyah, serta jembatan penghubung menuju sumur umum yang telah dibangun.

Danton Penugasan Iptu Deny Lius Tarigan, S.H.
Bersama Personel Brimob bekerja secara bertahap dengan menggunakan peralatan manual dan mesin, mulai dari cangkul, sekop, beko sorong, mesin penyedot air, hingga chainsaw, guna memastikan proses pembersihan dan pembangunan berjalan efektif dan aman.
“Pemulihan pascabencana tidak hanya fokus pada perbaikan rumah, tetapi juga memastikan kebutuhan dasar masyarakat, seperti air bersih dan sanitasi, dapat kembali terpenuhi. Kami berupaya hadir untuk membantu warga kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih layak,” ujarnya.

Warga setempat menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh personel Brimob.

Kehadiran aparat di tengah proses pemulihan ini dinilai sangat membantu, terutama dalam mempercepat pemulihan fasilitas dasar yang sangat dibutuhkan masyarakat pascabencana.(*/S.Simanjuntak)

Brimob Percepat Pemulihan Pasca Bencana Demi Pendidikan Dan Hunian Warga

RMN, Tapteng – Personel Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Sumatera Utara melaksanakan kegiatan kemanusiaan pascabencana di sejumlah wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah, Sabtu (17/1/2026).

Kegiatan difokuskan pada pemulihan rumah warga serta pembersihan fasilitas pendidikan yang terdampak material lumpur, sebagai upaya mempercepat kembalinya aktivitas masyarakat dan proses belajar mengajar.

Dalam kegiatan tersebut, satu SST personel Batalyon A yang dipimpin Iptu Yauwardi, S.H., melaksanakan gotong royong penimbunan rumah milik Bapak Andi Sihotang di Desa Hutanabolon, Kecamatan Tukka. Penimbunan dilakukan untuk menstabilkan kondisi rumah agar kembali layak dihuni pascabencana.

Sementara itu, satu SSR personel SAR Batalyon A di bawah pimpinan Iptu Binner Sitorus, S.H., M.H., melaksanakan pembersihan material lumpur di SMP Negeri 2 Pandan Nauli, Desa Sibuluan Indah, Kecamatan Pandan. Kegiatan ini bertujuan membantu pihak sekolah agar aktivitas belajar mengajar dapat segera berjalan normal.

Komandan Batalyon A Pelopor, Kompol Mukhtar I. Kadoli, S.I.K., M.H. Ia menegaskan bahwa kehadiran Brimob di tengah masyarakat merupakan bagian dari tugas kemanusiaan yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.
“Pemulihan pascabencana tidak hanya menyangkut infrastruktur, tetapi juga menyentuh aspek kehidupan masyarakat secara langsung. Kami berupaya hadir membantu warga dan dunia pendidikan agar dapat segera bangkit dan beraktivitas kembali,” ujar Kompol Mukhtar I. Kadoli.(*/S.Simanjuntak)

Kolaborasi Brimob Aceh Dan Brimob Banten Bersihkan Pesantren di Aceh Utara

0
RMN, Aceh Utara – Pascabanjir yang merendam wilayah Aceh Utara, Brimob Aceh berkolaborasi dengan Brimob Banten melaksanakan kerja bakti pembersihan Pesantren TGK Chik Lhok Encin, Jln Buwah Ds. Lhok Iboih Sampoyniet Kec. Baktiya Barat Kabupaten Aceh Utara. Minggu (18/01/2025).

Berdasarkan kondisi di lapangan, Pembersihan fokus kepada halaman yang banyak tertimbun lumpur. Personel gabungan turun langsung ke lapangan dengan mengenakan alat manual, sekop sekop, selang air, gerobak angkong dan peralatan sederhana lainnya untuk mengeruk serta mengangkut lumpur.

Koordinator kegiatan Ipda Ilfadli dan Ipda Rosi Komara, S.H hadir guna memastikan kegiatan berjalan baik dan pekerjaan pembersihan berlangsung aman, cepat serta efektif.
Meski bekerja dalam kondisi panas terik matahari, semangat dan kekompakan personel tidak surut. Lumpur di halaman pesantren yang menumpuk dibersihkan dan di angkut keluar agar saat terkena hujan tidak menyebar kembali.

Danki Gas, AKP Muzakkir mengatakan bahwa aksi pembersihan ini merupakan bentuk nyata kehadiran POLRI Untuk Masyarakat, membantu mengatasi kesulitan rakyat pascabencana serta menjaga fasilitas belajar ke agamaan agar dapat kembali digunakan dengan layak.

