RMN, Simalungun – Jarum jam menunjuk pukul 23.30 WIB, Sabtu malam, 28 Februari 2026, saat kebanyakan orang sudah terlelap, tim Polsek Tanah Jawa Resor Simalungun justru bergerak. Target mereka: Barra VIP Bar di Kelurahan Pematang Tanah Jawa. Dipimpin langsung oleh Kapolsek Kompol Banuara Manurung, SH, razia mendadak ini membawa pesan tegas jelang Ramadan: tempat hiburan malam harus tutup total untuk menghormati umat Muslim yang berpuasa.
Kepala Seksi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, saat dikonfirmasi Minggu sore, 1 Maret 2026, sekitar pukul 16.00 WIB, menjelaskan razia yang dilakukan Polsek Tanah Jawa. “Kapolsek Tanah Jawa Kompol Banuara Manurung, SH, memimpin langsung razia di Barra VIP Bar pada Sabtu malam, 28 Februari 2026, sekitar pukul 23.30 WIB. Ini adalah bagian dari upaya menciptakan suasana yang nyaman dan kondusif bagi umat Muslim yang akan menjalankan ibadah puasa,” ujar Kasi Humas membuka penjelasannya.
Razia Tempat Hiburan Malam (THM) ini memiliki sasaran yang sangat spesifik dan komprehensif. “Tim melakukan pemeriksaan terhadap narkoba, senjata api/senjata tajam, bahan peledak, kelengkapan surat izin THM, minuman keras, dan kemungkinan praktik prostitusi. Semua aspek diperiksa dengan teliti,” ungkap AKP Verry menjelaskan sasaran razia.
Kapolsek Tanah Jawa Kompol Banuara Manurung, SH, yang memimpin langsung operasi, menyampaikan pesan tegas kepada pemilik dan pengunjung. “Saya sampaikan dengan jelas: dalam bulan suci Ramadan 1447 H ini, saya mewajibkan tempat hiburan malam untuk tutup total. Ini adalah bentuk penghormatan kepada umat Muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa. Tidak ada kompromi soal ini,” kata Kapolsek dengan tegas.
“Ini bukan permintaan, ini adalah kewajiban. Kita harus menghormati sensitivitas umat beragama, khususnya umat Muslim yang sedang berpuasa. Tempat hiburan malam sangat tidak cocok beroperasi saat bulan Ramadan,” tambah Kompol Banuara menegaskan.
Tim razia yang terdiri dari tujuh personel dipimpin langsung oleh Kapolsek. “Hadir dalam razia Kapolsek Kompol Banuara Manurung, SH, Kanit Reskrim IPTU FG Sitohang, SH, MH, sebagai Pawas, Panit Reskrim IPDA Syafril Siahaan, serta Aipda J. Pasaribu, Aipda J. Simanjuntak, Bripka V. Tampubolon, dan Brigadir Bayu Septian, SH. Ini adalah tim solid yang berpengalaman,” ungkap Kasi Humas merinci personel.
Kanit Reskrim IPTU FG Sitohang, SH, MH, yang juga terlibat dalam razia, menjelaskan prosedur pemeriksaan. “Kami langsung melaksanakan pengecekan kelengkapan surat izin THM. Kami pastikan tempat ini memiliki izin operasional yang sah dan masih berlaku. Tanpa izin yang lengkap, tempat hiburan malam tidak boleh beroperasi,” kata Kanit Reskrim.
Tim melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap pengunjung dan kondisi tempat. “Kami lakukan pemeriksaan badan dan identitas para pengunjung THM. Kami periksa apakah ada yang membawa narkoba, senjata api, atau senjata tajam. Kami juga cek apakah ada kegiatan prostitusi atau transaksi ilegal lainnya,” ungkap IPDA Syafril Siahaan menjelaskan prosedur.
Hasil razia menunjukkan tidak ada pelanggaran berat yang ditemukan. “Alhamdulillah, dalam razia tersebut tidak ada transaksi narkoba, tidak ada yang membawa senjata api atau senjata tajam, dan tidak ada kegiatan prostitusi. Petugas juga memastikan minuman yang dijual adalah legal dan tidak berbahaya,” kata Kapolsek dengan lega.
“Kami juga pastikan jangan sampai ada pengunjung yang mabuk atau membuat keributan yang mengganggu ketertiban umum. Tempat hiburan malam memang legal, tapi harus mematuhi aturan dan tidak mengganggu masyarakat sekitar,” tambah Kompol Banuara.
Meskipun tidak ada pelanggaran berat, Kapolsek tetap memberikan himbauan tegas. “Saya sampaikan kepada pemilik dan pengelola: waktu operasional harus sesuai dengan izin, maksimal sampai pukul 02.00 WIB. Selama Ramadan, saya minta untuk tutup total. Ini adalah penghormatan kepada umat Muslim,” kata Kapolsek dengan nada tidak bisa ditawar.
Pemilik Barra VIP Bar yang ditemui saat razia memberikan respons. “Kami mengerti dan akan patuhi himbauan Kapolsek. Kami akan tutup total selama bulan Ramadan sebagai bentuk penghormatan kepada umat Muslim yang berpuasa. Kami tidak mau ada masalah dengan masyarakat atau aparat,” ungkap pemilik dengan kooperatif.
Beberapa pengunjung yang sedang berada di tempat juga memberikan komentar. “Kami tidak keberatan kalau tempat ini tutup selama Ramadan. Justru bagus, kita harus hormati yang sedang berpuasa. Kami bisa cari hiburan di tempat lain yang lebih sesuai,” kata salah seorang pengunjung.
Kapolsek juga menyampaikan ajakan kerja sama kepada masyarakat. “Saya mohon dukungan dan kerja sama dalam membina kamtibmas. Polri bersama masyarakat akan semakin kuat dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Kalau ada tempat hiburan malam yang tidak patuh, silakan laporkan ke kami,” kata Kompol Banuara mengajak partisipasi.
Brigadir Bayu Septian, SH, personel termuda dalam tim, memberikan testimoni. “Ini adalah pengalaman pertama saya ikut razia THM. Saya belajar banyak tentang bagaimana melakukan pemeriksaan dengan profesional namun tetap menghormati hak-hak pengunjung. Kapolsek kami sangat tegas tapi juga bijaksana,” ungkap Brigadir Bayu.
Razia berjalan dengan aman, tertib, dan lancar tanpa insiden. “Selama kegiatan, situasi sangat terkendali. Tidak ada perlawanan, tidak ada keributan, semua berjalan dengan profesional. Pemilik dan pengunjung sangat kooperatif,” kata IPDA Syafril Siahaan.
Kasi Humas menjelaskan bahwa razia seperti ini akan terus dilakukan. “Polsek Tanah Jawa akan terus melakukan razia rutin di tempat-tempat hiburan malam, khususnya menjelang dan selama Ramadan. Ini untuk memastikan tidak ada aktivitas yang mengganggu ibadah umat Muslim,” ungkap AKP Verry.
Di akhir keterangannya, Kasi Humas menyampaikan pesan kepada pemilik tempat hiburan malam. “Kepada seluruh pemilik dan pengelola tempat hiburan malam di wilayah Simalungun: mohon hormati bulan suci Ramadan dengan tutup total selama bulan puasa. Ini adalah bentuk toleransi dan penghormatan kepada umat Muslim. Polres Simalungun akan tegas terhadap yang melanggar!” pungkas AKP Verry Purba menutup keterangannya dengan harapan semua tempat hiburan malam patuh dan Ramadan 1447 H di Simalungun berjalan dengan khusyuk, damai, dan penuh berkah.(*/Rudi)

