Yayasan Roemah Dakwah Indonesia Gelar Safari Dakwah di Samosir

0
18
RMN, Samosir – Yayasan Roemah Dakwah Indonesia (YRDI) melaksanakan Safari Dakwah di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, pada 7–9 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi langkah awal YRDI dalam menjangkau wilayah dengan komunitas Muslim minoritas sekaligus memetakan kebutuhan umat untuk pengembangan program dakwah ke depan.

Safari Dakwah tersebut diisi dengan kunjungan dan silaturahmi ke sejumlah masjid di wilayah Sihotang dan sekitarnya, yaitu Masjid Nurul Iman, Masjid Nurul Huda, dan Masjid Nurul Ikhwan. Tim kemudian melanjutkan kunjungan ke Masjid Al Hasanah di Pangururan.

Selain mempererat silaturahmi, kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi tim YRDI untuk melihat langsung kondisi masyarakat Muslim di lapangan. Sejumlah persoalan yang ditemukan antara lain keterbatasan tempat pemakaman umum (TPU) bagi masyarakat Muslim serta berbagai kendala dalam pembangunan dan pengembangan sarana rumah ibadah.

Pembina Yayasan Roemah Dakwah Indonesia, Chairul Azhar, S.Si., M.Si., mengatakan bahwa Samosir dipilih sebagai langkah awal untuk membangun jaringan dakwah di daerah minoritas.

“Bagi kami, kegiatan ini bukan sekadar tebar Al-Qur’an dan mukena. Yang lebih penting adalah bagaimana kami dapat bersilaturahmi dengan pengurus masjid, mengetahui kebutuhan masyarakat secara langsung, kemudian menyusun langkah-langkah yang tepat untuk program berikutnya,” ujar Chairul Azhar.

Ia juga menyampaikan kepada para Badan Kemakmuran Masjid (BKM) bahwa apabila persediaan Al-Qur’an di masjid sudah mencukupi, mushaf tersebut dapat diberikan kepada masyarakat atau masjid lain yang lebih membutuhkan.

Sementara itu, Ketua Yayasan Roemah Dakwah Indonesia, Prof. Dr. dr. Arlinda Sari Wahyuni, M.Kes., FISPH, FISCM., Sp.KKLP., Subsp. FOMC, mengatakan bahwa hasil kunjungan tersebut akan menjadi bahan pertimbangan dalam menyusun program lanjutan.

“Kami ingin membangun silaturahmi yang berkelanjutan dan mengetahui apa yang benar-benar dibutuhkan masyarakat. Dari sana, insyaallah kami dapat merencanakan program-program berikutnya yang lebih tepat sasaran,” ungkapnya.

Sebagai tindak lanjut, YRDI berencana mengembangkan program tabligh akbar dan pelatihan bagi komunitas Muslim, dengan menyesuaikan kebutuhan masing-masing wilayah. Pendataan masjid dan pemetaan kondisi masyarakat juga akan menjadi bagian dari persiapan program tersebut.

Yayasan Roemah Dakwah Indonesia menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada para BKM dan pengurus masjid yang telah menyambut kedatangan tim YRDI dengan baik serta memberikan ruang untuk bersilaturahmi dan berdiskusi mengenai kondisi masyarakat Muslim di wilayah masing-masing.

Kegiatan Safari Dakwah ini turut dihadiri sejumlah pengurus Yayasan Roemah Dakwah Indonesia, yaitu Dian Irawati, S.T., Mulkan Iskandar, S.Si., M.Si., Dinda Rahmayani Azhar, dan Kahar Riji, S.Pd.

Kegiatan tersebut diharapkan menjadi awal dari kerja sama yang lebih luas antara YRDI, para BKM, dan masyarakat dalam membangun pembinaan keislaman yang berkelanjutan di wilayah minoritas.(*/A.Halim)