“Kami hadir sebagai bentuk rasa peduli, empati dan kemanusiaan terhadap apa yang di rasakan saudara kita. Bekerja dengan ikhlas penuh semangat dan semoga semua masyarakat yang terkena dampak banjir supaya bisa pulih kembali serta selalu di berikan kesehatan.” Pungkas Danki.(*/Red)

Isi Materi ke Al Washliyah an, Abdul Hafiz Harahap Kutip Pesan Ismail Banda di LKD HIMMAH FE UNIVA Medan

RmN, Medan – Ketua Pengurus Daerah Al Washliyah Kota Medan, Dr. H. Abdul Hafiz Harahap, S.H., S.Sos., M.Ikom menghadiri Latihan Kader Dasar (LKD) Himpunan Mahasiswa Al Washliyah Fakultas Ekonomi Universitas Al Washliyah (HIMMAH FE UNIVA) Medan pada Sabtu (17/01) di Aula Kantor PW AW Sumut, Jl. SM. Raja, No. 144 Medan.

Abdul Hafiz Harahap menegaskan mengenai sejarah penting berdirinya Al Washliyah yang diawali dengan dibentuknya “Debating Club” sebagai tempat berkumpul para pelajar Maktab Islamiyah Tapanuli dan Madrasah Al Hasaniyah oleh para pelajar beserta guru saat itu.

“Al Washliyah sesungguhnya hadir untuk menyikapi fenomena apa yang terjadi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang saat itu dijajah oleh bangsa belanda”, ujarnya.

Ia menjelaskan secara spesifik keberadaan tempat berdirinya Al Washliyah berlokasi di Kesawan yang merupakan wilayah kedatukan dan menjadi tempat bermukimnya berbagai etnis suku dan agama, dengan hadirnya Pasar Hindu bahkan Tjong A Fie sebagai bentuk lahirnya Al Washliyah ditengah keberagaman dan toleransi beragama.

Selanjutnya, Doktor Ilmu Komunikasi UINSU Medan itu mengungkapkan bahwa ada tiga amal ittifaq Al Washliyah diawal, diantaranya pendidikan, dakwah dan amal Sosial serta yang memberikan nama Al Jam’iyatul Washliyah “perhimpunan yang menghubungan” yaitu Syaikh Muhammad Yunus”, ucap Doktor Ilmu Komunikasi S3 UINSU Medan itu.

Selain itu, ada juga pendiri organisasi diantaranya Syaikh Abdurrahman Syihab, Syaikh Ismail Banda, Syaikh Arsyad Thalib Lubis, Syaikh Yusuf Ahmad Lubis, Syaikh Adnan Nur Lubis dan lain-lain.

Diakhir materi, Hafiz mengutip kalimat apa yang pernah disampaikan oleh Ketua Umum Pengurus Besar Al Washliyah Pertama, Ismail Banda. “Kader Al Washliyah harus menjadi lentera di tengah kegelapan”, pungkasnya mengakhiri.(*/A.Halim)

Kapolsek Siantar Utara Gagalkan Seorang Wanita Tinggalkan Anaknya Dan Pertemukan Dengan Keluarga

RMN, Siantar – Kapolsek Siantar Utara AKP Jahrona Sinaga SH respon laporan masyarakat dengan menggagalkan seorang ibu ingin tinggalkan anaknya berumur 1 tahun di Jalan Tanah Jawa Kelurahan Melayu Kecamatan Siantar Utara Kota Pematangsiantar, Jumat 16 Januari 2026 sore sekira pukul : 16.00 Wib.

Wanita itu diketahui berinisial M (20) warga Jalan Mataram Kelurahan Melayu Kecamatan Siantar Utara Kota Pematangsiantar.

Awalnya masyarakat melaporkan adanya seorang wanita ingin meninggalkan anaknya umur 1 tahun dijalan Tanah Jawa Kelurahan Melayu Kecamatan Siantar Utara. Selanjutnya Kapolsek Siantar Utara AKP Jahrona Sinaga SH bersama personil piket dan Petugas Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Kota Pematangsiantar langsung mendatangi TKP.

Kemudian Kapolsek membawa wanita berinisial M beserta anaknya tersebut ke Mako Polsek Siantar Utara di Jalan Patuan Nagari Kelurahan Sukadame Kecamatan Siantar Utara.

Setelah dimintai keterangan, Kapolsek juga berhasil menemukan keluarga wanita tersebut inisial DC warga Jalan Tanah Jawa Gang Jafar Kelurahan Melayu Kecamatan Siantar Utara.

“Kami sudah serahkan wanita beserta bayinya itu kepada keluarganya yang datang langsung menjemput ke Polsek Siantar Utara ini,” Kata Kapolsek Siantar Utara AKP Jahrona Sinaga SH.(*/Rudi)