RMN, Asahan – Ketua PD GPA Asahan, Adv. Muliadi Sitorus, SH, menegaskan dukungan kuat terhadap rencana pemekaran Provinsi Sumatera Timur sebagai langkah strategis dan berbasis kebutuhan riil masyarakat di kawasan pantai timur Sumatera Utara.
Menurutnya, secara geografis dan demografis, wilayah Sumatera Utara saat ini memiliki cakupan yang sangat luas dengan jumlah penduduk mencapai lebih dari 14 juta jiwa. Kondisi ini berdampak pada belum optimalnya pemerataan pembangunan dan pelayanan publik, khususnya di wilayah pesisir timur seperti Kabupaten Asahan dan sekitarnya.
“Pemekaran Provinsi Sumatera Timur bukan sekadar wacana politik, tetapi kebutuhan objektif. Rentang kendali pemerintahan yang terlalu luas telah menyebabkan ketimpangan pembangunan antarwilayah. Ini harus dijawab dengan kebijakan yang konkret dan terukur,” tegas Adv. Muliadi Sitorus, SH.
Ia menjelaskan bahwa kawasan pantai timur Sumatera memiliki potensi ekonomi yang sangat besar, mulai dari sektor perkebunan, perikanan, industri, hingga jalur perdagangan strategis di Selat Malaka. Namun, potensi tersebut dinilai belum dikelola secara maksimal akibat keterbatasan fokus pembangunan.
“Wilayah pantai timur merupakan salah satu pusat pertumbuhan ekonomi dengan kontribusi signifikan terhadap PDRB daerah. Dengan pemekaran, pengelolaan potensi ini akan lebih terarah, efektif, dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, ia menyoroti bahwa pemekaran daerah telah terbukti di berbagai wilayah di Indonesia mampu mempercepat pembangunan infrastruktur, meningkatkan kualitas layanan publik, serta memperpendek birokrasi pemerintahan.
PD GPA Asahan juga menekankan bahwa pemekaran Provinsi Sumatera Timur harus didukung dengan kajian akademis yang kuat, kesiapan fiskal, serta dukungan penuh dari masyarakat dan pemerintah pusat.
“Kami mendorong agar proses ini segera ditindaklanjuti secara serius oleh pemerintah dan DPR RI, dengan tetap mengacu pada regulasi yang berlaku. Ini adalah momentum untuk menghadirkan pemerintahan yang lebih dekat, responsif, dan berkeadilan bagi masyarakat,” tambahnya.
Dengan dasar potensi wilayah, jumlah penduduk, serta kebutuhan percepatan pembangunan yang nyata, PD GPA Asahan menilai bahwa pembentukan Provinsi Sumatera Timur merupakan langkah strategis yang tidak bisa lagi ditunda.(*/Red)
Beranda Berita Terkini Ketua PD GPA Asahan, Adv. Muliadi Sitorus, SH : Pemekaran Provinsi Sumatera...

